alexametrics
24.5 C
Jember
Monday, 16 May 2022

Siswa PAUD Islamiyah Bondowoso Tempati Teras Rumah Warga untuk Belajar

Imbas Gedung PAUD Rusak Parah

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Kalau biasanya kegiatan belajar mengajar dilakukan dalam ruangan, berbeda dengan yang terjadi dalam kegiatan belajar mengajar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Islamiyah di Desa Sumber Tengah, Kecamatan Binakal, Bondowoso. Mereka harus melakukan pembelajaran di musala bahkan di teras rumah milik warga sekitar. Hal tersebut karena gedung sekolah yang biasa mereka tempati rusak parah, hingga tidak beratap lagi.

RUSAK PARAH: Penampakan gedung PAUD Islamiyah yang berada di Desa Sumber Tengah, Kecamatan Binakal.

Tidak tanggung, ternyata sekolah rusak parah hingga tidak dapat ditempati belajar mengajar sudah sejak dua tahun lalu. Hal itu dikeluhkan oleh para warga sekitar yang menyekolahkan anaknya di tempat tersebut.

Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Ijen, saat ini gedung tersebut sudah tidak lagi beratap. Pintu hingga jendelanya juga sudah rusak dan tidak terpasang lagi. Di depan bangunan itu, terlihat sejumlah tumpukan kayu bekas yang sudah termakan usia.

Mobile_AP_Rectangle 2

Seperti yang diakui oleh Ida alias Bu Habibi, salah seorang wali murid. Dia mengatakan, selama ini proses pembelajaran memang tidak dilakukan dalam ruang kelas. Namun, biasanya para siswa belajar di musala yang berada di sekitar gedung PAUD tersebut. Bahkan, sesekali mereka belajar di teras hingga rumah warga. “Anak saya kalau sekolah di musalanya, kadang di rumah Pak Kepala Sekolah,” ujarnya, kemarin (3/1).

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Kalau biasanya kegiatan belajar mengajar dilakukan dalam ruangan, berbeda dengan yang terjadi dalam kegiatan belajar mengajar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Islamiyah di Desa Sumber Tengah, Kecamatan Binakal, Bondowoso. Mereka harus melakukan pembelajaran di musala bahkan di teras rumah milik warga sekitar. Hal tersebut karena gedung sekolah yang biasa mereka tempati rusak parah, hingga tidak beratap lagi.

RUSAK PARAH: Penampakan gedung PAUD Islamiyah yang berada di Desa Sumber Tengah, Kecamatan Binakal.

Tidak tanggung, ternyata sekolah rusak parah hingga tidak dapat ditempati belajar mengajar sudah sejak dua tahun lalu. Hal itu dikeluhkan oleh para warga sekitar yang menyekolahkan anaknya di tempat tersebut.

Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Ijen, saat ini gedung tersebut sudah tidak lagi beratap. Pintu hingga jendelanya juga sudah rusak dan tidak terpasang lagi. Di depan bangunan itu, terlihat sejumlah tumpukan kayu bekas yang sudah termakan usia.

Seperti yang diakui oleh Ida alias Bu Habibi, salah seorang wali murid. Dia mengatakan, selama ini proses pembelajaran memang tidak dilakukan dalam ruang kelas. Namun, biasanya para siswa belajar di musala yang berada di sekitar gedung PAUD tersebut. Bahkan, sesekali mereka belajar di teras hingga rumah warga. “Anak saya kalau sekolah di musalanya, kadang di rumah Pak Kepala Sekolah,” ujarnya, kemarin (3/1).

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Kalau biasanya kegiatan belajar mengajar dilakukan dalam ruangan, berbeda dengan yang terjadi dalam kegiatan belajar mengajar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Islamiyah di Desa Sumber Tengah, Kecamatan Binakal, Bondowoso. Mereka harus melakukan pembelajaran di musala bahkan di teras rumah milik warga sekitar. Hal tersebut karena gedung sekolah yang biasa mereka tempati rusak parah, hingga tidak beratap lagi.

RUSAK PARAH: Penampakan gedung PAUD Islamiyah yang berada di Desa Sumber Tengah, Kecamatan Binakal.

Tidak tanggung, ternyata sekolah rusak parah hingga tidak dapat ditempati belajar mengajar sudah sejak dua tahun lalu. Hal itu dikeluhkan oleh para warga sekitar yang menyekolahkan anaknya di tempat tersebut.

Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Ijen, saat ini gedung tersebut sudah tidak lagi beratap. Pintu hingga jendelanya juga sudah rusak dan tidak terpasang lagi. Di depan bangunan itu, terlihat sejumlah tumpukan kayu bekas yang sudah termakan usia.

Seperti yang diakui oleh Ida alias Bu Habibi, salah seorang wali murid. Dia mengatakan, selama ini proses pembelajaran memang tidak dilakukan dalam ruang kelas. Namun, biasanya para siswa belajar di musala yang berada di sekitar gedung PAUD tersebut. Bahkan, sesekali mereka belajar di teras hingga rumah warga. “Anak saya kalau sekolah di musalanya, kadang di rumah Pak Kepala Sekolah,” ujarnya, kemarin (3/1).

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/