alexametrics
23.3 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Prokes Lalai, Pedagang Bazar Belum Tervaksin

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pemkab Bondowoso kembali membuka kesempatan bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memasarkan produk mereka dalam bazar Ramadan di Alun-Alun RBA Ki Ronggo. Sayangnya, syarat untuk pedagang harus sudah vaksin minimal dosis kedua.

Baca Juga : Pria dengan Gelas di Perut Asal Jember Sempat Menolak Dibawa ke RS

Sekretaris Daerah (Sekda) Bondowoso Bambang Soekwanto bersama Kasatpol PP Bondowoso Slamet Yantoko meninjau pelaksanaan bazar Ramadan tersebut. Diketahui terdapat sejumlah pedagang belum tervaksin Covid-19. Slamet Yantoko mengatakan, peninjauan dilakukan tak hanya untuk memastikan bazar tahunan itu berjalan lancar. Namun, memastikan pula para pengunjung tetap menggunakan masker dan telah suntik vaksin di tengah-tengah aktivitas ekonominya saat pandemi.

Mobile_AP_Rectangle 2

Walau tujuan bazar untuk menggairahkan ekonomi, namun tetap mensyaratkan para pedagang maupun penjaga lapak telah mengikuti vaksinasi. “Jadi, pedagang di sini disyaratkan harus vaksin minimal dua kali. Bagi yang belum vaksin, kami bawa ke posko vaksin di Paseban,” katanya.

Tak hanya itu, pihaknya juga meminta para pedagang dan pengunjung tetap menggunakan masker. Sebab, dalam peninjauan tersebut, dia masih menemukan sejumlah pedagang yang tidak menggunakan masker, walaupun mereka membawanya. “Beberapa masih lalai maskernya dibuka, tapi membawa masker,” ujarnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pemkab Bondowoso kembali membuka kesempatan bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memasarkan produk mereka dalam bazar Ramadan di Alun-Alun RBA Ki Ronggo. Sayangnya, syarat untuk pedagang harus sudah vaksin minimal dosis kedua.

Baca Juga : Pria dengan Gelas di Perut Asal Jember Sempat Menolak Dibawa ke RS

Sekretaris Daerah (Sekda) Bondowoso Bambang Soekwanto bersama Kasatpol PP Bondowoso Slamet Yantoko meninjau pelaksanaan bazar Ramadan tersebut. Diketahui terdapat sejumlah pedagang belum tervaksin Covid-19. Slamet Yantoko mengatakan, peninjauan dilakukan tak hanya untuk memastikan bazar tahunan itu berjalan lancar. Namun, memastikan pula para pengunjung tetap menggunakan masker dan telah suntik vaksin di tengah-tengah aktivitas ekonominya saat pandemi.

Walau tujuan bazar untuk menggairahkan ekonomi, namun tetap mensyaratkan para pedagang maupun penjaga lapak telah mengikuti vaksinasi. “Jadi, pedagang di sini disyaratkan harus vaksin minimal dua kali. Bagi yang belum vaksin, kami bawa ke posko vaksin di Paseban,” katanya.

Tak hanya itu, pihaknya juga meminta para pedagang dan pengunjung tetap menggunakan masker. Sebab, dalam peninjauan tersebut, dia masih menemukan sejumlah pedagang yang tidak menggunakan masker, walaupun mereka membawanya. “Beberapa masih lalai maskernya dibuka, tapi membawa masker,” ujarnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pemkab Bondowoso kembali membuka kesempatan bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memasarkan produk mereka dalam bazar Ramadan di Alun-Alun RBA Ki Ronggo. Sayangnya, syarat untuk pedagang harus sudah vaksin minimal dosis kedua.

Baca Juga : Pria dengan Gelas di Perut Asal Jember Sempat Menolak Dibawa ke RS

Sekretaris Daerah (Sekda) Bondowoso Bambang Soekwanto bersama Kasatpol PP Bondowoso Slamet Yantoko meninjau pelaksanaan bazar Ramadan tersebut. Diketahui terdapat sejumlah pedagang belum tervaksin Covid-19. Slamet Yantoko mengatakan, peninjauan dilakukan tak hanya untuk memastikan bazar tahunan itu berjalan lancar. Namun, memastikan pula para pengunjung tetap menggunakan masker dan telah suntik vaksin di tengah-tengah aktivitas ekonominya saat pandemi.

Walau tujuan bazar untuk menggairahkan ekonomi, namun tetap mensyaratkan para pedagang maupun penjaga lapak telah mengikuti vaksinasi. “Jadi, pedagang di sini disyaratkan harus vaksin minimal dua kali. Bagi yang belum vaksin, kami bawa ke posko vaksin di Paseban,” katanya.

Tak hanya itu, pihaknya juga meminta para pedagang dan pengunjung tetap menggunakan masker. Sebab, dalam peninjauan tersebut, dia masih menemukan sejumlah pedagang yang tidak menggunakan masker, walaupun mereka membawanya. “Beberapa masih lalai maskernya dibuka, tapi membawa masker,” ujarnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/