alexametrics
23.5 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Petakan Rute Maskuning Kulon Lagi

Bagi Banyak Rute, Sesuaikan Pengunjung

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Desa Maskuning Kulon yang berada di Kecamatan Pujer ini menjadi salah satu situs jujukan dalam Ijen Geopark Bondowoso. Situs megalitikum Maskuning Kulon ditetapkan menjadi salah satu dari lima situs di culture site Ijen Geopark.

Sebelumnya, tim ahli budaya Ijen Geopark bersama Tim Sejarah dan Purbakala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bondowoso sudah menyurvei dan memetakan rute puluhan batu dolmen. Sebab, Desa Maskuning Kulon menjadi pusat megalitikum dalam satu kompleks wilayah.

Namun, rute pengunjung untuk dapat menjelajah batu dolmen itu disurvei ulang. Menurut Tantri Raras Ayuningtyas, anggota tim ahli budaya Ijen Geopark Bondowoso, pihaknya membagi beberapa rute dan disesuaikan dengan pengunjung.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Rute atau trek yang ada di Desa Maskuning Kulon sudah kami petakan lagi. Dibagi menjadi beberapa rute dan menyesuaikan pengunjungnya,” ungkap Tantri.

Bahkan, beberapa hari lalu, rute untuk mencapai sejumlah batu dolmen sudah dijelajahi oleh belasan guru sekolah. “Hari ini (kemarin, Red), sudah diuji coba dengan school to geopark,” beber Tantri.

Dia menambahkan, perubahan rute itu tak terlalu signifikan. “Cuma menambahkan beberapa geotrail disesuaikan dengan kebutuhan jenjang pendidikan yang akan mengunjungi,” ucapnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Desa Maskuning Kulon yang berada di Kecamatan Pujer ini menjadi salah satu situs jujukan dalam Ijen Geopark Bondowoso. Situs megalitikum Maskuning Kulon ditetapkan menjadi salah satu dari lima situs di culture site Ijen Geopark.

Sebelumnya, tim ahli budaya Ijen Geopark bersama Tim Sejarah dan Purbakala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bondowoso sudah menyurvei dan memetakan rute puluhan batu dolmen. Sebab, Desa Maskuning Kulon menjadi pusat megalitikum dalam satu kompleks wilayah.

Namun, rute pengunjung untuk dapat menjelajah batu dolmen itu disurvei ulang. Menurut Tantri Raras Ayuningtyas, anggota tim ahli budaya Ijen Geopark Bondowoso, pihaknya membagi beberapa rute dan disesuaikan dengan pengunjung.

“Rute atau trek yang ada di Desa Maskuning Kulon sudah kami petakan lagi. Dibagi menjadi beberapa rute dan menyesuaikan pengunjungnya,” ungkap Tantri.

Bahkan, beberapa hari lalu, rute untuk mencapai sejumlah batu dolmen sudah dijelajahi oleh belasan guru sekolah. “Hari ini (kemarin, Red), sudah diuji coba dengan school to geopark,” beber Tantri.

Dia menambahkan, perubahan rute itu tak terlalu signifikan. “Cuma menambahkan beberapa geotrail disesuaikan dengan kebutuhan jenjang pendidikan yang akan mengunjungi,” ucapnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Desa Maskuning Kulon yang berada di Kecamatan Pujer ini menjadi salah satu situs jujukan dalam Ijen Geopark Bondowoso. Situs megalitikum Maskuning Kulon ditetapkan menjadi salah satu dari lima situs di culture site Ijen Geopark.

Sebelumnya, tim ahli budaya Ijen Geopark bersama Tim Sejarah dan Purbakala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bondowoso sudah menyurvei dan memetakan rute puluhan batu dolmen. Sebab, Desa Maskuning Kulon menjadi pusat megalitikum dalam satu kompleks wilayah.

Namun, rute pengunjung untuk dapat menjelajah batu dolmen itu disurvei ulang. Menurut Tantri Raras Ayuningtyas, anggota tim ahli budaya Ijen Geopark Bondowoso, pihaknya membagi beberapa rute dan disesuaikan dengan pengunjung.

“Rute atau trek yang ada di Desa Maskuning Kulon sudah kami petakan lagi. Dibagi menjadi beberapa rute dan menyesuaikan pengunjungnya,” ungkap Tantri.

Bahkan, beberapa hari lalu, rute untuk mencapai sejumlah batu dolmen sudah dijelajahi oleh belasan guru sekolah. “Hari ini (kemarin, Red), sudah diuji coba dengan school to geopark,” beber Tantri.

Dia menambahkan, perubahan rute itu tak terlalu signifikan. “Cuma menambahkan beberapa geotrail disesuaikan dengan kebutuhan jenjang pendidikan yang akan mengunjungi,” ucapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/