alexametrics
22.9 C
Jember
Thursday, 18 August 2022

Licinnya Jalan Dusun Pedati, Ijen

Ketemu Bupati Salwa, Langsung Minta Perbaikan Jalan

Mobile_AP_Rectangle 1

KALISAT, Radar Ijen – Setelah mewisuda puluhan siswa penghafal Alquran Juz 30, di SDN Kalisat, Kecamatan Ijen, kemarin (6/7), Bupati Bondowoso Salwa Arifin juga menyapa para warga Dusun Pedati, Desa Kalisat, Kecamatan Ijen, yang hadir dalam acara tersebut. Kehadiran orang nomor satu di Kota Tape itu lantas membuat warga mengeluarkan unek-uneknya. Yakni keinginan dilakukan perbaikan terhadap infrastruktur jalan yang menuju sekolah.

BACA JUGA : Akses Menuju Kawah Ijen Ditutup

Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Ijen, akses menuju sekolah tersebut terbilang cukup sulit. Sebab, sebagian besar jalan belum diaspal dan masih berupa tanah serta bebatuan. Karenanya, ketika hujan turun, mobil akan kesulitan melintas. Walaupun beberapa bagian jalan sudah ada yang menggunakan beton.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kondisi jalan tersebut membuat mobil bupati terhenti di tengah jalan. Lantaran tidak kuat menanjak di jalan berbatu dan licin. Hal itu membuat dirinya harus berjalan kaki, sebelum perjalanan kembali dilanjutkan dengan menggunakan mobil polsek setempat. Kehadiran Bupati Salwa membuat warga Dusun Pedati itu bisa langsung mengungkapkan keluhannya. Salah satunya terkait infrastruktur jalan yang dinilai masih sulit.

Seperti yang disampaikan Suma’ani, warga desa setempat. Dirinya mengaku pertemuan dengan bupati itu dimanfaatkannya untuk meminta perbaikan akses jalan. Sebab, jalan yang berbatu dan hanya sebagian dipaving membuat masyarakat harus menempuh waktu sekitar dua jam untuk menuju Kantor Kecamatan Ijen. “Kami hanya minta akses jalan diperbaiki. Kalau sudah hujan, kami tidak berani turun, karena licin,” bebernya.

- Advertisement -

KALISAT, Radar Ijen – Setelah mewisuda puluhan siswa penghafal Alquran Juz 30, di SDN Kalisat, Kecamatan Ijen, kemarin (6/7), Bupati Bondowoso Salwa Arifin juga menyapa para warga Dusun Pedati, Desa Kalisat, Kecamatan Ijen, yang hadir dalam acara tersebut. Kehadiran orang nomor satu di Kota Tape itu lantas membuat warga mengeluarkan unek-uneknya. Yakni keinginan dilakukan perbaikan terhadap infrastruktur jalan yang menuju sekolah.

BACA JUGA : Akses Menuju Kawah Ijen Ditutup

Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Ijen, akses menuju sekolah tersebut terbilang cukup sulit. Sebab, sebagian besar jalan belum diaspal dan masih berupa tanah serta bebatuan. Karenanya, ketika hujan turun, mobil akan kesulitan melintas. Walaupun beberapa bagian jalan sudah ada yang menggunakan beton.

Kondisi jalan tersebut membuat mobil bupati terhenti di tengah jalan. Lantaran tidak kuat menanjak di jalan berbatu dan licin. Hal itu membuat dirinya harus berjalan kaki, sebelum perjalanan kembali dilanjutkan dengan menggunakan mobil polsek setempat. Kehadiran Bupati Salwa membuat warga Dusun Pedati itu bisa langsung mengungkapkan keluhannya. Salah satunya terkait infrastruktur jalan yang dinilai masih sulit.

Seperti yang disampaikan Suma’ani, warga desa setempat. Dirinya mengaku pertemuan dengan bupati itu dimanfaatkannya untuk meminta perbaikan akses jalan. Sebab, jalan yang berbatu dan hanya sebagian dipaving membuat masyarakat harus menempuh waktu sekitar dua jam untuk menuju Kantor Kecamatan Ijen. “Kami hanya minta akses jalan diperbaiki. Kalau sudah hujan, kami tidak berani turun, karena licin,” bebernya.

KALISAT, Radar Ijen – Setelah mewisuda puluhan siswa penghafal Alquran Juz 30, di SDN Kalisat, Kecamatan Ijen, kemarin (6/7), Bupati Bondowoso Salwa Arifin juga menyapa para warga Dusun Pedati, Desa Kalisat, Kecamatan Ijen, yang hadir dalam acara tersebut. Kehadiran orang nomor satu di Kota Tape itu lantas membuat warga mengeluarkan unek-uneknya. Yakni keinginan dilakukan perbaikan terhadap infrastruktur jalan yang menuju sekolah.

BACA JUGA : Akses Menuju Kawah Ijen Ditutup

Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Ijen, akses menuju sekolah tersebut terbilang cukup sulit. Sebab, sebagian besar jalan belum diaspal dan masih berupa tanah serta bebatuan. Karenanya, ketika hujan turun, mobil akan kesulitan melintas. Walaupun beberapa bagian jalan sudah ada yang menggunakan beton.

Kondisi jalan tersebut membuat mobil bupati terhenti di tengah jalan. Lantaran tidak kuat menanjak di jalan berbatu dan licin. Hal itu membuat dirinya harus berjalan kaki, sebelum perjalanan kembali dilanjutkan dengan menggunakan mobil polsek setempat. Kehadiran Bupati Salwa membuat warga Dusun Pedati itu bisa langsung mengungkapkan keluhannya. Salah satunya terkait infrastruktur jalan yang dinilai masih sulit.

Seperti yang disampaikan Suma’ani, warga desa setempat. Dirinya mengaku pertemuan dengan bupati itu dimanfaatkannya untuk meminta perbaikan akses jalan. Sebab, jalan yang berbatu dan hanya sebagian dipaving membuat masyarakat harus menempuh waktu sekitar dua jam untuk menuju Kantor Kecamatan Ijen. “Kami hanya minta akses jalan diperbaiki. Kalau sudah hujan, kami tidak berani turun, karena licin,” bebernya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/