alexametrics
23.3 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Duh, 13 Anak Bawah Lima Tahun Kena HIV/AIDS

Mobile_AP_Rectangle 1

RADARJEMBER.ID : Siapa yang tak miris. Anak yang tak tahu apa-apa harus menderita penyakit yang terus menggerogoti imun tubuh dan hingga kini belum ditemukan obatnya itu.

Rilis Yayasan Pemberdayaan Intensif Kesehatan Masyarakat (Yapikma), ada 13 anak di bawah lima tahun (balita) yang sudah mengidap HIV/AIDS. Mereka tertular ODHA dari orang tuanya.

Dari seluruh balita itu, kata Siwin Soleha Ketua Yapikma, semua sudah masuk datanya. Yang memilukan, mayoritas kondisi orang tua mereka berada di bawah garis kemiskinan. Padahal, kebutuhan gizi bayi dengan HIV/AIDS, membutukan asupan lebih banyak. “Sempat saat saya melakukan pendampingan, susu yang diberikan kepada bayi tersebut sangat encer, itu yang membuat mata saya berlinang tanpa terasa,” tuturnya.

- Advertisement -

RADARJEMBER.ID : Siapa yang tak miris. Anak yang tak tahu apa-apa harus menderita penyakit yang terus menggerogoti imun tubuh dan hingga kini belum ditemukan obatnya itu.

Rilis Yayasan Pemberdayaan Intensif Kesehatan Masyarakat (Yapikma), ada 13 anak di bawah lima tahun (balita) yang sudah mengidap HIV/AIDS. Mereka tertular ODHA dari orang tuanya.

Dari seluruh balita itu, kata Siwin Soleha Ketua Yapikma, semua sudah masuk datanya. Yang memilukan, mayoritas kondisi orang tua mereka berada di bawah garis kemiskinan. Padahal, kebutuhan gizi bayi dengan HIV/AIDS, membutukan asupan lebih banyak. “Sempat saat saya melakukan pendampingan, susu yang diberikan kepada bayi tersebut sangat encer, itu yang membuat mata saya berlinang tanpa terasa,” tuturnya.

RADARJEMBER.ID : Siapa yang tak miris. Anak yang tak tahu apa-apa harus menderita penyakit yang terus menggerogoti imun tubuh dan hingga kini belum ditemukan obatnya itu.

Rilis Yayasan Pemberdayaan Intensif Kesehatan Masyarakat (Yapikma), ada 13 anak di bawah lima tahun (balita) yang sudah mengidap HIV/AIDS. Mereka tertular ODHA dari orang tuanya.

Dari seluruh balita itu, kata Siwin Soleha Ketua Yapikma, semua sudah masuk datanya. Yang memilukan, mayoritas kondisi orang tua mereka berada di bawah garis kemiskinan. Padahal, kebutuhan gizi bayi dengan HIV/AIDS, membutukan asupan lebih banyak. “Sempat saat saya melakukan pendampingan, susu yang diberikan kepada bayi tersebut sangat encer, itu yang membuat mata saya berlinang tanpa terasa,” tuturnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/