alexametrics
22.9 C
Jember
Sunday, 14 August 2022

Anak Buruh Las Lolos Jadi Polisi

Mobile_AP_Rectangle 1

KONCER, Radar Ijen – Menjadi polisi memang impian bagi sebagian orang. Termasuk bagi para orang tua. Sebagian dari mereka tentu menginginkan anaknya bisa menjadi anggota kepolisian, serta mengabdikan dirinya kepada negara. Hal itu saat ini bukan menjadi mimpi lagi bagi Nurrahman, warga Desa Koncer Darul Aman, Kecamatan Tenggarang.

BACA JUGA : Wujudkan Kota Layak Anak, Jogja Jam Malam untuk Anak

Nurrahman dalam kesehariannya bekerja sebagai buruh las salah satu bengkel di Jalan A Yani, Bondowoso. Namun, nasib baik ternyata berpihak kepada dirinya. Bagaimana tidak, dua anaknya, yakni Andika dan Alvian, berhasil lolos dan terpilih dalam rekrutmen Polri tahun ini. Oleh sebab itu, dia berhak mengikuti pendidikan Polri pada gelombang kedua tahun ini dan gelombang pertama tahun mendatang.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dia pun merasa bersyukur, karena dengan kondisi ekonomi saat ini, anaknya lolos tes Polri. “Tentu sebuah kebanggaan bagi kami orang kecil, bisa jadi polisi,” ucapnya. Sebagai orang tua, Nurrahman juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Polres Bondowoso dan Polda Jatim. Selama proses seleksi serta setiap pengumuman, selalu dilakukan dengan cara daring atau melalui Zoom Meeting. Hal itu dianggap mempermudah dirinya, mengingat penghasilan yang didapat dari menjadi buruh las terbatas.

- Advertisement -

KONCER, Radar Ijen – Menjadi polisi memang impian bagi sebagian orang. Termasuk bagi para orang tua. Sebagian dari mereka tentu menginginkan anaknya bisa menjadi anggota kepolisian, serta mengabdikan dirinya kepada negara. Hal itu saat ini bukan menjadi mimpi lagi bagi Nurrahman, warga Desa Koncer Darul Aman, Kecamatan Tenggarang.

BACA JUGA : Wujudkan Kota Layak Anak, Jogja Jam Malam untuk Anak

Nurrahman dalam kesehariannya bekerja sebagai buruh las salah satu bengkel di Jalan A Yani, Bondowoso. Namun, nasib baik ternyata berpihak kepada dirinya. Bagaimana tidak, dua anaknya, yakni Andika dan Alvian, berhasil lolos dan terpilih dalam rekrutmen Polri tahun ini. Oleh sebab itu, dia berhak mengikuti pendidikan Polri pada gelombang kedua tahun ini dan gelombang pertama tahun mendatang.

Dia pun merasa bersyukur, karena dengan kondisi ekonomi saat ini, anaknya lolos tes Polri. “Tentu sebuah kebanggaan bagi kami orang kecil, bisa jadi polisi,” ucapnya. Sebagai orang tua, Nurrahman juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Polres Bondowoso dan Polda Jatim. Selama proses seleksi serta setiap pengumuman, selalu dilakukan dengan cara daring atau melalui Zoom Meeting. Hal itu dianggap mempermudah dirinya, mengingat penghasilan yang didapat dari menjadi buruh las terbatas.

KONCER, Radar Ijen – Menjadi polisi memang impian bagi sebagian orang. Termasuk bagi para orang tua. Sebagian dari mereka tentu menginginkan anaknya bisa menjadi anggota kepolisian, serta mengabdikan dirinya kepada negara. Hal itu saat ini bukan menjadi mimpi lagi bagi Nurrahman, warga Desa Koncer Darul Aman, Kecamatan Tenggarang.

BACA JUGA : Wujudkan Kota Layak Anak, Jogja Jam Malam untuk Anak

Nurrahman dalam kesehariannya bekerja sebagai buruh las salah satu bengkel di Jalan A Yani, Bondowoso. Namun, nasib baik ternyata berpihak kepada dirinya. Bagaimana tidak, dua anaknya, yakni Andika dan Alvian, berhasil lolos dan terpilih dalam rekrutmen Polri tahun ini. Oleh sebab itu, dia berhak mengikuti pendidikan Polri pada gelombang kedua tahun ini dan gelombang pertama tahun mendatang.

Dia pun merasa bersyukur, karena dengan kondisi ekonomi saat ini, anaknya lolos tes Polri. “Tentu sebuah kebanggaan bagi kami orang kecil, bisa jadi polisi,” ucapnya. Sebagai orang tua, Nurrahman juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Polres Bondowoso dan Polda Jatim. Selama proses seleksi serta setiap pengumuman, selalu dilakukan dengan cara daring atau melalui Zoom Meeting. Hal itu dianggap mempermudah dirinya, mengingat penghasilan yang didapat dari menjadi buruh las terbatas.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/