alexametrics
28.2 C
Jember
Saturday, 2 July 2022

Budi Daya Bonsai bagi Pemula

Tak Harus Bermodal Banyak

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Puluhan bahkan ratusan tanaman bonsai terlihat berjajar rapi di samping rumah milik Ahmad Abadi. Pria 43 ini merupakan seorang penggemar bonsai yang tinggal di Jalan Mastrip, Desa Sukowiryo, Bondowoso. Berbagai jenis bonsai dengan segala ukuran ada di sana. Mulai ukuran kecil hingga besar. Tempat itu ternyata memang dijadikan sebagai galeri bonsai yang dimilikinya.

Memelihara bonsai memang bisa menghasilkan cuan hingga ratusan juta rupiah. Sebab, memang harga jual jenis tanaman cebol ini bisa mencapai ratusan juta rupiah. Menurut pria yang juga Ketua Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Bondowoso ini, pemula yang ingin memelihara bonsai tidak harus memiliki modal banyak. Kuncinya adalah mengetahui secara detail terkait bonsai. Khususnya gerak dasarnya. Sebab, hal itu bisa menentukan harga bonsainya ketika dijual.

“Gerak dasar itu gerak awal ketika baru ngambil. Kalau manusia istilahnya badan atau bodi. Jadi, harga itu tergantung bodi juga. Kalau bodinya bagus, belum hidup saja bisa ditawar Rp 35 juta,” terangnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Untuk harga pemula, menurutnya, juga ada bonsai dengan harga puluhan hingga ratusan ribu. Jadi, untuk memulai menggemari hobi yang bisa menghasilkan duit yang lumayan besar ini, modalnya tidak harus banyak.

Seperti yang dikatakan Abadi. Kata dia, untuk memelihara bonsai, tidak harus kaya terlebih dahulu. Orang yang tidak memiliki modal juga bisa memelihara tanaman mini ini. Caranya dengan berburu sendiri tanaman bonsai. Apalagi di Bondowoso banyak potensi bahan bonsai yang bisa dikembangkan. Bahkan, Bondowoso juga memiliki bonsai jenis serut yang menjadi komoditas unggul dan sudah terkenal di kalangan pencinta bonsai di luar kabupaten.

“Kalau orang sudah mengerti tentang gerak dasar bonsai, bisa cari sendiri. Misal saat main ke rumah orang, tiba-tiba dapat karena punya insting ini barang berharga. Kadang cuma dikasih sama orang,” kata lelaki yang juga anggota Polsek Curahdami ini.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Puluhan bahkan ratusan tanaman bonsai terlihat berjajar rapi di samping rumah milik Ahmad Abadi. Pria 43 ini merupakan seorang penggemar bonsai yang tinggal di Jalan Mastrip, Desa Sukowiryo, Bondowoso. Berbagai jenis bonsai dengan segala ukuran ada di sana. Mulai ukuran kecil hingga besar. Tempat itu ternyata memang dijadikan sebagai galeri bonsai yang dimilikinya.

Memelihara bonsai memang bisa menghasilkan cuan hingga ratusan juta rupiah. Sebab, memang harga jual jenis tanaman cebol ini bisa mencapai ratusan juta rupiah. Menurut pria yang juga Ketua Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Bondowoso ini, pemula yang ingin memelihara bonsai tidak harus memiliki modal banyak. Kuncinya adalah mengetahui secara detail terkait bonsai. Khususnya gerak dasarnya. Sebab, hal itu bisa menentukan harga bonsainya ketika dijual.

“Gerak dasar itu gerak awal ketika baru ngambil. Kalau manusia istilahnya badan atau bodi. Jadi, harga itu tergantung bodi juga. Kalau bodinya bagus, belum hidup saja bisa ditawar Rp 35 juta,” terangnya.

Untuk harga pemula, menurutnya, juga ada bonsai dengan harga puluhan hingga ratusan ribu. Jadi, untuk memulai menggemari hobi yang bisa menghasilkan duit yang lumayan besar ini, modalnya tidak harus banyak.

Seperti yang dikatakan Abadi. Kata dia, untuk memelihara bonsai, tidak harus kaya terlebih dahulu. Orang yang tidak memiliki modal juga bisa memelihara tanaman mini ini. Caranya dengan berburu sendiri tanaman bonsai. Apalagi di Bondowoso banyak potensi bahan bonsai yang bisa dikembangkan. Bahkan, Bondowoso juga memiliki bonsai jenis serut yang menjadi komoditas unggul dan sudah terkenal di kalangan pencinta bonsai di luar kabupaten.

“Kalau orang sudah mengerti tentang gerak dasar bonsai, bisa cari sendiri. Misal saat main ke rumah orang, tiba-tiba dapat karena punya insting ini barang berharga. Kadang cuma dikasih sama orang,” kata lelaki yang juga anggota Polsek Curahdami ini.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Puluhan bahkan ratusan tanaman bonsai terlihat berjajar rapi di samping rumah milik Ahmad Abadi. Pria 43 ini merupakan seorang penggemar bonsai yang tinggal di Jalan Mastrip, Desa Sukowiryo, Bondowoso. Berbagai jenis bonsai dengan segala ukuran ada di sana. Mulai ukuran kecil hingga besar. Tempat itu ternyata memang dijadikan sebagai galeri bonsai yang dimilikinya.

Memelihara bonsai memang bisa menghasilkan cuan hingga ratusan juta rupiah. Sebab, memang harga jual jenis tanaman cebol ini bisa mencapai ratusan juta rupiah. Menurut pria yang juga Ketua Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Bondowoso ini, pemula yang ingin memelihara bonsai tidak harus memiliki modal banyak. Kuncinya adalah mengetahui secara detail terkait bonsai. Khususnya gerak dasarnya. Sebab, hal itu bisa menentukan harga bonsainya ketika dijual.

“Gerak dasar itu gerak awal ketika baru ngambil. Kalau manusia istilahnya badan atau bodi. Jadi, harga itu tergantung bodi juga. Kalau bodinya bagus, belum hidup saja bisa ditawar Rp 35 juta,” terangnya.

Untuk harga pemula, menurutnya, juga ada bonsai dengan harga puluhan hingga ratusan ribu. Jadi, untuk memulai menggemari hobi yang bisa menghasilkan duit yang lumayan besar ini, modalnya tidak harus banyak.

Seperti yang dikatakan Abadi. Kata dia, untuk memelihara bonsai, tidak harus kaya terlebih dahulu. Orang yang tidak memiliki modal juga bisa memelihara tanaman mini ini. Caranya dengan berburu sendiri tanaman bonsai. Apalagi di Bondowoso banyak potensi bahan bonsai yang bisa dikembangkan. Bahkan, Bondowoso juga memiliki bonsai jenis serut yang menjadi komoditas unggul dan sudah terkenal di kalangan pencinta bonsai di luar kabupaten.

“Kalau orang sudah mengerti tentang gerak dasar bonsai, bisa cari sendiri. Misal saat main ke rumah orang, tiba-tiba dapat karena punya insting ini barang berharga. Kadang cuma dikasih sama orang,” kata lelaki yang juga anggota Polsek Curahdami ini.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/