alexametrics
24.2 C
Jember
Wednesday, 10 August 2022

Tak Boleh Ikut Campur Dana PIP

Mobile_AP_Rectangle 1

TAMANSARI, Radar Ijen – Anggaran Program Indonesia Pintar (PIP) untuk siswa di Bondowoso sudah secara simbolis diserahkan oleh Bupati Salwa Arifin, beberapa waktu lalu. Dalam penyalurannya, anggaran tersebut harus ditransfer langsung kepada penerima. Tidak boleh ada intervensi dari pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan (Dispendik).

BACA JUGA : Sikat Pengedar Pil Gedek, Polisi Bondowoso Sita Obat dan Duit Rp 14 Ribu

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Ijen, kurang lebih ada 15 ribu siswa SD hingga SMP di Bondowoso yang menerima program bantuan langsung dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Berdasarkan jumlah tersebut, maka total bantuan mencapai Rp 13 miliar.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kepala Dispendik Bondowoso Sugiono Eksantoso menegaskan, dana PIP bukan dana sekolah apalagi dana dinas. Oleh sebab itu, pengambilan anggarannya dicairkan sendiri oleh siswa maupun wali murid di rekeningnya masing-masing. Selain hal tersebut, bantuan yang didapatkan harus digunakan untuk memenuhi kebutuhan para siswa. “Dinas tidak boleh ikut-ikutan,” katanya.

- Advertisement -

TAMANSARI, Radar Ijen – Anggaran Program Indonesia Pintar (PIP) untuk siswa di Bondowoso sudah secara simbolis diserahkan oleh Bupati Salwa Arifin, beberapa waktu lalu. Dalam penyalurannya, anggaran tersebut harus ditransfer langsung kepada penerima. Tidak boleh ada intervensi dari pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan (Dispendik).

BACA JUGA : Sikat Pengedar Pil Gedek, Polisi Bondowoso Sita Obat dan Duit Rp 14 Ribu

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Ijen, kurang lebih ada 15 ribu siswa SD hingga SMP di Bondowoso yang menerima program bantuan langsung dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Berdasarkan jumlah tersebut, maka total bantuan mencapai Rp 13 miliar.

Kepala Dispendik Bondowoso Sugiono Eksantoso menegaskan, dana PIP bukan dana sekolah apalagi dana dinas. Oleh sebab itu, pengambilan anggarannya dicairkan sendiri oleh siswa maupun wali murid di rekeningnya masing-masing. Selain hal tersebut, bantuan yang didapatkan harus digunakan untuk memenuhi kebutuhan para siswa. “Dinas tidak boleh ikut-ikutan,” katanya.

TAMANSARI, Radar Ijen – Anggaran Program Indonesia Pintar (PIP) untuk siswa di Bondowoso sudah secara simbolis diserahkan oleh Bupati Salwa Arifin, beberapa waktu lalu. Dalam penyalurannya, anggaran tersebut harus ditransfer langsung kepada penerima. Tidak boleh ada intervensi dari pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan (Dispendik).

BACA JUGA : Sikat Pengedar Pil Gedek, Polisi Bondowoso Sita Obat dan Duit Rp 14 Ribu

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Ijen, kurang lebih ada 15 ribu siswa SD hingga SMP di Bondowoso yang menerima program bantuan langsung dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Berdasarkan jumlah tersebut, maka total bantuan mencapai Rp 13 miliar.

Kepala Dispendik Bondowoso Sugiono Eksantoso menegaskan, dana PIP bukan dana sekolah apalagi dana dinas. Oleh sebab itu, pengambilan anggarannya dicairkan sendiri oleh siswa maupun wali murid di rekeningnya masing-masing. Selain hal tersebut, bantuan yang didapatkan harus digunakan untuk memenuhi kebutuhan para siswa. “Dinas tidak boleh ikut-ikutan,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/