alexametrics
23.3 C
Jember
Tuesday, 17 May 2022

Ramadan, Satgas Akan Lakukan Penyekatan

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Situasi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bondowoso sudah menurun, bahkan hampir memasuki zona hijau. Walau demikian, saat bulan Ramadan nanti tetap akan dilakukan penyekatan di berbagai titik. Siapa pun yang akan memasuki wilayah Bondowoso akan dilakukan pengecekan kesehatan yang ketat.

Adi Sunaryadi, Plt Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso, menyampaikan, saat memasuki bulan puasa, akan ada penyekatan di berbagai wilayah Bondowoso. Khususnya di pintu-pintu masuk kawasan kota. Hal itu dilakukan oleh pihak Polri, satpol PP, dan BPBD.

Dijelaskan, setiap orang yang akan memasuki wilayah Bondowoso harus mendapat sterilisasi terlebih dahulu. Berupa pengecekan penerapan protokol kesehatan, utamanya penggunaan masker. Juga pengecekan kondisi kesehatan. “Orang yang mau masuk wilayah Bondowoso akan diperiksa secara ketat penggunaan maskernya,” tegas Adi.

Mobile_AP_Rectangle 2

Hal tersebut untuk mengantisipasi melonjaknya kembali kasus penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bondowoso. Sementara, hingga saat ini tinggal beberapa kecamatan saja yang masih masuk dalam zona kuning.

Selain itu, ketika masuk pada bulan puasa, biasanya akan muncul juga para pedagang kaki lima dadakan, penjual takjil, bazar, dan sebagainya. Menurutnya mereka juga harus tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. “Kalau dia harus membuka lapak, maka di depannya harus ada tempat cuci tangan dan peringatan wajib menggunakan masker,” paparnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Situasi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bondowoso sudah menurun, bahkan hampir memasuki zona hijau. Walau demikian, saat bulan Ramadan nanti tetap akan dilakukan penyekatan di berbagai titik. Siapa pun yang akan memasuki wilayah Bondowoso akan dilakukan pengecekan kesehatan yang ketat.

Adi Sunaryadi, Plt Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso, menyampaikan, saat memasuki bulan puasa, akan ada penyekatan di berbagai wilayah Bondowoso. Khususnya di pintu-pintu masuk kawasan kota. Hal itu dilakukan oleh pihak Polri, satpol PP, dan BPBD.

Dijelaskan, setiap orang yang akan memasuki wilayah Bondowoso harus mendapat sterilisasi terlebih dahulu. Berupa pengecekan penerapan protokol kesehatan, utamanya penggunaan masker. Juga pengecekan kondisi kesehatan. “Orang yang mau masuk wilayah Bondowoso akan diperiksa secara ketat penggunaan maskernya,” tegas Adi.

Hal tersebut untuk mengantisipasi melonjaknya kembali kasus penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bondowoso. Sementara, hingga saat ini tinggal beberapa kecamatan saja yang masih masuk dalam zona kuning.

Selain itu, ketika masuk pada bulan puasa, biasanya akan muncul juga para pedagang kaki lima dadakan, penjual takjil, bazar, dan sebagainya. Menurutnya mereka juga harus tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. “Kalau dia harus membuka lapak, maka di depannya harus ada tempat cuci tangan dan peringatan wajib menggunakan masker,” paparnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Situasi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bondowoso sudah menurun, bahkan hampir memasuki zona hijau. Walau demikian, saat bulan Ramadan nanti tetap akan dilakukan penyekatan di berbagai titik. Siapa pun yang akan memasuki wilayah Bondowoso akan dilakukan pengecekan kesehatan yang ketat.

Adi Sunaryadi, Plt Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso, menyampaikan, saat memasuki bulan puasa, akan ada penyekatan di berbagai wilayah Bondowoso. Khususnya di pintu-pintu masuk kawasan kota. Hal itu dilakukan oleh pihak Polri, satpol PP, dan BPBD.

Dijelaskan, setiap orang yang akan memasuki wilayah Bondowoso harus mendapat sterilisasi terlebih dahulu. Berupa pengecekan penerapan protokol kesehatan, utamanya penggunaan masker. Juga pengecekan kondisi kesehatan. “Orang yang mau masuk wilayah Bondowoso akan diperiksa secara ketat penggunaan maskernya,” tegas Adi.

Hal tersebut untuk mengantisipasi melonjaknya kembali kasus penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bondowoso. Sementara, hingga saat ini tinggal beberapa kecamatan saja yang masih masuk dalam zona kuning.

Selain itu, ketika masuk pada bulan puasa, biasanya akan muncul juga para pedagang kaki lima dadakan, penjual takjil, bazar, dan sebagainya. Menurutnya mereka juga harus tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. “Kalau dia harus membuka lapak, maka di depannya harus ada tempat cuci tangan dan peringatan wajib menggunakan masker,” paparnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/