alexametrics
27.8 C
Jember
Tuesday, 24 May 2022

Pemerintah Bondowoso Lantik Dokter Jadi Kepala Dinas Perhubungan

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Awal tahun 2022 di Bondowoso diwarnai dengan mutasi besar-besaran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah kabupaten setempat. Beberapa instansi mengalami perubahan, baik secara nomenklatur maupun pergantian/pergeseran kepala dinas. Salah satunya dr Agus Suwardjito.

Sebelumnya, dirinya menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) yang dilebur ke Dinas Sosial. Akibat hal itu, saat ini dirinya menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bondowoso.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Ijen, Agus berlatar belakang dokter yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan, Direktur RSUD, dan Asisten 2 Pemkab Bondowoso.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menanggapi hal tersebut, Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin menegaskan tidak ada masalah terkait hal itu. Menurutnya, hal tersebut sudah disesuaikan dengan kondisi pemerintahan saat ini. “Memang penggabungan dari DPPKB ke Dinas Sosial. Saya kira nggak ada masalah,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Bondowoso M Asnawi Sabil menambahkan, ditunjuknya seorang dokter sebagai Kadishub merupakan keniscayaan. Sebab, situasi OPD lain telah terisi oleh kepala dinas. Selain itu, Agus sebelumnya juga menjabat sebagai kepala dinas yang kelembagaannya dihapus. “Jadi, mau tidak mau beliau kemudian mengampu OPD baru yang di situ adalah Dishub,” terangnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Awal tahun 2022 di Bondowoso diwarnai dengan mutasi besar-besaran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah kabupaten setempat. Beberapa instansi mengalami perubahan, baik secara nomenklatur maupun pergantian/pergeseran kepala dinas. Salah satunya dr Agus Suwardjito.

Sebelumnya, dirinya menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) yang dilebur ke Dinas Sosial. Akibat hal itu, saat ini dirinya menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bondowoso.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Ijen, Agus berlatar belakang dokter yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan, Direktur RSUD, dan Asisten 2 Pemkab Bondowoso.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin menegaskan tidak ada masalah terkait hal itu. Menurutnya, hal tersebut sudah disesuaikan dengan kondisi pemerintahan saat ini. “Memang penggabungan dari DPPKB ke Dinas Sosial. Saya kira nggak ada masalah,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Bondowoso M Asnawi Sabil menambahkan, ditunjuknya seorang dokter sebagai Kadishub merupakan keniscayaan. Sebab, situasi OPD lain telah terisi oleh kepala dinas. Selain itu, Agus sebelumnya juga menjabat sebagai kepala dinas yang kelembagaannya dihapus. “Jadi, mau tidak mau beliau kemudian mengampu OPD baru yang di situ adalah Dishub,” terangnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Awal tahun 2022 di Bondowoso diwarnai dengan mutasi besar-besaran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah kabupaten setempat. Beberapa instansi mengalami perubahan, baik secara nomenklatur maupun pergantian/pergeseran kepala dinas. Salah satunya dr Agus Suwardjito.

Sebelumnya, dirinya menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) yang dilebur ke Dinas Sosial. Akibat hal itu, saat ini dirinya menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bondowoso.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Ijen, Agus berlatar belakang dokter yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan, Direktur RSUD, dan Asisten 2 Pemkab Bondowoso.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin menegaskan tidak ada masalah terkait hal itu. Menurutnya, hal tersebut sudah disesuaikan dengan kondisi pemerintahan saat ini. “Memang penggabungan dari DPPKB ke Dinas Sosial. Saya kira nggak ada masalah,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Bondowoso M Asnawi Sabil menambahkan, ditunjuknya seorang dokter sebagai Kadishub merupakan keniscayaan. Sebab, situasi OPD lain telah terisi oleh kepala dinas. Selain itu, Agus sebelumnya juga menjabat sebagai kepala dinas yang kelembagaannya dihapus. “Jadi, mau tidak mau beliau kemudian mengampu OPD baru yang di situ adalah Dishub,” terangnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/