alexametrics
30.4 C
Jember
Monday, 15 August 2022

Panahan Bondowoso Targetkan Medali Emas

Mobile_AP_Rectangle 1

TENGGARANG, Radar Ijen – Tidak ingin kalah dengan cabor yang lain, Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Bondowoso juga berani pasang target medali emas dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim. Meski demikian, dari sejumlah kelas yang dipertandingkan, terdapat satu yang memiliki target berbeda, yaitu medali perak saja. Hal tersebut karena kemampuan atlet yang masih dianggap kurang maksimal.

BACA JUGA : Kasus Ritual Maut Pantai Payangan Berlanjut di Meja Hijau

Venue panahan Porprov Jatim berada di Stadion Magenda, Bondowoso. Hal itu tentu menjadi peluang untuk meraih target yang sudah ditentukan sebelumnya. Sebab, sudah pasti para atlet lebih paham tentang medan. Serta menjadi tantangan tersendiri terhadap mental para atlet.

Mobile_AP_Rectangle 2

Suwadi, pelatih atlet panahan Bondowoso, mengaku optimistis untuk mendapatkan hasil positif atau medali emas pada pagelaran Porprov mendatang. Sebab, beberapa atlet berhasil mendapatkan medali emas pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jatim yang diadakan oleh KONI Jatim, beberapa waktu lalu. Yakni untuk kelas compound putra dan putri. Sementara, untuk kelas recurve hanya medali perak.

Sebanyak 13 atlet panahan putra dan putri akan diturunkan pada pergelaran olahraga terbesar di Jatim itu. Mereka akan mengikuti beberapa kelas atau nomor pertandingan. Mulai dari compound putra beregu, compound putri beregu, standar nasional, hingga kelas recurve putri. “Mereka rata-rata masih sekolah dan paling tinggi kelas XII,” imbuhnya.

- Advertisement -

TENGGARANG, Radar Ijen – Tidak ingin kalah dengan cabor yang lain, Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Bondowoso juga berani pasang target medali emas dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim. Meski demikian, dari sejumlah kelas yang dipertandingkan, terdapat satu yang memiliki target berbeda, yaitu medali perak saja. Hal tersebut karena kemampuan atlet yang masih dianggap kurang maksimal.

BACA JUGA : Kasus Ritual Maut Pantai Payangan Berlanjut di Meja Hijau

Venue panahan Porprov Jatim berada di Stadion Magenda, Bondowoso. Hal itu tentu menjadi peluang untuk meraih target yang sudah ditentukan sebelumnya. Sebab, sudah pasti para atlet lebih paham tentang medan. Serta menjadi tantangan tersendiri terhadap mental para atlet.

Suwadi, pelatih atlet panahan Bondowoso, mengaku optimistis untuk mendapatkan hasil positif atau medali emas pada pagelaran Porprov mendatang. Sebab, beberapa atlet berhasil mendapatkan medali emas pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jatim yang diadakan oleh KONI Jatim, beberapa waktu lalu. Yakni untuk kelas compound putra dan putri. Sementara, untuk kelas recurve hanya medali perak.

Sebanyak 13 atlet panahan putra dan putri akan diturunkan pada pergelaran olahraga terbesar di Jatim itu. Mereka akan mengikuti beberapa kelas atau nomor pertandingan. Mulai dari compound putra beregu, compound putri beregu, standar nasional, hingga kelas recurve putri. “Mereka rata-rata masih sekolah dan paling tinggi kelas XII,” imbuhnya.

TENGGARANG, Radar Ijen – Tidak ingin kalah dengan cabor yang lain, Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Bondowoso juga berani pasang target medali emas dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim. Meski demikian, dari sejumlah kelas yang dipertandingkan, terdapat satu yang memiliki target berbeda, yaitu medali perak saja. Hal tersebut karena kemampuan atlet yang masih dianggap kurang maksimal.

BACA JUGA : Kasus Ritual Maut Pantai Payangan Berlanjut di Meja Hijau

Venue panahan Porprov Jatim berada di Stadion Magenda, Bondowoso. Hal itu tentu menjadi peluang untuk meraih target yang sudah ditentukan sebelumnya. Sebab, sudah pasti para atlet lebih paham tentang medan. Serta menjadi tantangan tersendiri terhadap mental para atlet.

Suwadi, pelatih atlet panahan Bondowoso, mengaku optimistis untuk mendapatkan hasil positif atau medali emas pada pagelaran Porprov mendatang. Sebab, beberapa atlet berhasil mendapatkan medali emas pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jatim yang diadakan oleh KONI Jatim, beberapa waktu lalu. Yakni untuk kelas compound putra dan putri. Sementara, untuk kelas recurve hanya medali perak.

Sebanyak 13 atlet panahan putra dan putri akan diturunkan pada pergelaran olahraga terbesar di Jatim itu. Mereka akan mengikuti beberapa kelas atau nomor pertandingan. Mulai dari compound putra beregu, compound putri beregu, standar nasional, hingga kelas recurve putri. “Mereka rata-rata masih sekolah dan paling tinggi kelas XII,” imbuhnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/