alexametrics
30.8 C
Jember
Sunday, 14 August 2022

Bupati Absen Lagi

Dalam Persidangan Sekda Nonaktif Bondowoso

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Sidang dengan terdakwa Sekda Syaifullah (nonaktif) kembali digelar, kemarin. Rencananya sidang tersebut mengundang Bupati Drs KH Salwa Arifin sebagai saksi. Namun ternyata, lagi-lagi bupati tidak hadir tanpa keterangan.

Ketidakhadiran bupati dalam sidang kemarin, bukan kali pertamanya. Pada sidang sebelumnya, dijadwalkan juga sidang pemanggilan saksi Bupati Bondowoso. Namun, bupati tidak hadir tanpa keterangan. Penasihat hukum (PH) terdakwa tidak terima, sehingga meminta JPU untuk menghadirkan kembali bupati.

Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Bondowoso Paulus Agung Widaryanto mengatakan, bupati tidak hadir sebagai saksi tanpa alasan yang jelas. Memang dalam kasus ini, Bupati Bondowoso sudah pernah dipanggil sebagai saksi.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sudah disumpah dan sudah ada keterangan dalam berita acara pemeriksaan (BAP). “Namun ketika hadir di muka sidang, ini berbeda. PH (penasihat hukum) meminta agar bupati diundang lagi pada sidang berikutnya,” jelasnya.

Sebenarnya, pada sidang kemarin, sudah hadir saksi ahli. Yakni ahli ITE dan ahli bahasa. Sehingga ketika bupati hadir, maka kesaksian bupati sekalian bersama dengan keterangan saksi ahli. “Bupati kalau hadir, sekalian. Kebetulan saksi ahli dihadirkan hari ini. Ternyata bupatinya tidak bisa hadir,” tegasnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Sidang dengan terdakwa Sekda Syaifullah (nonaktif) kembali digelar, kemarin. Rencananya sidang tersebut mengundang Bupati Drs KH Salwa Arifin sebagai saksi. Namun ternyata, lagi-lagi bupati tidak hadir tanpa keterangan.

Ketidakhadiran bupati dalam sidang kemarin, bukan kali pertamanya. Pada sidang sebelumnya, dijadwalkan juga sidang pemanggilan saksi Bupati Bondowoso. Namun, bupati tidak hadir tanpa keterangan. Penasihat hukum (PH) terdakwa tidak terima, sehingga meminta JPU untuk menghadirkan kembali bupati.

Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Bondowoso Paulus Agung Widaryanto mengatakan, bupati tidak hadir sebagai saksi tanpa alasan yang jelas. Memang dalam kasus ini, Bupati Bondowoso sudah pernah dipanggil sebagai saksi.

Sudah disumpah dan sudah ada keterangan dalam berita acara pemeriksaan (BAP). “Namun ketika hadir di muka sidang, ini berbeda. PH (penasihat hukum) meminta agar bupati diundang lagi pada sidang berikutnya,” jelasnya.

Sebenarnya, pada sidang kemarin, sudah hadir saksi ahli. Yakni ahli ITE dan ahli bahasa. Sehingga ketika bupati hadir, maka kesaksian bupati sekalian bersama dengan keterangan saksi ahli. “Bupati kalau hadir, sekalian. Kebetulan saksi ahli dihadirkan hari ini. Ternyata bupatinya tidak bisa hadir,” tegasnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Sidang dengan terdakwa Sekda Syaifullah (nonaktif) kembali digelar, kemarin. Rencananya sidang tersebut mengundang Bupati Drs KH Salwa Arifin sebagai saksi. Namun ternyata, lagi-lagi bupati tidak hadir tanpa keterangan.

Ketidakhadiran bupati dalam sidang kemarin, bukan kali pertamanya. Pada sidang sebelumnya, dijadwalkan juga sidang pemanggilan saksi Bupati Bondowoso. Namun, bupati tidak hadir tanpa keterangan. Penasihat hukum (PH) terdakwa tidak terima, sehingga meminta JPU untuk menghadirkan kembali bupati.

Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Bondowoso Paulus Agung Widaryanto mengatakan, bupati tidak hadir sebagai saksi tanpa alasan yang jelas. Memang dalam kasus ini, Bupati Bondowoso sudah pernah dipanggil sebagai saksi.

Sudah disumpah dan sudah ada keterangan dalam berita acara pemeriksaan (BAP). “Namun ketika hadir di muka sidang, ini berbeda. PH (penasihat hukum) meminta agar bupati diundang lagi pada sidang berikutnya,” jelasnya.

Sebenarnya, pada sidang kemarin, sudah hadir saksi ahli. Yakni ahli ITE dan ahli bahasa. Sehingga ketika bupati hadir, maka kesaksian bupati sekalian bersama dengan keterangan saksi ahli. “Bupati kalau hadir, sekalian. Kebetulan saksi ahli dihadirkan hari ini. Ternyata bupatinya tidak bisa hadir,” tegasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/