alexametrics
23.4 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Tim Sepak Bola Porprov Bondowoso Belum TC

Pemain Belum Dapat Jatah Sepatu

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Tim sepak bola Bondowoso yang bakal disiapkan untuk ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2022 terus dipersiapkan. Namun demikian, persiapan itu masih belum bisa fokus, lantaran sejumlah keperluan belum bisa terpenuhi.

Ketua Askab PSSI Bondowoso Subangkit menjelaskan, skuadnya mulai mempersiapkan dengan latihan lebih intensif. “Kami sudah mulai persiapan sejak beberapa bulan lalu. Desember kemarin anak-anak mulai latihan dua kali dalam seminggu di Stadion Magenda,” ujar Subangkit kepada Jawa Pos Radar Ijen.

Pihaknya juga menyadari bahwa timnya masih jauh dari kata maksimal, dalam artian belum setiap hari berlatih. Pria yang juga merupakan anggota DPRD Bondowoso itu membenarkan bahwa persiapan maksimal sebuah tim untuk menghadapi turnamen dengan menggelar training center (TC).

Mobile_AP_Rectangle 2

“Karena persiapan maksimal itu ada TC di suatu tempat. Jadi, fokus latihan, menjalankan program pelatih. Jadi, untuk Porprov 2022 yang rencananya digelar bulan keenam, perkiraan kami intensif latihannya H-3 bulan sebelum pelaksanaan,” ungkapnya.

Ditanya apakah persiapan intensif H-3 bulan tersebut tak terlalu mepet, pria yang pernah menjadi pemain Persebo ini mengaku tidak terlalu mepet. “Karena kami sudah persiapan beberapa bulan lalu. Juga sudah sering menggelar uji coba. Sekarang ini tim sifatnya masih seleksi berjalan, bongkar pasang pemain, seperti promosi degradasi pemain, tambal sulam,” tuturnya.

Lebih lanjut, dia menyebut, sementara ini ada 25 pemain yang sudah disiagakan. Sementara itu, ketika disinggung soal anggaran, timnya bahkan belum mendapatkan uang transportasi per pemain. “Artinya, seperti kebutuhan sepatu atau peralatan pemain belum dapat,” ucapnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Tim sepak bola Bondowoso yang bakal disiapkan untuk ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2022 terus dipersiapkan. Namun demikian, persiapan itu masih belum bisa fokus, lantaran sejumlah keperluan belum bisa terpenuhi.

Ketua Askab PSSI Bondowoso Subangkit menjelaskan, skuadnya mulai mempersiapkan dengan latihan lebih intensif. “Kami sudah mulai persiapan sejak beberapa bulan lalu. Desember kemarin anak-anak mulai latihan dua kali dalam seminggu di Stadion Magenda,” ujar Subangkit kepada Jawa Pos Radar Ijen.

Pihaknya juga menyadari bahwa timnya masih jauh dari kata maksimal, dalam artian belum setiap hari berlatih. Pria yang juga merupakan anggota DPRD Bondowoso itu membenarkan bahwa persiapan maksimal sebuah tim untuk menghadapi turnamen dengan menggelar training center (TC).

“Karena persiapan maksimal itu ada TC di suatu tempat. Jadi, fokus latihan, menjalankan program pelatih. Jadi, untuk Porprov 2022 yang rencananya digelar bulan keenam, perkiraan kami intensif latihannya H-3 bulan sebelum pelaksanaan,” ungkapnya.

Ditanya apakah persiapan intensif H-3 bulan tersebut tak terlalu mepet, pria yang pernah menjadi pemain Persebo ini mengaku tidak terlalu mepet. “Karena kami sudah persiapan beberapa bulan lalu. Juga sudah sering menggelar uji coba. Sekarang ini tim sifatnya masih seleksi berjalan, bongkar pasang pemain, seperti promosi degradasi pemain, tambal sulam,” tuturnya.

Lebih lanjut, dia menyebut, sementara ini ada 25 pemain yang sudah disiagakan. Sementara itu, ketika disinggung soal anggaran, timnya bahkan belum mendapatkan uang transportasi per pemain. “Artinya, seperti kebutuhan sepatu atau peralatan pemain belum dapat,” ucapnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Tim sepak bola Bondowoso yang bakal disiapkan untuk ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2022 terus dipersiapkan. Namun demikian, persiapan itu masih belum bisa fokus, lantaran sejumlah keperluan belum bisa terpenuhi.

Ketua Askab PSSI Bondowoso Subangkit menjelaskan, skuadnya mulai mempersiapkan dengan latihan lebih intensif. “Kami sudah mulai persiapan sejak beberapa bulan lalu. Desember kemarin anak-anak mulai latihan dua kali dalam seminggu di Stadion Magenda,” ujar Subangkit kepada Jawa Pos Radar Ijen.

Pihaknya juga menyadari bahwa timnya masih jauh dari kata maksimal, dalam artian belum setiap hari berlatih. Pria yang juga merupakan anggota DPRD Bondowoso itu membenarkan bahwa persiapan maksimal sebuah tim untuk menghadapi turnamen dengan menggelar training center (TC).

“Karena persiapan maksimal itu ada TC di suatu tempat. Jadi, fokus latihan, menjalankan program pelatih. Jadi, untuk Porprov 2022 yang rencananya digelar bulan keenam, perkiraan kami intensif latihannya H-3 bulan sebelum pelaksanaan,” ungkapnya.

Ditanya apakah persiapan intensif H-3 bulan tersebut tak terlalu mepet, pria yang pernah menjadi pemain Persebo ini mengaku tidak terlalu mepet. “Karena kami sudah persiapan beberapa bulan lalu. Juga sudah sering menggelar uji coba. Sekarang ini tim sifatnya masih seleksi berjalan, bongkar pasang pemain, seperti promosi degradasi pemain, tambal sulam,” tuturnya.

Lebih lanjut, dia menyebut, sementara ini ada 25 pemain yang sudah disiagakan. Sementara itu, ketika disinggung soal anggaran, timnya bahkan belum mendapatkan uang transportasi per pemain. “Artinya, seperti kebutuhan sepatu atau peralatan pemain belum dapat,” ucapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/