alexametrics
24.1 C
Jember
Thursday, 19 May 2022

Banyak Nakes Isoman, RSUD dr Koesnadi Rekrut 25 Relawan Kesehatan Tambahan

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Kebutuhan tenaga kesehatan (nakes) di masa pandemi ini cukup tinggi. Guna menunjang tenaga medis dalam penanganan pasien Covid-19, RSUD dr Koesnadi Bondowoso telah menerima 25 relawan kesehatan. Para relawan tersebut diperbantukan ke semua unit kesehatan yang berhubungan dengan Covid-19.

Para relawan tersebut sangatlah dibutuhkan. Sebab, saat ini banyak tenaga medis di Kota Tape yang terpapar Covid-19 dan sedang dalam proses penyembuhan. Alias masih dalam kondisi isolasi mandiri (isoman).

Direktur RSUD dr Koesnadi Bondowoso dr Yus Priatna menerangkan, para relawan tersebut berasal dari rekrutmen harian maupun tenaga dari puskesmas yang diperbantukan ke berbagai unit rumah sakit. “Sejumlah 25 orang itu diperbantukan ke semua unit yang berhubungan dengan Covid-19,” paparnya saat dikonfirmasi.

Mobile_AP_Rectangle 2

Tak hanya menambah relawan kesehatan, RSUD Koesnadi juga menambah pasokan tabung oksigen guna mengimbangi jumlah pasien yang terus bertambah. Sebab, diakuinya, untuk menangani pasien saat ini bergantung pada oksigen dan obat yang memadai. “Pasien Covid-19 jumlahnya banyak, ya, persediaan harus banyak. Jadi, harus ada perimbangan antara jumlah pasien dengan jumlah obat dan oksigen,” terangnya.

Dengan kondisi saat ini, ia berharap masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan dengan menghindari kerumunan massa, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan mengurangi mobilitas di luar rumah.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Kebutuhan tenaga kesehatan (nakes) di masa pandemi ini cukup tinggi. Guna menunjang tenaga medis dalam penanganan pasien Covid-19, RSUD dr Koesnadi Bondowoso telah menerima 25 relawan kesehatan. Para relawan tersebut diperbantukan ke semua unit kesehatan yang berhubungan dengan Covid-19.

Para relawan tersebut sangatlah dibutuhkan. Sebab, saat ini banyak tenaga medis di Kota Tape yang terpapar Covid-19 dan sedang dalam proses penyembuhan. Alias masih dalam kondisi isolasi mandiri (isoman).

Direktur RSUD dr Koesnadi Bondowoso dr Yus Priatna menerangkan, para relawan tersebut berasal dari rekrutmen harian maupun tenaga dari puskesmas yang diperbantukan ke berbagai unit rumah sakit. “Sejumlah 25 orang itu diperbantukan ke semua unit yang berhubungan dengan Covid-19,” paparnya saat dikonfirmasi.

Tak hanya menambah relawan kesehatan, RSUD Koesnadi juga menambah pasokan tabung oksigen guna mengimbangi jumlah pasien yang terus bertambah. Sebab, diakuinya, untuk menangani pasien saat ini bergantung pada oksigen dan obat yang memadai. “Pasien Covid-19 jumlahnya banyak, ya, persediaan harus banyak. Jadi, harus ada perimbangan antara jumlah pasien dengan jumlah obat dan oksigen,” terangnya.

Dengan kondisi saat ini, ia berharap masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan dengan menghindari kerumunan massa, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan mengurangi mobilitas di luar rumah.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Kebutuhan tenaga kesehatan (nakes) di masa pandemi ini cukup tinggi. Guna menunjang tenaga medis dalam penanganan pasien Covid-19, RSUD dr Koesnadi Bondowoso telah menerima 25 relawan kesehatan. Para relawan tersebut diperbantukan ke semua unit kesehatan yang berhubungan dengan Covid-19.

Para relawan tersebut sangatlah dibutuhkan. Sebab, saat ini banyak tenaga medis di Kota Tape yang terpapar Covid-19 dan sedang dalam proses penyembuhan. Alias masih dalam kondisi isolasi mandiri (isoman).

Direktur RSUD dr Koesnadi Bondowoso dr Yus Priatna menerangkan, para relawan tersebut berasal dari rekrutmen harian maupun tenaga dari puskesmas yang diperbantukan ke berbagai unit rumah sakit. “Sejumlah 25 orang itu diperbantukan ke semua unit yang berhubungan dengan Covid-19,” paparnya saat dikonfirmasi.

Tak hanya menambah relawan kesehatan, RSUD Koesnadi juga menambah pasokan tabung oksigen guna mengimbangi jumlah pasien yang terus bertambah. Sebab, diakuinya, untuk menangani pasien saat ini bergantung pada oksigen dan obat yang memadai. “Pasien Covid-19 jumlahnya banyak, ya, persediaan harus banyak. Jadi, harus ada perimbangan antara jumlah pasien dengan jumlah obat dan oksigen,” terangnya.

Dengan kondisi saat ini, ia berharap masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan dengan menghindari kerumunan massa, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan mengurangi mobilitas di luar rumah.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/