alexametrics
24.9 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Virus Omicron Masuk Indonesia! Pemkab Bondowoso Terapkan Antisipasi

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Varian baru Covid-19 jenis Omicron diketahui sudah terdeteksi di Jawa Timur, akhir tahun lalu. Kasus itu terdeteksi pada warga asal Surabaya, setelah melakukan liburan ke salah satu kawasan wisata di Bali. Dia melakukan perjalanan bersama keluarganya menggunakan mobil pribadi. Setelahnya, mereka mengeluhkan pada tenggorokannya terasa ada lendir. Ternyata setelah dilakukan pemeriksaan, yang bersangkutan terinfeksi Covid-19 varian Omicron.

“Nanti kami lakukan pengawasan, tracing, dan testing sesuai SOP yang sudah ada selama ini. Setidaknya sudah ada pemeriksaan PCR dari tempat asal. Nanti kami lakukan pemeriksaan rapid test dan PCR yang ada di domisili di Bondowoso.”
dr Mohammad Imron, Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Bondowoso.

Hal tersebut tentu juga membutuhkan langkah antisipasi dari Satgas Covid-19 yang ada di Kabupaten Bondowoso. Agar virus tersebut tidak sampai menyebar di Bumi Ki Ronggo. Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Bondowoso dr Mohammad Imron menjelaskan, untuk mengantisipasi hal tersebut, Satgas Covid-19 Kabupaten hingga desa sudah melakukan koordinasi terkait pengetatan terhadap protokol kesehatan di masyarakat. Harapannya, masyarakat tidak mudah tertular virus korona jenis Omicron itu.

Selain itu, untuk mengantisipasi virus yang dibawa oleh pekerja migran Indonesia (PMI) atau orang dari luar daerah tetap menggunakan prosedur yang berlaku. “Begitu turun di Bandara Juanda Surabaya, maka akan dilakukan karantina yang disiapkan oleh Satgas Covid-19 Pemprov Jatim di Surabaya,” jelasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pemeriksaan terhadap PMI juga dilakukan sebagaimana mestinya. Sementara itu, Satgas Covid-19 Kabupaten akan kembali menyiapkan tempat isolasi terpusat (isoter) yang ada di Desa Pancoran. “Sama seperti tahun sebelumnya,” katanya.

Hal yang sama juga akan diterapkan di rumah sakit rujukan Covid-19. Di tempat tersebut sudah disiapkan bed dan ruang rawat inap bagi pasien yang terkonfirmasi positif seperti pada umumnya. “Di rumah sakit rujukan sudah disiapkan tempat isolasi bagi pasien yang terkonfirmasi atau positif seperti sebelumnya,” cetusnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Varian baru Covid-19 jenis Omicron diketahui sudah terdeteksi di Jawa Timur, akhir tahun lalu. Kasus itu terdeteksi pada warga asal Surabaya, setelah melakukan liburan ke salah satu kawasan wisata di Bali. Dia melakukan perjalanan bersama keluarganya menggunakan mobil pribadi. Setelahnya, mereka mengeluhkan pada tenggorokannya terasa ada lendir. Ternyata setelah dilakukan pemeriksaan, yang bersangkutan terinfeksi Covid-19 varian Omicron.

“Nanti kami lakukan pengawasan, tracing, dan testing sesuai SOP yang sudah ada selama ini. Setidaknya sudah ada pemeriksaan PCR dari tempat asal. Nanti kami lakukan pemeriksaan rapid test dan PCR yang ada di domisili di Bondowoso.”
dr Mohammad Imron, Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Bondowoso.

Hal tersebut tentu juga membutuhkan langkah antisipasi dari Satgas Covid-19 yang ada di Kabupaten Bondowoso. Agar virus tersebut tidak sampai menyebar di Bumi Ki Ronggo. Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Bondowoso dr Mohammad Imron menjelaskan, untuk mengantisipasi hal tersebut, Satgas Covid-19 Kabupaten hingga desa sudah melakukan koordinasi terkait pengetatan terhadap protokol kesehatan di masyarakat. Harapannya, masyarakat tidak mudah tertular virus korona jenis Omicron itu.

Selain itu, untuk mengantisipasi virus yang dibawa oleh pekerja migran Indonesia (PMI) atau orang dari luar daerah tetap menggunakan prosedur yang berlaku. “Begitu turun di Bandara Juanda Surabaya, maka akan dilakukan karantina yang disiapkan oleh Satgas Covid-19 Pemprov Jatim di Surabaya,” jelasnya.

Pemeriksaan terhadap PMI juga dilakukan sebagaimana mestinya. Sementara itu, Satgas Covid-19 Kabupaten akan kembali menyiapkan tempat isolasi terpusat (isoter) yang ada di Desa Pancoran. “Sama seperti tahun sebelumnya,” katanya.

Hal yang sama juga akan diterapkan di rumah sakit rujukan Covid-19. Di tempat tersebut sudah disiapkan bed dan ruang rawat inap bagi pasien yang terkonfirmasi positif seperti pada umumnya. “Di rumah sakit rujukan sudah disiapkan tempat isolasi bagi pasien yang terkonfirmasi atau positif seperti sebelumnya,” cetusnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Varian baru Covid-19 jenis Omicron diketahui sudah terdeteksi di Jawa Timur, akhir tahun lalu. Kasus itu terdeteksi pada warga asal Surabaya, setelah melakukan liburan ke salah satu kawasan wisata di Bali. Dia melakukan perjalanan bersama keluarganya menggunakan mobil pribadi. Setelahnya, mereka mengeluhkan pada tenggorokannya terasa ada lendir. Ternyata setelah dilakukan pemeriksaan, yang bersangkutan terinfeksi Covid-19 varian Omicron.

“Nanti kami lakukan pengawasan, tracing, dan testing sesuai SOP yang sudah ada selama ini. Setidaknya sudah ada pemeriksaan PCR dari tempat asal. Nanti kami lakukan pemeriksaan rapid test dan PCR yang ada di domisili di Bondowoso.”
dr Mohammad Imron, Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Bondowoso.

Hal tersebut tentu juga membutuhkan langkah antisipasi dari Satgas Covid-19 yang ada di Kabupaten Bondowoso. Agar virus tersebut tidak sampai menyebar di Bumi Ki Ronggo. Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Bondowoso dr Mohammad Imron menjelaskan, untuk mengantisipasi hal tersebut, Satgas Covid-19 Kabupaten hingga desa sudah melakukan koordinasi terkait pengetatan terhadap protokol kesehatan di masyarakat. Harapannya, masyarakat tidak mudah tertular virus korona jenis Omicron itu.

Selain itu, untuk mengantisipasi virus yang dibawa oleh pekerja migran Indonesia (PMI) atau orang dari luar daerah tetap menggunakan prosedur yang berlaku. “Begitu turun di Bandara Juanda Surabaya, maka akan dilakukan karantina yang disiapkan oleh Satgas Covid-19 Pemprov Jatim di Surabaya,” jelasnya.

Pemeriksaan terhadap PMI juga dilakukan sebagaimana mestinya. Sementara itu, Satgas Covid-19 Kabupaten akan kembali menyiapkan tempat isolasi terpusat (isoter) yang ada di Desa Pancoran. “Sama seperti tahun sebelumnya,” katanya.

Hal yang sama juga akan diterapkan di rumah sakit rujukan Covid-19. Di tempat tersebut sudah disiapkan bed dan ruang rawat inap bagi pasien yang terkonfirmasi positif seperti pada umumnya. “Di rumah sakit rujukan sudah disiapkan tempat isolasi bagi pasien yang terkonfirmasi atau positif seperti sebelumnya,” cetusnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/