alexametrics
24.8 C
Jember
Monday, 15 August 2022

Perlu Obati Mental Pasien HIV

Mobile_AP_Rectangle 1

NANGKAAN, Radar Ijen – HIV hingga kini belum ditemukan obatnya dan tergolong mematikan. Virus tersebut akan berpindah cepat dari penderita pada orang lain melalui hubungan seksual. Tak sedikit penderita virus tersebut yang patah semangat untuk menjalani hidup. Mengatasi hal tersebut, maka perlu pengobatan mental untuk penderita HIV demi tetap semangat bertahan hidup.

BACA JUGA : Enam Warga Terpapar Virus Cikungunya

Cara pengobatan mental pasien HIV juga sudah sering dilakukan di Puskesmas Maesan. Terdapat beberapa pasien datang dengan gejala virus tersebut. Kepala Puskesmas Maesan dr Yudia Candrawati mengatakan, pengobatan yang dilakukannya dilalui dengan penguatan mental terlebih dahulu. Menurutnya, pasien perlu diberikan pertimbangan, antara gejala virus yang dialaminya sembuh, atau justru berdampak menular kepada yang lain. “Tentunya motivasi buat mereka,” terangnya kepada Jawa Pos Radar Ijen, kemarin (3/6).

- Advertisement -

NANGKAAN, Radar Ijen – HIV hingga kini belum ditemukan obatnya dan tergolong mematikan. Virus tersebut akan berpindah cepat dari penderita pada orang lain melalui hubungan seksual. Tak sedikit penderita virus tersebut yang patah semangat untuk menjalani hidup. Mengatasi hal tersebut, maka perlu pengobatan mental untuk penderita HIV demi tetap semangat bertahan hidup.

BACA JUGA : Enam Warga Terpapar Virus Cikungunya

Cara pengobatan mental pasien HIV juga sudah sering dilakukan di Puskesmas Maesan. Terdapat beberapa pasien datang dengan gejala virus tersebut. Kepala Puskesmas Maesan dr Yudia Candrawati mengatakan, pengobatan yang dilakukannya dilalui dengan penguatan mental terlebih dahulu. Menurutnya, pasien perlu diberikan pertimbangan, antara gejala virus yang dialaminya sembuh, atau justru berdampak menular kepada yang lain. “Tentunya motivasi buat mereka,” terangnya kepada Jawa Pos Radar Ijen, kemarin (3/6).

NANGKAAN, Radar Ijen – HIV hingga kini belum ditemukan obatnya dan tergolong mematikan. Virus tersebut akan berpindah cepat dari penderita pada orang lain melalui hubungan seksual. Tak sedikit penderita virus tersebut yang patah semangat untuk menjalani hidup. Mengatasi hal tersebut, maka perlu pengobatan mental untuk penderita HIV demi tetap semangat bertahan hidup.

BACA JUGA : Enam Warga Terpapar Virus Cikungunya

Cara pengobatan mental pasien HIV juga sudah sering dilakukan di Puskesmas Maesan. Terdapat beberapa pasien datang dengan gejala virus tersebut. Kepala Puskesmas Maesan dr Yudia Candrawati mengatakan, pengobatan yang dilakukannya dilalui dengan penguatan mental terlebih dahulu. Menurutnya, pasien perlu diberikan pertimbangan, antara gejala virus yang dialaminya sembuh, atau justru berdampak menular kepada yang lain. “Tentunya motivasi buat mereka,” terangnya kepada Jawa Pos Radar Ijen, kemarin (3/6).

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/