alexametrics
29.3 C
Jember
Thursday, 19 May 2022

Bahan Baku Tape dari Luar Daerah

Karena Alih Fungsi Lahan dari Singkong Jadi Tanaman Pohon

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Sebutan Kota Tape seakan tidak lepas dari Bondowoso. Pasalnya, kabupaten yang terletak di sisi timur Jatim ini dikenal dengan produk tape legit manis khas yang tidak didapatkan dari daerah lain. Sayangnya, produksi bahan baku utamanya berupa singkong mengalami penurunan dalam beberapa waktu terakhir.

Ketua Komisi II DPRD Bondowoso Andi Hermanto menjelaskan, berkurangnya singkong di Bondowoso erat kaitannya dengan lahan yang biasa ditanami. Saat ini banyak masyarakat yang menggunakan lahan mereka untuk menanam pohon.

Ternyata hal itu juga semakin menyempitkan lahan untuk menanam singkong. “Seperti di daerah Pakem itu, hampir semuanya (lahan, Red) ditanami kayu-kayuan. Padahal dulu asalnya lahan singkong,” ujarnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Secara aturan, hal itu memang sah-sah saja. Mengingat, tidak ada larangan bagi masyarakat untuk menanam pohon di lahan mereka sendiri. Terlebih, para petani ingin mendapatkan hasil lebih dari proses penanaman kayu itu, karena dianggap menjanjikan.

Politisi PDI Perjuangan ini menilai, ternyata ada dampak pada berkurangnya jumlah produksi tape. Walaupun memang ada sebagian produsen tape mengambil singkong dari luar daerah. “Kalau di Bondowoso sendiri sudah tidak ada. Kan memang harus ambil dari luar untuk tetap memproduksi tape,” imbuhnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Sebutan Kota Tape seakan tidak lepas dari Bondowoso. Pasalnya, kabupaten yang terletak di sisi timur Jatim ini dikenal dengan produk tape legit manis khas yang tidak didapatkan dari daerah lain. Sayangnya, produksi bahan baku utamanya berupa singkong mengalami penurunan dalam beberapa waktu terakhir.

Ketua Komisi II DPRD Bondowoso Andi Hermanto menjelaskan, berkurangnya singkong di Bondowoso erat kaitannya dengan lahan yang biasa ditanami. Saat ini banyak masyarakat yang menggunakan lahan mereka untuk menanam pohon.

Ternyata hal itu juga semakin menyempitkan lahan untuk menanam singkong. “Seperti di daerah Pakem itu, hampir semuanya (lahan, Red) ditanami kayu-kayuan. Padahal dulu asalnya lahan singkong,” ujarnya.

Secara aturan, hal itu memang sah-sah saja. Mengingat, tidak ada larangan bagi masyarakat untuk menanam pohon di lahan mereka sendiri. Terlebih, para petani ingin mendapatkan hasil lebih dari proses penanaman kayu itu, karena dianggap menjanjikan.

Politisi PDI Perjuangan ini menilai, ternyata ada dampak pada berkurangnya jumlah produksi tape. Walaupun memang ada sebagian produsen tape mengambil singkong dari luar daerah. “Kalau di Bondowoso sendiri sudah tidak ada. Kan memang harus ambil dari luar untuk tetap memproduksi tape,” imbuhnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Sebutan Kota Tape seakan tidak lepas dari Bondowoso. Pasalnya, kabupaten yang terletak di sisi timur Jatim ini dikenal dengan produk tape legit manis khas yang tidak didapatkan dari daerah lain. Sayangnya, produksi bahan baku utamanya berupa singkong mengalami penurunan dalam beberapa waktu terakhir.

Ketua Komisi II DPRD Bondowoso Andi Hermanto menjelaskan, berkurangnya singkong di Bondowoso erat kaitannya dengan lahan yang biasa ditanami. Saat ini banyak masyarakat yang menggunakan lahan mereka untuk menanam pohon.

Ternyata hal itu juga semakin menyempitkan lahan untuk menanam singkong. “Seperti di daerah Pakem itu, hampir semuanya (lahan, Red) ditanami kayu-kayuan. Padahal dulu asalnya lahan singkong,” ujarnya.

Secara aturan, hal itu memang sah-sah saja. Mengingat, tidak ada larangan bagi masyarakat untuk menanam pohon di lahan mereka sendiri. Terlebih, para petani ingin mendapatkan hasil lebih dari proses penanaman kayu itu, karena dianggap menjanjikan.

Politisi PDI Perjuangan ini menilai, ternyata ada dampak pada berkurangnya jumlah produksi tape. Walaupun memang ada sebagian produsen tape mengambil singkong dari luar daerah. “Kalau di Bondowoso sendiri sudah tidak ada. Kan memang harus ambil dari luar untuk tetap memproduksi tape,” imbuhnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/