alexametrics
23 C
Jember
Thursday, 11 August 2022

Tampilkan Wayang Koran di TMII

Digelar Secara Virtual dari Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pandemi Covid-19 tak membuat para seniman Bondowoso mati kreasi. Sebaliknya, mereka justru menunjukkan karya terbaiknya. Seperti yang ditunjukkan sejumlah pegiat seni dari SMPN 1 Prajekan. Mereka menampilkan wayang koran untuk ditampilkan secara virtual di Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Murid SMPN 1 Prajekan yang di bawah binaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Bondowoso bukan hanya memperkenalkan budaya dan kesenian lokal. Namun, juga mengajak para penontonnya untuk ramah lingkungan. Ini terlihat dari wayang yang ditampilkan dalam cerita Legenda Desa Blimbing. Ternyata, wayangnya berbahan dasar koran bekas.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bondowoso Haeriyah Yuliati menjelaskan, pihaknya menjadi salah satu pemerintah daerah yang menampilkan wayang dengan koran bekas di TMII. “Pesan moralnya, bahwa limbah itu tidak selamanya harus dibuang ke tempat sampah. Tapi juga bisa diolah menjadi barang bermanfaat seperti wayang koran dari SMPN 1 Prajekan,” tutur Haeriyah Yuliati.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dia mengapresiasi siswa SMPN 1 Prajekan yang berinovasi memanfaatkan limbah koran menjadi karya seni yang indah. Diharapkan, para seniman dari sekolah lain juga membuat inovasi serupa dengan objek yang berbeda.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pandemi Covid-19 tak membuat para seniman Bondowoso mati kreasi. Sebaliknya, mereka justru menunjukkan karya terbaiknya. Seperti yang ditunjukkan sejumlah pegiat seni dari SMPN 1 Prajekan. Mereka menampilkan wayang koran untuk ditampilkan secara virtual di Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Murid SMPN 1 Prajekan yang di bawah binaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Bondowoso bukan hanya memperkenalkan budaya dan kesenian lokal. Namun, juga mengajak para penontonnya untuk ramah lingkungan. Ini terlihat dari wayang yang ditampilkan dalam cerita Legenda Desa Blimbing. Ternyata, wayangnya berbahan dasar koran bekas.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bondowoso Haeriyah Yuliati menjelaskan, pihaknya menjadi salah satu pemerintah daerah yang menampilkan wayang dengan koran bekas di TMII. “Pesan moralnya, bahwa limbah itu tidak selamanya harus dibuang ke tempat sampah. Tapi juga bisa diolah menjadi barang bermanfaat seperti wayang koran dari SMPN 1 Prajekan,” tutur Haeriyah Yuliati.

Dia mengapresiasi siswa SMPN 1 Prajekan yang berinovasi memanfaatkan limbah koran menjadi karya seni yang indah. Diharapkan, para seniman dari sekolah lain juga membuat inovasi serupa dengan objek yang berbeda.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pandemi Covid-19 tak membuat para seniman Bondowoso mati kreasi. Sebaliknya, mereka justru menunjukkan karya terbaiknya. Seperti yang ditunjukkan sejumlah pegiat seni dari SMPN 1 Prajekan. Mereka menampilkan wayang koran untuk ditampilkan secara virtual di Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Murid SMPN 1 Prajekan yang di bawah binaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Bondowoso bukan hanya memperkenalkan budaya dan kesenian lokal. Namun, juga mengajak para penontonnya untuk ramah lingkungan. Ini terlihat dari wayang yang ditampilkan dalam cerita Legenda Desa Blimbing. Ternyata, wayangnya berbahan dasar koran bekas.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bondowoso Haeriyah Yuliati menjelaskan, pihaknya menjadi salah satu pemerintah daerah yang menampilkan wayang dengan koran bekas di TMII. “Pesan moralnya, bahwa limbah itu tidak selamanya harus dibuang ke tempat sampah. Tapi juga bisa diolah menjadi barang bermanfaat seperti wayang koran dari SMPN 1 Prajekan,” tutur Haeriyah Yuliati.

Dia mengapresiasi siswa SMPN 1 Prajekan yang berinovasi memanfaatkan limbah koran menjadi karya seni yang indah. Diharapkan, para seniman dari sekolah lain juga membuat inovasi serupa dengan objek yang berbeda.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/