alexametrics
25.6 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Target Pajak Hotel dan Restoran Dinaikkan 10 Persen

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pajak hotel dan restoran menjadi salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD) di Bondowoso. Sayangnya, tahun lalu pajak hotel dan restoran di Bondowoso belum memenuhi target 100 persen yang ditetapkan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bondowoso.

Menurut data dari Bapenda pada tahun 2021, target untuk pajak hotel mencapai Rp 1,1 miliar lebih. Tetapi, realisasinya hanya berada di angka Rp 700 jutaan. Tak berbeda jauh dengan pajak restoran. Target tahun 2021 berada pada nominal Rp 3,4 miliar lebih. Tapi, realisasinya Rp 3 miliar saja.

Tahun ini, pajak hotel dan restoran pun mengalami kenaikan. Hal itu diungkapkan oleh Dodik Siregar, Kepala Bapenda Bondowoso. “Ada kenaikan pajak hotel dan restoran sebesar 10 persen,” ujarnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kenaikan pajak hotel dan restoran itu pun sudah disampaikan kepada pemilik hotel dan restoran yang terdaftar menjadi wajib pajak di Bondowoso oleh Bapenda, beberapa waktu lalu. “Sosialisasi dari Bapenda juga telah dilakukan,” kata Dodik.

Meskipun sementara ini kondisi Bondowoso berada di PPKM Level 3 kembali. Berkaitan dengan tingkat penurunan kunjungan hotel dan restoran. “Memang tahun lalu dengan adanya PPKM berpengaruh terhadap pendapatan pajak untuk hotel dan restoran. Imbasnya, banyak yang tak memenuhi target,” ungkap mantan Camat Curahdami dan Tlogosari ini.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pajak hotel dan restoran menjadi salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD) di Bondowoso. Sayangnya, tahun lalu pajak hotel dan restoran di Bondowoso belum memenuhi target 100 persen yang ditetapkan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bondowoso.

Menurut data dari Bapenda pada tahun 2021, target untuk pajak hotel mencapai Rp 1,1 miliar lebih. Tetapi, realisasinya hanya berada di angka Rp 700 jutaan. Tak berbeda jauh dengan pajak restoran. Target tahun 2021 berada pada nominal Rp 3,4 miliar lebih. Tapi, realisasinya Rp 3 miliar saja.

Tahun ini, pajak hotel dan restoran pun mengalami kenaikan. Hal itu diungkapkan oleh Dodik Siregar, Kepala Bapenda Bondowoso. “Ada kenaikan pajak hotel dan restoran sebesar 10 persen,” ujarnya.

Kenaikan pajak hotel dan restoran itu pun sudah disampaikan kepada pemilik hotel dan restoran yang terdaftar menjadi wajib pajak di Bondowoso oleh Bapenda, beberapa waktu lalu. “Sosialisasi dari Bapenda juga telah dilakukan,” kata Dodik.

Meskipun sementara ini kondisi Bondowoso berada di PPKM Level 3 kembali. Berkaitan dengan tingkat penurunan kunjungan hotel dan restoran. “Memang tahun lalu dengan adanya PPKM berpengaruh terhadap pendapatan pajak untuk hotel dan restoran. Imbasnya, banyak yang tak memenuhi target,” ungkap mantan Camat Curahdami dan Tlogosari ini.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pajak hotel dan restoran menjadi salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD) di Bondowoso. Sayangnya, tahun lalu pajak hotel dan restoran di Bondowoso belum memenuhi target 100 persen yang ditetapkan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bondowoso.

Menurut data dari Bapenda pada tahun 2021, target untuk pajak hotel mencapai Rp 1,1 miliar lebih. Tetapi, realisasinya hanya berada di angka Rp 700 jutaan. Tak berbeda jauh dengan pajak restoran. Target tahun 2021 berada pada nominal Rp 3,4 miliar lebih. Tapi, realisasinya Rp 3 miliar saja.

Tahun ini, pajak hotel dan restoran pun mengalami kenaikan. Hal itu diungkapkan oleh Dodik Siregar, Kepala Bapenda Bondowoso. “Ada kenaikan pajak hotel dan restoran sebesar 10 persen,” ujarnya.

Kenaikan pajak hotel dan restoran itu pun sudah disampaikan kepada pemilik hotel dan restoran yang terdaftar menjadi wajib pajak di Bondowoso oleh Bapenda, beberapa waktu lalu. “Sosialisasi dari Bapenda juga telah dilakukan,” kata Dodik.

Meskipun sementara ini kondisi Bondowoso berada di PPKM Level 3 kembali. Berkaitan dengan tingkat penurunan kunjungan hotel dan restoran. “Memang tahun lalu dengan adanya PPKM berpengaruh terhadap pendapatan pajak untuk hotel dan restoran. Imbasnya, banyak yang tak memenuhi target,” ungkap mantan Camat Curahdami dan Tlogosari ini.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/