alexametrics
23.8 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

Polemik Honor TP2D Makin Meruncing

Pansus Anggap Eksekutif Melakukan Pembangkangan

Mobile_AP_Rectangle 1

TENGGARANG, Radar Ijen – Panitia Khusus (Pansus) DPRD terkait pencairan anggaran Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) masih belum beres. Pihak legislatif kembali mengundang sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Bondowoso. Makin lama, polemik ini makin meruncing.

Pansus DPRD tercatat sudah mengundang dua kali beberapa OPD untuk dimintai keterangan, terkait pencairan honor TP2D dalam APBD tahun anggaran (TA) 2021 lalu. Kemarin, ada tiga pihak yang diundang. Mereka adalah Inspektorat, Bagian Hukum Sekretariat Pemkab Bondowoso, serta Bagian Administrasi Pembangunan dan Keuangan (APK) Pemkab Bondowoso.

Hal itu dibenarkan oleh Ali Mansur, Wakil Ketua Pansus TP2D, kepada Jawa Pos Radar Ijen, kemarin. Bahkan, untuk Bagian APK sudah memenuhi undangan yang kedua kalinya dalam pansus tersebut. Tanggal 17 Februari lalu, APK bersama Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (BP4D) Kabupaten Bondowoso sudah memenuhi undangan pansus TP2D.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Untuk APK ini menjadi undangan yang kedua. Karena menurut rekan-rekan pansus ada yang perlu dimintai keterangan lagi, jadi kami undang kembali. Sementara itu, untuk Pj Sekda Soekaryo tadi (kemarin, Red) sudah kami undang, tetapi masih berhalangan hadir,” ungkap Ali Mansur.

Politisi PKB ini menyebut bahwa pihaknya bakal mengagendakan kembali untuk undangan bagi Pj Sekda dalam agenda selanjutnya. Sebab, Pj Sekda menjadi salah satu pihak yang tak menerima honor TP2D, kemarin.

- Advertisement -

TENGGARANG, Radar Ijen – Panitia Khusus (Pansus) DPRD terkait pencairan anggaran Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) masih belum beres. Pihak legislatif kembali mengundang sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Bondowoso. Makin lama, polemik ini makin meruncing.

Pansus DPRD tercatat sudah mengundang dua kali beberapa OPD untuk dimintai keterangan, terkait pencairan honor TP2D dalam APBD tahun anggaran (TA) 2021 lalu. Kemarin, ada tiga pihak yang diundang. Mereka adalah Inspektorat, Bagian Hukum Sekretariat Pemkab Bondowoso, serta Bagian Administrasi Pembangunan dan Keuangan (APK) Pemkab Bondowoso.

Hal itu dibenarkan oleh Ali Mansur, Wakil Ketua Pansus TP2D, kepada Jawa Pos Radar Ijen, kemarin. Bahkan, untuk Bagian APK sudah memenuhi undangan yang kedua kalinya dalam pansus tersebut. Tanggal 17 Februari lalu, APK bersama Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (BP4D) Kabupaten Bondowoso sudah memenuhi undangan pansus TP2D.

“Untuk APK ini menjadi undangan yang kedua. Karena menurut rekan-rekan pansus ada yang perlu dimintai keterangan lagi, jadi kami undang kembali. Sementara itu, untuk Pj Sekda Soekaryo tadi (kemarin, Red) sudah kami undang, tetapi masih berhalangan hadir,” ungkap Ali Mansur.

Politisi PKB ini menyebut bahwa pihaknya bakal mengagendakan kembali untuk undangan bagi Pj Sekda dalam agenda selanjutnya. Sebab, Pj Sekda menjadi salah satu pihak yang tak menerima honor TP2D, kemarin.

TENGGARANG, Radar Ijen – Panitia Khusus (Pansus) DPRD terkait pencairan anggaran Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) masih belum beres. Pihak legislatif kembali mengundang sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Bondowoso. Makin lama, polemik ini makin meruncing.

Pansus DPRD tercatat sudah mengundang dua kali beberapa OPD untuk dimintai keterangan, terkait pencairan honor TP2D dalam APBD tahun anggaran (TA) 2021 lalu. Kemarin, ada tiga pihak yang diundang. Mereka adalah Inspektorat, Bagian Hukum Sekretariat Pemkab Bondowoso, serta Bagian Administrasi Pembangunan dan Keuangan (APK) Pemkab Bondowoso.

Hal itu dibenarkan oleh Ali Mansur, Wakil Ketua Pansus TP2D, kepada Jawa Pos Radar Ijen, kemarin. Bahkan, untuk Bagian APK sudah memenuhi undangan yang kedua kalinya dalam pansus tersebut. Tanggal 17 Februari lalu, APK bersama Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (BP4D) Kabupaten Bondowoso sudah memenuhi undangan pansus TP2D.

“Untuk APK ini menjadi undangan yang kedua. Karena menurut rekan-rekan pansus ada yang perlu dimintai keterangan lagi, jadi kami undang kembali. Sementara itu, untuk Pj Sekda Soekaryo tadi (kemarin, Red) sudah kami undang, tetapi masih berhalangan hadir,” ungkap Ali Mansur.

Politisi PKB ini menyebut bahwa pihaknya bakal mengagendakan kembali untuk undangan bagi Pj Sekda dalam agenda selanjutnya. Sebab, Pj Sekda menjadi salah satu pihak yang tak menerima honor TP2D, kemarin.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/