alexametrics
24.9 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Diusir Petugas ya Pindah Tempat

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Mencari nafkah di jalanan menjadi pekerjaan Hasan. Dia penjual jagung rebus yang sering mangkal di sekitar Alun-Alun RBA KI Ronggo. Jualannya selalu berpindah-pindah. Bahkan, di tempat-tempat tertentu dia sering dilarang berjualan. Akhirnya pindah ke tempat lain.

Bagi Hasan, ketika diusir, maka harus pindah tempat. Sebab, petugas menjalankan kewajibannya. Begitu pun dirinya. Hal itu dijalaninya dengan sabar dan penuh harapan. Apalagi hasil jualan tersebut merupakan penghasilan satu-satunya untuk mencukupi kehidupan keluarganya di rumah.

Cara pria ini berjualan cukup unik. Kalau biasanya setelah dikukus penjual lainnya menggunakan kompor untuk tetap menjaga agar jagung tetap panas. Pria ini hanya cukup menggunakan plastik saja. Setelah jagung direbus, lalu dimasukkan ke dalam plastik tersebut dan ditutup rapat. Sehingga panas dari jagung tetap terjaga meskipun dalam waktu beberapa jam setelah direbus.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Mencari nafkah di jalanan menjadi pekerjaan Hasan. Dia penjual jagung rebus yang sering mangkal di sekitar Alun-Alun RBA KI Ronggo. Jualannya selalu berpindah-pindah. Bahkan, di tempat-tempat tertentu dia sering dilarang berjualan. Akhirnya pindah ke tempat lain.

Bagi Hasan, ketika diusir, maka harus pindah tempat. Sebab, petugas menjalankan kewajibannya. Begitu pun dirinya. Hal itu dijalaninya dengan sabar dan penuh harapan. Apalagi hasil jualan tersebut merupakan penghasilan satu-satunya untuk mencukupi kehidupan keluarganya di rumah.

Cara pria ini berjualan cukup unik. Kalau biasanya setelah dikukus penjual lainnya menggunakan kompor untuk tetap menjaga agar jagung tetap panas. Pria ini hanya cukup menggunakan plastik saja. Setelah jagung direbus, lalu dimasukkan ke dalam plastik tersebut dan ditutup rapat. Sehingga panas dari jagung tetap terjaga meskipun dalam waktu beberapa jam setelah direbus.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Mencari nafkah di jalanan menjadi pekerjaan Hasan. Dia penjual jagung rebus yang sering mangkal di sekitar Alun-Alun RBA KI Ronggo. Jualannya selalu berpindah-pindah. Bahkan, di tempat-tempat tertentu dia sering dilarang berjualan. Akhirnya pindah ke tempat lain.

Bagi Hasan, ketika diusir, maka harus pindah tempat. Sebab, petugas menjalankan kewajibannya. Begitu pun dirinya. Hal itu dijalaninya dengan sabar dan penuh harapan. Apalagi hasil jualan tersebut merupakan penghasilan satu-satunya untuk mencukupi kehidupan keluarganya di rumah.

Cara pria ini berjualan cukup unik. Kalau biasanya setelah dikukus penjual lainnya menggunakan kompor untuk tetap menjaga agar jagung tetap panas. Pria ini hanya cukup menggunakan plastik saja. Setelah jagung direbus, lalu dimasukkan ke dalam plastik tersebut dan ditutup rapat. Sehingga panas dari jagung tetap terjaga meskipun dalam waktu beberapa jam setelah direbus.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/