alexametrics
24 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

Jumlah Atlet Menyusut saat Pandemi

Kini Klub Bulu Tangkis Mulai Rutin Latihan

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Selama dua bulan saat awal-awal pandemi Covid-19 tahun lalu, klub bulu tangkis PB Tangkas Bondowoso vakum. Mereka memilih libur sementara waktu, karena memang saat itu situasi pandemi Covid-19 sedang kritis.

Terlebih, banyak orang tua atlet tak memperbolehkan anaknya latihan. Alhasil, PB Tangkas pun libur. Ali Maki, pelatih PB Tangkas, membenarkan kondisi klubnya tersebut. “Kami vakum sekitar dua bulan. Sebelum pandemi, tiap harinya ada 32 anak yang latihan. Setelah vakum dan kami mulai latihan, hanya empat anak yang latihan,” beber pria yang akrab disapa Maki ini.

Namun, lama-lama setelah mulai rutin latihan, belasan atlet juniornya akhirnya kembali. Dari 32 atlet, kini sudah mulai cukup banyak lagi. “Alhamdulillah, sekarang tiap latihan ada sekitar 16 atlet yang latihan,” imbuh Maki.

Mobile_AP_Rectangle 2

Atlet yang berlatih mulai dari U-7 hingga U-17 tahun. Kini, PB Tangkas latihan intensif tiga kali dalam sepekan. “Yakni mulai hari Senin, Rabu, dan Minggu. Dulu awal-awal latihan setelah vakum, kami kembalikan dulu timing pukulan anak-anak. Setelah itu, melatih kembali fisik dan tekniknya,” kata Maki kepada Jawa Pos Radar Ijen.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Selama dua bulan saat awal-awal pandemi Covid-19 tahun lalu, klub bulu tangkis PB Tangkas Bondowoso vakum. Mereka memilih libur sementara waktu, karena memang saat itu situasi pandemi Covid-19 sedang kritis.

Terlebih, banyak orang tua atlet tak memperbolehkan anaknya latihan. Alhasil, PB Tangkas pun libur. Ali Maki, pelatih PB Tangkas, membenarkan kondisi klubnya tersebut. “Kami vakum sekitar dua bulan. Sebelum pandemi, tiap harinya ada 32 anak yang latihan. Setelah vakum dan kami mulai latihan, hanya empat anak yang latihan,” beber pria yang akrab disapa Maki ini.

Namun, lama-lama setelah mulai rutin latihan, belasan atlet juniornya akhirnya kembali. Dari 32 atlet, kini sudah mulai cukup banyak lagi. “Alhamdulillah, sekarang tiap latihan ada sekitar 16 atlet yang latihan,” imbuh Maki.

Atlet yang berlatih mulai dari U-7 hingga U-17 tahun. Kini, PB Tangkas latihan intensif tiga kali dalam sepekan. “Yakni mulai hari Senin, Rabu, dan Minggu. Dulu awal-awal latihan setelah vakum, kami kembalikan dulu timing pukulan anak-anak. Setelah itu, melatih kembali fisik dan tekniknya,” kata Maki kepada Jawa Pos Radar Ijen.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Selama dua bulan saat awal-awal pandemi Covid-19 tahun lalu, klub bulu tangkis PB Tangkas Bondowoso vakum. Mereka memilih libur sementara waktu, karena memang saat itu situasi pandemi Covid-19 sedang kritis.

Terlebih, banyak orang tua atlet tak memperbolehkan anaknya latihan. Alhasil, PB Tangkas pun libur. Ali Maki, pelatih PB Tangkas, membenarkan kondisi klubnya tersebut. “Kami vakum sekitar dua bulan. Sebelum pandemi, tiap harinya ada 32 anak yang latihan. Setelah vakum dan kami mulai latihan, hanya empat anak yang latihan,” beber pria yang akrab disapa Maki ini.

Namun, lama-lama setelah mulai rutin latihan, belasan atlet juniornya akhirnya kembali. Dari 32 atlet, kini sudah mulai cukup banyak lagi. “Alhamdulillah, sekarang tiap latihan ada sekitar 16 atlet yang latihan,” imbuh Maki.

Atlet yang berlatih mulai dari U-7 hingga U-17 tahun. Kini, PB Tangkas latihan intensif tiga kali dalam sepekan. “Yakni mulai hari Senin, Rabu, dan Minggu. Dulu awal-awal latihan setelah vakum, kami kembalikan dulu timing pukulan anak-anak. Setelah itu, melatih kembali fisik dan tekniknya,” kata Maki kepada Jawa Pos Radar Ijen.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/