alexametrics
31.6 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Pasca-Lebaran, Siap-Siap Tatap Muka

Siswa Sambut Era Baru Pembelajaran

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pembelajaran tatap muka (PTM) di seluruh lembaga pendidikan di Bondowoso, mulai dari taman kanak-kanak (TK) hingga sekolah menengah pertama (SMP), akan dilakukan pada 20 Mei mendatang. Jika pada uji coba Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) hanya mengambil sampel, kini seluruhnya akan masuk melaksanakan PTM. Namun, masih dalam tahap uji coba.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Bondowoso Haeriyah Yuliati menyampaikan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada seluruh lembaga pendidikan. Baik melalui koordinator wilayah (korwil) ataupun pengawas dalam satuan pendidikan. “Kami minta mereka untuk mempersiapkan diri dalam rangka pembelajaran tatap muka,” jelasnya.

Persiapan tersebut berupa sarana dan prasarana untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, hingga pola pembelajaran yang akan diterapkan nantinya. Sebelumnya, pihaknya sudah menerbitkan standard operating procedure (SOP) untuk PTM. Hal itu juga sudah melalui tahap asesmen dari tim satgas Covid-19 kabupaten.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dijelaskan, uji coba PTM ini digelar lebih awal dari rencana sebelumnya. Hal tersebut untuk mempersiapkan PTM yang akan dilakukan secara penuh nantinya. Sesuai dengan instruksi kementerian, bahwa pada tahun ajaran baru mendatang proses PTM sudah harus dilakukan.

Selain itu, diungkapkan untuk pola pembelajaran yang akan diterapkan di setiap lembaga. Pihaknya menyerahkan kepada lembaga yang bersangkutan. Dengan catatan tidak boleh bertentangan dengan SOP yang sudah ditetapkan sebelumnya. Menurutnya, dari beberapa lembaga yang ada saat ini, berbagai macam pola diterapkan. Misalnya, dibagi dalam dua sesi yang terdiri atas sesi pagi dan sesi siang. “Proses pembelajarannya cuma dilakukan selam dua jam,” terangnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pembelajaran tatap muka (PTM) di seluruh lembaga pendidikan di Bondowoso, mulai dari taman kanak-kanak (TK) hingga sekolah menengah pertama (SMP), akan dilakukan pada 20 Mei mendatang. Jika pada uji coba Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) hanya mengambil sampel, kini seluruhnya akan masuk melaksanakan PTM. Namun, masih dalam tahap uji coba.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Bondowoso Haeriyah Yuliati menyampaikan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada seluruh lembaga pendidikan. Baik melalui koordinator wilayah (korwil) ataupun pengawas dalam satuan pendidikan. “Kami minta mereka untuk mempersiapkan diri dalam rangka pembelajaran tatap muka,” jelasnya.

Persiapan tersebut berupa sarana dan prasarana untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, hingga pola pembelajaran yang akan diterapkan nantinya. Sebelumnya, pihaknya sudah menerbitkan standard operating procedure (SOP) untuk PTM. Hal itu juga sudah melalui tahap asesmen dari tim satgas Covid-19 kabupaten.

Dijelaskan, uji coba PTM ini digelar lebih awal dari rencana sebelumnya. Hal tersebut untuk mempersiapkan PTM yang akan dilakukan secara penuh nantinya. Sesuai dengan instruksi kementerian, bahwa pada tahun ajaran baru mendatang proses PTM sudah harus dilakukan.

Selain itu, diungkapkan untuk pola pembelajaran yang akan diterapkan di setiap lembaga. Pihaknya menyerahkan kepada lembaga yang bersangkutan. Dengan catatan tidak boleh bertentangan dengan SOP yang sudah ditetapkan sebelumnya. Menurutnya, dari beberapa lembaga yang ada saat ini, berbagai macam pola diterapkan. Misalnya, dibagi dalam dua sesi yang terdiri atas sesi pagi dan sesi siang. “Proses pembelajarannya cuma dilakukan selam dua jam,” terangnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pembelajaran tatap muka (PTM) di seluruh lembaga pendidikan di Bondowoso, mulai dari taman kanak-kanak (TK) hingga sekolah menengah pertama (SMP), akan dilakukan pada 20 Mei mendatang. Jika pada uji coba Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) hanya mengambil sampel, kini seluruhnya akan masuk melaksanakan PTM. Namun, masih dalam tahap uji coba.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Bondowoso Haeriyah Yuliati menyampaikan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada seluruh lembaga pendidikan. Baik melalui koordinator wilayah (korwil) ataupun pengawas dalam satuan pendidikan. “Kami minta mereka untuk mempersiapkan diri dalam rangka pembelajaran tatap muka,” jelasnya.

Persiapan tersebut berupa sarana dan prasarana untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, hingga pola pembelajaran yang akan diterapkan nantinya. Sebelumnya, pihaknya sudah menerbitkan standard operating procedure (SOP) untuk PTM. Hal itu juga sudah melalui tahap asesmen dari tim satgas Covid-19 kabupaten.

Dijelaskan, uji coba PTM ini digelar lebih awal dari rencana sebelumnya. Hal tersebut untuk mempersiapkan PTM yang akan dilakukan secara penuh nantinya. Sesuai dengan instruksi kementerian, bahwa pada tahun ajaran baru mendatang proses PTM sudah harus dilakukan.

Selain itu, diungkapkan untuk pola pembelajaran yang akan diterapkan di setiap lembaga. Pihaknya menyerahkan kepada lembaga yang bersangkutan. Dengan catatan tidak boleh bertentangan dengan SOP yang sudah ditetapkan sebelumnya. Menurutnya, dari beberapa lembaga yang ada saat ini, berbagai macam pola diterapkan. Misalnya, dibagi dalam dua sesi yang terdiri atas sesi pagi dan sesi siang. “Proses pembelajarannya cuma dilakukan selam dua jam,” terangnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/