alexametrics
21.6 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Kini Bisa Cetak Adminduk di Desa

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) di Bondowoso kini bakal semakin mudah. Salah satunya dengan menerapkan pelayanan secara digital mulai di tingkat desa/kelurahan hingga kecamatan. Hal tersebut disampaikan dalam sosialisasi yang dilakukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Bondowoso, kemarin (1/7).

Dalam diskusi bertajuk “Mengawal Pelayanan Online Adminduk” di Sabha Bina Praja I itu, Sekretaris Dispendukcapil Bondowoso Priyono Hadi Siswanti mengatakan bahwa pelayanan daring adalah pelayanan yang tidak mengharuskan bertemunya pemberi pelayanan dan yang dilayani. Tujuannya agar tidak terjadi kerumunan dalam pelayanan. Apalagi di tengah pandemi seperti saat ini. Menjaga jarak dan menghindari kerumunan merupakan sebagian dari protokol kesehatan. Selain itu, hal tersebut juga bertujuan untuk memberikan kemudahan dalam pelayanan kepada masyarakat.

Disebutkan, untuk saat ini berbagai pelayan sudah mulai berjalan secara daring. Salah satunya seperti pembuatan KTP lewat WhatsApp. Yang terbaru yakni aplikasi Sistem Administrasi Informasi Desa (SAID) yang dioperatori oleh pihak desa untuk urusan adminduk. “Jadi, ada fasilitator adminduk desa yang mengoperasikan aplikasi itu,” jelasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Walaupun demikian, saat ini belum semua desa menggunakan aplikasi ini. Hanya ada sekitar 43 desa yang sudah aktif dalam penggunaannya. Ke depan, seluruh desa ditargetkan bisa menggunakan aplikasi satu ini, sehingga pelayanan adminduk akan lebih dekat dan lebih mudah.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) di Bondowoso kini bakal semakin mudah. Salah satunya dengan menerapkan pelayanan secara digital mulai di tingkat desa/kelurahan hingga kecamatan. Hal tersebut disampaikan dalam sosialisasi yang dilakukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Bondowoso, kemarin (1/7).

Dalam diskusi bertajuk “Mengawal Pelayanan Online Adminduk” di Sabha Bina Praja I itu, Sekretaris Dispendukcapil Bondowoso Priyono Hadi Siswanti mengatakan bahwa pelayanan daring adalah pelayanan yang tidak mengharuskan bertemunya pemberi pelayanan dan yang dilayani. Tujuannya agar tidak terjadi kerumunan dalam pelayanan. Apalagi di tengah pandemi seperti saat ini. Menjaga jarak dan menghindari kerumunan merupakan sebagian dari protokol kesehatan. Selain itu, hal tersebut juga bertujuan untuk memberikan kemudahan dalam pelayanan kepada masyarakat.

Disebutkan, untuk saat ini berbagai pelayan sudah mulai berjalan secara daring. Salah satunya seperti pembuatan KTP lewat WhatsApp. Yang terbaru yakni aplikasi Sistem Administrasi Informasi Desa (SAID) yang dioperatori oleh pihak desa untuk urusan adminduk. “Jadi, ada fasilitator adminduk desa yang mengoperasikan aplikasi itu,” jelasnya.

Walaupun demikian, saat ini belum semua desa menggunakan aplikasi ini. Hanya ada sekitar 43 desa yang sudah aktif dalam penggunaannya. Ke depan, seluruh desa ditargetkan bisa menggunakan aplikasi satu ini, sehingga pelayanan adminduk akan lebih dekat dan lebih mudah.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) di Bondowoso kini bakal semakin mudah. Salah satunya dengan menerapkan pelayanan secara digital mulai di tingkat desa/kelurahan hingga kecamatan. Hal tersebut disampaikan dalam sosialisasi yang dilakukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Bondowoso, kemarin (1/7).

Dalam diskusi bertajuk “Mengawal Pelayanan Online Adminduk” di Sabha Bina Praja I itu, Sekretaris Dispendukcapil Bondowoso Priyono Hadi Siswanti mengatakan bahwa pelayanan daring adalah pelayanan yang tidak mengharuskan bertemunya pemberi pelayanan dan yang dilayani. Tujuannya agar tidak terjadi kerumunan dalam pelayanan. Apalagi di tengah pandemi seperti saat ini. Menjaga jarak dan menghindari kerumunan merupakan sebagian dari protokol kesehatan. Selain itu, hal tersebut juga bertujuan untuk memberikan kemudahan dalam pelayanan kepada masyarakat.

Disebutkan, untuk saat ini berbagai pelayan sudah mulai berjalan secara daring. Salah satunya seperti pembuatan KTP lewat WhatsApp. Yang terbaru yakni aplikasi Sistem Administrasi Informasi Desa (SAID) yang dioperatori oleh pihak desa untuk urusan adminduk. “Jadi, ada fasilitator adminduk desa yang mengoperasikan aplikasi itu,” jelasnya.

Walaupun demikian, saat ini belum semua desa menggunakan aplikasi ini. Hanya ada sekitar 43 desa yang sudah aktif dalam penggunaannya. Ke depan, seluruh desa ditargetkan bisa menggunakan aplikasi satu ini, sehingga pelayanan adminduk akan lebih dekat dan lebih mudah.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/