alexametrics
30.1 C
Jember
Friday, 27 May 2022

Salah Satu RT di Binakal Bondowoso Masuk Zona Merah

Karena Klaster Hajatan, 17 Positif

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Penambahan kasus positif Covid-19 Bondowoso terjadi hari Senin, 7 Juni kemarin. Hal itu terungkap usai Dinas Kesehatan Bondowoso melakukan konferensi pers terkait perkembangan Covid-19 di kota tape, Selasa (8/6) di aula Dinkes Bondowoso.

Mohammad Imron, kepala Dinkes Bondowoso menyampaikan, bahwa ada penambahan kasus per tanggal 7 Juni kemarin, setelah pukul 13.00. “Ada peningkatan kasus positif Covid-19 di Kecamatan Binakal. Yang merupakan klaster dari kegiatan masyarakat melaksanakan acara hajatan,” ujarnya.

Meskipun begitu, pihaknya belum mengetahui secara detail, titik awal siapa yang terkonfirmasi positif di lokasi tersebut. “Yang kami temukan berada di lokasi si tuan rumah pemilik hajatannya. Karena di sana setelah di tracing ada lima orang positif covid-19,” lanjutnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sementara itu, untuk warga yang lain, setelah dilakukan tracing juga beberapa ada yang positif. Kebanyakan, mereka juga menghadiri acara hajatan tersebut. “Kami juga belum tahu, mereka terpaparnya darimana. Yang jelas mobilitasnya tidak mentaati protokol kesehatan menjadi faktor penting penyebabnya. Apakah para pengunjung hajatan itu sebelumnya melakukan perjalanan luar kota atau yang lain,” beber Imron.

Per tanggal 7 Juni kemarin, setelah dilakukan tes SWAB oleh pihak RSUD Bondowoso, dari 23 sample, hasilnya ada 17 orang positif covid-19. “Ada 10 warga positif di Desa Bendelan, Kecamatan Binakal di RT 03. Tujuh orang lainnya tersebar di kecamatan lain. Seperti Pujer, Klabang, Tapen, Botolinggo, dan juga ada yang dari Jember,” ucapnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Penambahan kasus positif Covid-19 Bondowoso terjadi hari Senin, 7 Juni kemarin. Hal itu terungkap usai Dinas Kesehatan Bondowoso melakukan konferensi pers terkait perkembangan Covid-19 di kota tape, Selasa (8/6) di aula Dinkes Bondowoso.

Mohammad Imron, kepala Dinkes Bondowoso menyampaikan, bahwa ada penambahan kasus per tanggal 7 Juni kemarin, setelah pukul 13.00. “Ada peningkatan kasus positif Covid-19 di Kecamatan Binakal. Yang merupakan klaster dari kegiatan masyarakat melaksanakan acara hajatan,” ujarnya.

Meskipun begitu, pihaknya belum mengetahui secara detail, titik awal siapa yang terkonfirmasi positif di lokasi tersebut. “Yang kami temukan berada di lokasi si tuan rumah pemilik hajatannya. Karena di sana setelah di tracing ada lima orang positif covid-19,” lanjutnya.

Sementara itu, untuk warga yang lain, setelah dilakukan tracing juga beberapa ada yang positif. Kebanyakan, mereka juga menghadiri acara hajatan tersebut. “Kami juga belum tahu, mereka terpaparnya darimana. Yang jelas mobilitasnya tidak mentaati protokol kesehatan menjadi faktor penting penyebabnya. Apakah para pengunjung hajatan itu sebelumnya melakukan perjalanan luar kota atau yang lain,” beber Imron.

Per tanggal 7 Juni kemarin, setelah dilakukan tes SWAB oleh pihak RSUD Bondowoso, dari 23 sample, hasilnya ada 17 orang positif covid-19. “Ada 10 warga positif di Desa Bendelan, Kecamatan Binakal di RT 03. Tujuh orang lainnya tersebar di kecamatan lain. Seperti Pujer, Klabang, Tapen, Botolinggo, dan juga ada yang dari Jember,” ucapnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Penambahan kasus positif Covid-19 Bondowoso terjadi hari Senin, 7 Juni kemarin. Hal itu terungkap usai Dinas Kesehatan Bondowoso melakukan konferensi pers terkait perkembangan Covid-19 di kota tape, Selasa (8/6) di aula Dinkes Bondowoso.

Mohammad Imron, kepala Dinkes Bondowoso menyampaikan, bahwa ada penambahan kasus per tanggal 7 Juni kemarin, setelah pukul 13.00. “Ada peningkatan kasus positif Covid-19 di Kecamatan Binakal. Yang merupakan klaster dari kegiatan masyarakat melaksanakan acara hajatan,” ujarnya.

Meskipun begitu, pihaknya belum mengetahui secara detail, titik awal siapa yang terkonfirmasi positif di lokasi tersebut. “Yang kami temukan berada di lokasi si tuan rumah pemilik hajatannya. Karena di sana setelah di tracing ada lima orang positif covid-19,” lanjutnya.

Sementara itu, untuk warga yang lain, setelah dilakukan tracing juga beberapa ada yang positif. Kebanyakan, mereka juga menghadiri acara hajatan tersebut. “Kami juga belum tahu, mereka terpaparnya darimana. Yang jelas mobilitasnya tidak mentaati protokol kesehatan menjadi faktor penting penyebabnya. Apakah para pengunjung hajatan itu sebelumnya melakukan perjalanan luar kota atau yang lain,” beber Imron.

Per tanggal 7 Juni kemarin, setelah dilakukan tes SWAB oleh pihak RSUD Bondowoso, dari 23 sample, hasilnya ada 17 orang positif covid-19. “Ada 10 warga positif di Desa Bendelan, Kecamatan Binakal di RT 03. Tujuh orang lainnya tersebar di kecamatan lain. Seperti Pujer, Klabang, Tapen, Botolinggo, dan juga ada yang dari Jember,” ucapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/