alexametrics
29.1 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Serial Drama Layangan Putus Membuat Pembatik Ini Ciptakan Motif Cappadocia

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Berbicara motif batik di Indonesia memang tiada habisnya. Inspirasi desainernya juga dapat datang dari mana saja. Seperti yang dilakukan oleh Andriyanto, salah seorang pembatik asal Tamanan, Bondowoso. Ia terinspirasi membuat motif batik karena sebuah serial drama. Akhirnya, ia kembali membuat motif unik bertema Cappadocia.

Belakangan terakhir, Wisata dunia Cappadocia yang berlokasi di Turki, mendadak viral dan menjadi perbincangan, setelah dijadikan sebagai latar dari sebuah serial drama yang berjudul Layangan Putus. Ternyata, hal itu membuat Andriyanto terinspirasi. Owner Ijen Batik Bondowoso, tersebut akhirnya membuat motif batik yang mengangkat tema wisata Cappadocia.

ESTETIK: Andriyanto, owner Ijen Batik ketika membuat desain motif batik

Dalam desain tersebut, pembatik menonjolkan balon udara yang menjadi wahana wajib di wisata yang masuk geopark dunia tersebut. Desain itu juga dilengkapi dengan ornamen awan, tentu hal itu dapat menambah estetika dari desain yang dibuat.

Mobile_AP_Rectangle 2

Adrianto, Desainer batik Cappadocia, mengungkapkan, awalnya pria tersebut memang memiliki kebiasaan menonton serial drama layangan putus. Ternyata serial drama tersebut mampu menarik perhatian dari masyarakat luas. “Story WA (WhatsApp, red) pada Cappadocia semua, jadi bikinlah desain itu,” jelasnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Berbicara motif batik di Indonesia memang tiada habisnya. Inspirasi desainernya juga dapat datang dari mana saja. Seperti yang dilakukan oleh Andriyanto, salah seorang pembatik asal Tamanan, Bondowoso. Ia terinspirasi membuat motif batik karena sebuah serial drama. Akhirnya, ia kembali membuat motif unik bertema Cappadocia.

Belakangan terakhir, Wisata dunia Cappadocia yang berlokasi di Turki, mendadak viral dan menjadi perbincangan, setelah dijadikan sebagai latar dari sebuah serial drama yang berjudul Layangan Putus. Ternyata, hal itu membuat Andriyanto terinspirasi. Owner Ijen Batik Bondowoso, tersebut akhirnya membuat motif batik yang mengangkat tema wisata Cappadocia.

ESTETIK: Andriyanto, owner Ijen Batik ketika membuat desain motif batik

Dalam desain tersebut, pembatik menonjolkan balon udara yang menjadi wahana wajib di wisata yang masuk geopark dunia tersebut. Desain itu juga dilengkapi dengan ornamen awan, tentu hal itu dapat menambah estetika dari desain yang dibuat.

Adrianto, Desainer batik Cappadocia, mengungkapkan, awalnya pria tersebut memang memiliki kebiasaan menonton serial drama layangan putus. Ternyata serial drama tersebut mampu menarik perhatian dari masyarakat luas. “Story WA (WhatsApp, red) pada Cappadocia semua, jadi bikinlah desain itu,” jelasnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Berbicara motif batik di Indonesia memang tiada habisnya. Inspirasi desainernya juga dapat datang dari mana saja. Seperti yang dilakukan oleh Andriyanto, salah seorang pembatik asal Tamanan, Bondowoso. Ia terinspirasi membuat motif batik karena sebuah serial drama. Akhirnya, ia kembali membuat motif unik bertema Cappadocia.

Belakangan terakhir, Wisata dunia Cappadocia yang berlokasi di Turki, mendadak viral dan menjadi perbincangan, setelah dijadikan sebagai latar dari sebuah serial drama yang berjudul Layangan Putus. Ternyata, hal itu membuat Andriyanto terinspirasi. Owner Ijen Batik Bondowoso, tersebut akhirnya membuat motif batik yang mengangkat tema wisata Cappadocia.

ESTETIK: Andriyanto, owner Ijen Batik ketika membuat desain motif batik

Dalam desain tersebut, pembatik menonjolkan balon udara yang menjadi wahana wajib di wisata yang masuk geopark dunia tersebut. Desain itu juga dilengkapi dengan ornamen awan, tentu hal itu dapat menambah estetika dari desain yang dibuat.

Adrianto, Desainer batik Cappadocia, mengungkapkan, awalnya pria tersebut memang memiliki kebiasaan menonton serial drama layangan putus. Ternyata serial drama tersebut mampu menarik perhatian dari masyarakat luas. “Story WA (WhatsApp, red) pada Cappadocia semua, jadi bikinlah desain itu,” jelasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/