alexametrics
23.3 C
Jember
Monday, 15 August 2022

Suplai Pindang Menurun

Dipengaruhi Cuaca, Pedagang Kecil Sering Kehabisan

Mobile_AP_Rectangle 1

KOTAKULON, Radar Ijen – Pasar Pindang Bondowoso mengalami penurunan pasokan ikan. Penyebabnya cuaca yang tidak menentu. Sehingga berpengaruh pada tangkapan ikan nelayan. Sementara, nelayan kecil terbatas.

BACA JUGA : Licinnya Jalan Dusun Pedati, Ijen

Suplai di Pasar Pindang Bondowoso yang merupakan populasi jual beli ikan di Jawa Timur belakangan menurun. Pasalnya, pasokan yang tidak sebanyak sebelumnya membuat pembelian para tengkulak terbatas. Sehingga, terjadi penurunan pada pendapatan mereka.

Mobile_AP_Rectangle 2

Hal tersebut dialami oleh tengkulak ikan pindang, Fathor. Pria asal Wringin itu menuturkan, dia mengambil ikan di pasar tersebut bisa sampai 250 hingga 300 ikat. Namun, saat ini dirinya hanya kulak 150 ikat. Sementara, peluang dari kebutuhan masyarakat sangat besar. “Dalam satu ikatnya ada 12 besek ikan,” ungkapnya.

Fathor mengatakan, dengan berkurangnya pasokan tersebut, aktivitas pasar sepi. Sebab, banyaknya tengkulak yang datang membuat ikan di pasar tersebut habis. Sementara, dirinya juga punya pelanggan yang akan menjajakan hingga ke rumah warga. “Dengan 150 ikat itu mungkin sebagian tidak kebagian nanti,” ucapnya.

- Advertisement -

KOTAKULON, Radar Ijen – Pasar Pindang Bondowoso mengalami penurunan pasokan ikan. Penyebabnya cuaca yang tidak menentu. Sehingga berpengaruh pada tangkapan ikan nelayan. Sementara, nelayan kecil terbatas.

BACA JUGA : Licinnya Jalan Dusun Pedati, Ijen

Suplai di Pasar Pindang Bondowoso yang merupakan populasi jual beli ikan di Jawa Timur belakangan menurun. Pasalnya, pasokan yang tidak sebanyak sebelumnya membuat pembelian para tengkulak terbatas. Sehingga, terjadi penurunan pada pendapatan mereka.

Hal tersebut dialami oleh tengkulak ikan pindang, Fathor. Pria asal Wringin itu menuturkan, dia mengambil ikan di pasar tersebut bisa sampai 250 hingga 300 ikat. Namun, saat ini dirinya hanya kulak 150 ikat. Sementara, peluang dari kebutuhan masyarakat sangat besar. “Dalam satu ikatnya ada 12 besek ikan,” ungkapnya.

Fathor mengatakan, dengan berkurangnya pasokan tersebut, aktivitas pasar sepi. Sebab, banyaknya tengkulak yang datang membuat ikan di pasar tersebut habis. Sementara, dirinya juga punya pelanggan yang akan menjajakan hingga ke rumah warga. “Dengan 150 ikat itu mungkin sebagian tidak kebagian nanti,” ucapnya.

KOTAKULON, Radar Ijen – Pasar Pindang Bondowoso mengalami penurunan pasokan ikan. Penyebabnya cuaca yang tidak menentu. Sehingga berpengaruh pada tangkapan ikan nelayan. Sementara, nelayan kecil terbatas.

BACA JUGA : Licinnya Jalan Dusun Pedati, Ijen

Suplai di Pasar Pindang Bondowoso yang merupakan populasi jual beli ikan di Jawa Timur belakangan menurun. Pasalnya, pasokan yang tidak sebanyak sebelumnya membuat pembelian para tengkulak terbatas. Sehingga, terjadi penurunan pada pendapatan mereka.

Hal tersebut dialami oleh tengkulak ikan pindang, Fathor. Pria asal Wringin itu menuturkan, dia mengambil ikan di pasar tersebut bisa sampai 250 hingga 300 ikat. Namun, saat ini dirinya hanya kulak 150 ikat. Sementara, peluang dari kebutuhan masyarakat sangat besar. “Dalam satu ikatnya ada 12 besek ikan,” ungkapnya.

Fathor mengatakan, dengan berkurangnya pasokan tersebut, aktivitas pasar sepi. Sebab, banyaknya tengkulak yang datang membuat ikan di pasar tersebut habis. Sementara, dirinya juga punya pelanggan yang akan menjajakan hingga ke rumah warga. “Dengan 150 ikat itu mungkin sebagian tidak kebagian nanti,” ucapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/