alexametrics
28.7 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Ditemukan Mamin Kedaluwarsa di Toko Modern

Tanggal Konsumsi dan Izin Expired

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Tim Koordinasi Pengawasan dan Pembinaan Bahan Kefarmasian dan Pangan Olahan melakukan inspeksi mendadak (sidak) makanan dan minuman (mamin), kemarin. Sasarannya sejumlah pasar dan toko modern.

Di beberapa tempat masih ditemukan mamin yang tidak memiliki izin produksi pangan industri rumah tangga (PIRT). Atau ada izinnya, tetapi sudah tidak berlaku. Selain itu, ada juga mamin yang tidak mencantumkan tanggal kedaluwarsa, serta ada kemasan yang bermasalah, baik terbuka ataupun rusak. Pun dengan kedaluwarsa, masih ditemukan sejumlah produk yang sudah kedaluwarsa tanggal konsumsinya, namun tetap dipajang.

Kepala Dinas Kesehatan dr Mohammad Imron mengatakan, kegiatan sidak merupakan kegiatan rutin setiap Ramadan. Tujuannya untuk memastikan mamin yang dijual baik dan aman dikonsumsi masyarakat. “Untuk memastikan mamin aman, kami melakukan pemeriksaan terhadap beberapa hal. Baik produk pabrikan ataupun produk yang dibuat oleh industri rumah tangga akan diperiksa apakah produk tersebut sudah memiliki izin PIRT atau belum,” jelasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Selain itu, tanggal kedaluwarsa dan kemasan apakah baik atau rusak, menjadi objek pemeriksaan. Ketika tidak memenuhi persyaratan, baik dari sisi keamanan pangan maupun kualitasnya, maka akan disampaikan dan dilakukan evaluasi serta pembinaan. Khususnya bagi produk UMKM yang belum memiliki PIRT, akan diikutkan pelatihan keamanan pangan yang ada di Dinkes Bondowoso.

“Jadi, sidak ini tujuannya adalah pembinaan. Tidak dalam rangka mengeksekusi, kemudian kami salah-salahkan. Karena sebagian besar banyak produk itu titipan walaupun juga ada beberapa yang dibeli sendiri,” imbuhnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Tim Koordinasi Pengawasan dan Pembinaan Bahan Kefarmasian dan Pangan Olahan melakukan inspeksi mendadak (sidak) makanan dan minuman (mamin), kemarin. Sasarannya sejumlah pasar dan toko modern.

Di beberapa tempat masih ditemukan mamin yang tidak memiliki izin produksi pangan industri rumah tangga (PIRT). Atau ada izinnya, tetapi sudah tidak berlaku. Selain itu, ada juga mamin yang tidak mencantumkan tanggal kedaluwarsa, serta ada kemasan yang bermasalah, baik terbuka ataupun rusak. Pun dengan kedaluwarsa, masih ditemukan sejumlah produk yang sudah kedaluwarsa tanggal konsumsinya, namun tetap dipajang.

Kepala Dinas Kesehatan dr Mohammad Imron mengatakan, kegiatan sidak merupakan kegiatan rutin setiap Ramadan. Tujuannya untuk memastikan mamin yang dijual baik dan aman dikonsumsi masyarakat. “Untuk memastikan mamin aman, kami melakukan pemeriksaan terhadap beberapa hal. Baik produk pabrikan ataupun produk yang dibuat oleh industri rumah tangga akan diperiksa apakah produk tersebut sudah memiliki izin PIRT atau belum,” jelasnya.

Selain itu, tanggal kedaluwarsa dan kemasan apakah baik atau rusak, menjadi objek pemeriksaan. Ketika tidak memenuhi persyaratan, baik dari sisi keamanan pangan maupun kualitasnya, maka akan disampaikan dan dilakukan evaluasi serta pembinaan. Khususnya bagi produk UMKM yang belum memiliki PIRT, akan diikutkan pelatihan keamanan pangan yang ada di Dinkes Bondowoso.

“Jadi, sidak ini tujuannya adalah pembinaan. Tidak dalam rangka mengeksekusi, kemudian kami salah-salahkan. Karena sebagian besar banyak produk itu titipan walaupun juga ada beberapa yang dibeli sendiri,” imbuhnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Tim Koordinasi Pengawasan dan Pembinaan Bahan Kefarmasian dan Pangan Olahan melakukan inspeksi mendadak (sidak) makanan dan minuman (mamin), kemarin. Sasarannya sejumlah pasar dan toko modern.

Di beberapa tempat masih ditemukan mamin yang tidak memiliki izin produksi pangan industri rumah tangga (PIRT). Atau ada izinnya, tetapi sudah tidak berlaku. Selain itu, ada juga mamin yang tidak mencantumkan tanggal kedaluwarsa, serta ada kemasan yang bermasalah, baik terbuka ataupun rusak. Pun dengan kedaluwarsa, masih ditemukan sejumlah produk yang sudah kedaluwarsa tanggal konsumsinya, namun tetap dipajang.

Kepala Dinas Kesehatan dr Mohammad Imron mengatakan, kegiatan sidak merupakan kegiatan rutin setiap Ramadan. Tujuannya untuk memastikan mamin yang dijual baik dan aman dikonsumsi masyarakat. “Untuk memastikan mamin aman, kami melakukan pemeriksaan terhadap beberapa hal. Baik produk pabrikan ataupun produk yang dibuat oleh industri rumah tangga akan diperiksa apakah produk tersebut sudah memiliki izin PIRT atau belum,” jelasnya.

Selain itu, tanggal kedaluwarsa dan kemasan apakah baik atau rusak, menjadi objek pemeriksaan. Ketika tidak memenuhi persyaratan, baik dari sisi keamanan pangan maupun kualitasnya, maka akan disampaikan dan dilakukan evaluasi serta pembinaan. Khususnya bagi produk UMKM yang belum memiliki PIRT, akan diikutkan pelatihan keamanan pangan yang ada di Dinkes Bondowoso.

“Jadi, sidak ini tujuannya adalah pembinaan. Tidak dalam rangka mengeksekusi, kemudian kami salah-salahkan. Karena sebagian besar banyak produk itu titipan walaupun juga ada beberapa yang dibeli sendiri,” imbuhnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/