alexametrics
30.1 C
Jember
Friday, 27 May 2022

Warga Sekitar Masih Mengeluh Belum Kantongi Dokumen Lingkungan Hidup

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Limbah pabrik dari PT Bonindo yang mengalir di Dusun Daringan, Desa Pekauman, Kecamatan Grujugan, belum teratasi. Warga sekitar pabrik masih merasakan bau menyengat dari aliran limbah itu tiap harinya.

Ali Rohbini, salah seorang warga desa, meminta pihak pabrik segera mengambil tindakan tegas dan menangani kondisi tersebut. Sebenarnya, kata dia, Bupati Bondowoso telah memberikan teguran dengan bersurat ke pihak pabrik. Bahkan, dia mengaku juga mengantongi surat tersebut.

“Menurut isi surat itu, pabrik kertas itu hanya diberi waktu tujuh hari kerja. Kalau dalam tujuh hari tidak memperbaiki saluran limbah, tetap bau dan berwarna hitam, maka saluran limbah akan ditutup,” jelas dia.

Mobile_AP_Rectangle 2

Namun, sampai saat ini, kata dia, kondisinya masih mencemari lingkungan dan mengganggu warga. “Malah baunya tambah menjadi-jadi,” imbuhnya.

Dia berharap hal ini segera mendapatkan solusi yang baik. Sehingga keberadaan pabrik tak lagi merugikan warga. “Mohon dengan hormat agar ditangani dengan serius, Pak Bupati,” imbuhnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Limbah pabrik dari PT Bonindo yang mengalir di Dusun Daringan, Desa Pekauman, Kecamatan Grujugan, belum teratasi. Warga sekitar pabrik masih merasakan bau menyengat dari aliran limbah itu tiap harinya.

Ali Rohbini, salah seorang warga desa, meminta pihak pabrik segera mengambil tindakan tegas dan menangani kondisi tersebut. Sebenarnya, kata dia, Bupati Bondowoso telah memberikan teguran dengan bersurat ke pihak pabrik. Bahkan, dia mengaku juga mengantongi surat tersebut.

“Menurut isi surat itu, pabrik kertas itu hanya diberi waktu tujuh hari kerja. Kalau dalam tujuh hari tidak memperbaiki saluran limbah, tetap bau dan berwarna hitam, maka saluran limbah akan ditutup,” jelas dia.

Namun, sampai saat ini, kata dia, kondisinya masih mencemari lingkungan dan mengganggu warga. “Malah baunya tambah menjadi-jadi,” imbuhnya.

Dia berharap hal ini segera mendapatkan solusi yang baik. Sehingga keberadaan pabrik tak lagi merugikan warga. “Mohon dengan hormat agar ditangani dengan serius, Pak Bupati,” imbuhnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Limbah pabrik dari PT Bonindo yang mengalir di Dusun Daringan, Desa Pekauman, Kecamatan Grujugan, belum teratasi. Warga sekitar pabrik masih merasakan bau menyengat dari aliran limbah itu tiap harinya.

Ali Rohbini, salah seorang warga desa, meminta pihak pabrik segera mengambil tindakan tegas dan menangani kondisi tersebut. Sebenarnya, kata dia, Bupati Bondowoso telah memberikan teguran dengan bersurat ke pihak pabrik. Bahkan, dia mengaku juga mengantongi surat tersebut.

“Menurut isi surat itu, pabrik kertas itu hanya diberi waktu tujuh hari kerja. Kalau dalam tujuh hari tidak memperbaiki saluran limbah, tetap bau dan berwarna hitam, maka saluran limbah akan ditutup,” jelas dia.

Namun, sampai saat ini, kata dia, kondisinya masih mencemari lingkungan dan mengganggu warga. “Malah baunya tambah menjadi-jadi,” imbuhnya.

Dia berharap hal ini segera mendapatkan solusi yang baik. Sehingga keberadaan pabrik tak lagi merugikan warga. “Mohon dengan hormat agar ditangani dengan serius, Pak Bupati,” imbuhnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/