alexametrics
28 C
Jember
Thursday, 18 August 2022

Dinkes Jatim Pasok Tambahan Tabung Oksigen untuk RSU dr Koesnadi

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Ketersediaan tabung oksigen di RSUD dr Koesnadi akhirnya mengalami penambahan. Ini setelah Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur mengirim bantuan 25 tabung oksigen untuk rumah sakit. Bantuan tabung seharga Rp 4,5 juta per unit tersebut diterima langsung, kemarin (4/8) pagi sekitar pukul 04.30 WIB.

Plt Direktur RSU dr Koesnadi Bondowoso dr Yus Priatna menerangkan, sebelum ini pihaknya memang mengajukan bantuan tabung oksigen kepada Pemprov Jatim. Selain 25 unit tabung oksigen, RSU dr Koesnadi juga mendapat bantuan berupa oxygen concentrator sebanyak sepuluh unit. “Jadi, pengajuan kami beberapa item, yang dipenuhi sudah dua,” katanya saat dikonfirmasi, kemarin (4/8).

Pria yang akrab disapa Dokter Yus ini menambahkan, bantuan oksigen tersebut hanya khusus digunakan untuk RSU dr Koesnadi sesuai dengan berita bantuan serah terimanya. Penggunaannya bergantung pada kebutuhan atau pemakaian oksigen untuk pasien positif Covid-19. “Dikirim pakai truk kontainer tertutup karena bahaya, kan barangnya mudah meledak,” lanjutnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dia menerangkan, oksigen ukuran 6 meter kubik dapat digunakan hingga dua jam untuk ventilator. Namun, jika menggunakan masker, oksigen dapat dipakai hingga enam jam. “Kalau pakai nasal oksigen, dua sampai tiga hari,” bebernya.

Ke depan, Yus mengatakan akan selalu mengajukan kebutuhan medis kepada pemerintah. Adapun tabung yang telah diterima atau dimiliki saat ini, pihak rumah sakit melakukan jemput bola guna mengisi oksigen di PT Samator Gas Industri yang berada di Kabupaten Jember.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Ketersediaan tabung oksigen di RSUD dr Koesnadi akhirnya mengalami penambahan. Ini setelah Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur mengirim bantuan 25 tabung oksigen untuk rumah sakit. Bantuan tabung seharga Rp 4,5 juta per unit tersebut diterima langsung, kemarin (4/8) pagi sekitar pukul 04.30 WIB.

Plt Direktur RSU dr Koesnadi Bondowoso dr Yus Priatna menerangkan, sebelum ini pihaknya memang mengajukan bantuan tabung oksigen kepada Pemprov Jatim. Selain 25 unit tabung oksigen, RSU dr Koesnadi juga mendapat bantuan berupa oxygen concentrator sebanyak sepuluh unit. “Jadi, pengajuan kami beberapa item, yang dipenuhi sudah dua,” katanya saat dikonfirmasi, kemarin (4/8).

Pria yang akrab disapa Dokter Yus ini menambahkan, bantuan oksigen tersebut hanya khusus digunakan untuk RSU dr Koesnadi sesuai dengan berita bantuan serah terimanya. Penggunaannya bergantung pada kebutuhan atau pemakaian oksigen untuk pasien positif Covid-19. “Dikirim pakai truk kontainer tertutup karena bahaya, kan barangnya mudah meledak,” lanjutnya.

Dia menerangkan, oksigen ukuran 6 meter kubik dapat digunakan hingga dua jam untuk ventilator. Namun, jika menggunakan masker, oksigen dapat dipakai hingga enam jam. “Kalau pakai nasal oksigen, dua sampai tiga hari,” bebernya.

Ke depan, Yus mengatakan akan selalu mengajukan kebutuhan medis kepada pemerintah. Adapun tabung yang telah diterima atau dimiliki saat ini, pihak rumah sakit melakukan jemput bola guna mengisi oksigen di PT Samator Gas Industri yang berada di Kabupaten Jember.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Ketersediaan tabung oksigen di RSUD dr Koesnadi akhirnya mengalami penambahan. Ini setelah Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur mengirim bantuan 25 tabung oksigen untuk rumah sakit. Bantuan tabung seharga Rp 4,5 juta per unit tersebut diterima langsung, kemarin (4/8) pagi sekitar pukul 04.30 WIB.

Plt Direktur RSU dr Koesnadi Bondowoso dr Yus Priatna menerangkan, sebelum ini pihaknya memang mengajukan bantuan tabung oksigen kepada Pemprov Jatim. Selain 25 unit tabung oksigen, RSU dr Koesnadi juga mendapat bantuan berupa oxygen concentrator sebanyak sepuluh unit. “Jadi, pengajuan kami beberapa item, yang dipenuhi sudah dua,” katanya saat dikonfirmasi, kemarin (4/8).

Pria yang akrab disapa Dokter Yus ini menambahkan, bantuan oksigen tersebut hanya khusus digunakan untuk RSU dr Koesnadi sesuai dengan berita bantuan serah terimanya. Penggunaannya bergantung pada kebutuhan atau pemakaian oksigen untuk pasien positif Covid-19. “Dikirim pakai truk kontainer tertutup karena bahaya, kan barangnya mudah meledak,” lanjutnya.

Dia menerangkan, oksigen ukuran 6 meter kubik dapat digunakan hingga dua jam untuk ventilator. Namun, jika menggunakan masker, oksigen dapat dipakai hingga enam jam. “Kalau pakai nasal oksigen, dua sampai tiga hari,” bebernya.

Ke depan, Yus mengatakan akan selalu mengajukan kebutuhan medis kepada pemerintah. Adapun tabung yang telah diterima atau dimiliki saat ini, pihak rumah sakit melakukan jemput bola guna mengisi oksigen di PT Samator Gas Industri yang berada di Kabupaten Jember.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/