alexametrics
23 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Peserta SKB di Bondowoso Dapat Rapid Test Gratis

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Salah satu syarat untuk mengikuti seleksi kompetensi bidang (SKB) bagi para peserta seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) adalah menyerahkan hasil rapid antigen. Peserta asal Bondowoso, bisa bernapas lega. Sebab, Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Dinas Kesehatan kembali memberikan layanan rapid test gratis bagi para peserta.

Kepala Dinkes Bondowoso dr Mohammad Imron menyampaikan, rapid antigen gratis itu berlaku di berbagai tempat. Di antaranya Labkesda dan puskesmas se-Kabupaten Bondowoso. Pemeriksaannya dapat dilakukan satu hari sebelum tes dilaksanakan. “Karena pelaksanaannya tanggal 8 sampai 10 Desember 2021, maka pemeriksaannya bisa tanggal 7 sampai 9 Desember,” terangnya.

Dikonfirmasi terkait ketersediaan rapid antigen di Bondowoso, pihaknya menjelaskan, hingga saat ini masih ada sejumlah 20 ribuan. Rapid antigen tersebut ternyata sudah dibeli sejak pengadaan refocusing anggaran awal tahun atau sebelum adanya gelombang kedua Covid-19. “Jadi, tidak pengadaan lagi. Sisa rapid antigen kita kurang lebih ada sekitar 20 ribuan,” bebernya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Selain itu, dirinya juga menyebut kebijakan semacam ini bukan pertama kali dilakukan di Bondowoso. Sebelumnya, pihaknya juga memberikan pelayanan rapid antigen gratis bagi sejumlah peserta seleksi kompetensi dasar (SKD) sebelumnya. Serta saat pemulangan dan kembalinya para santri ke pondok masing-masing. Bahkan pada pemilihan kepala desa (pilkades) serentak beberapa waktu lalu pihaknya juga membuat kebijakan yang sama.

Menurut dia, kebijakan menggratiskan rapid antigen bagi peserta SKB tujuannya tidak lain untuk meringankan beban para peserta tes CPNS. “Setidaknya kami membantu memberikan kepastian. Pemerintah hadir untuk kebutuhan ini, walaupun harga rapid antigen saat ini sudah murah. Karena sudah ada harga penurunan dari pemerintah atau Kemenkes,” katanya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Salah satu syarat untuk mengikuti seleksi kompetensi bidang (SKB) bagi para peserta seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) adalah menyerahkan hasil rapid antigen. Peserta asal Bondowoso, bisa bernapas lega. Sebab, Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Dinas Kesehatan kembali memberikan layanan rapid test gratis bagi para peserta.

Kepala Dinkes Bondowoso dr Mohammad Imron menyampaikan, rapid antigen gratis itu berlaku di berbagai tempat. Di antaranya Labkesda dan puskesmas se-Kabupaten Bondowoso. Pemeriksaannya dapat dilakukan satu hari sebelum tes dilaksanakan. “Karena pelaksanaannya tanggal 8 sampai 10 Desember 2021, maka pemeriksaannya bisa tanggal 7 sampai 9 Desember,” terangnya.

Dikonfirmasi terkait ketersediaan rapid antigen di Bondowoso, pihaknya menjelaskan, hingga saat ini masih ada sejumlah 20 ribuan. Rapid antigen tersebut ternyata sudah dibeli sejak pengadaan refocusing anggaran awal tahun atau sebelum adanya gelombang kedua Covid-19. “Jadi, tidak pengadaan lagi. Sisa rapid antigen kita kurang lebih ada sekitar 20 ribuan,” bebernya.

Selain itu, dirinya juga menyebut kebijakan semacam ini bukan pertama kali dilakukan di Bondowoso. Sebelumnya, pihaknya juga memberikan pelayanan rapid antigen gratis bagi sejumlah peserta seleksi kompetensi dasar (SKD) sebelumnya. Serta saat pemulangan dan kembalinya para santri ke pondok masing-masing. Bahkan pada pemilihan kepala desa (pilkades) serentak beberapa waktu lalu pihaknya juga membuat kebijakan yang sama.

Menurut dia, kebijakan menggratiskan rapid antigen bagi peserta SKB tujuannya tidak lain untuk meringankan beban para peserta tes CPNS. “Setidaknya kami membantu memberikan kepastian. Pemerintah hadir untuk kebutuhan ini, walaupun harga rapid antigen saat ini sudah murah. Karena sudah ada harga penurunan dari pemerintah atau Kemenkes,” katanya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Salah satu syarat untuk mengikuti seleksi kompetensi bidang (SKB) bagi para peserta seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) adalah menyerahkan hasil rapid antigen. Peserta asal Bondowoso, bisa bernapas lega. Sebab, Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Dinas Kesehatan kembali memberikan layanan rapid test gratis bagi para peserta.

Kepala Dinkes Bondowoso dr Mohammad Imron menyampaikan, rapid antigen gratis itu berlaku di berbagai tempat. Di antaranya Labkesda dan puskesmas se-Kabupaten Bondowoso. Pemeriksaannya dapat dilakukan satu hari sebelum tes dilaksanakan. “Karena pelaksanaannya tanggal 8 sampai 10 Desember 2021, maka pemeriksaannya bisa tanggal 7 sampai 9 Desember,” terangnya.

Dikonfirmasi terkait ketersediaan rapid antigen di Bondowoso, pihaknya menjelaskan, hingga saat ini masih ada sejumlah 20 ribuan. Rapid antigen tersebut ternyata sudah dibeli sejak pengadaan refocusing anggaran awal tahun atau sebelum adanya gelombang kedua Covid-19. “Jadi, tidak pengadaan lagi. Sisa rapid antigen kita kurang lebih ada sekitar 20 ribuan,” bebernya.

Selain itu, dirinya juga menyebut kebijakan semacam ini bukan pertama kali dilakukan di Bondowoso. Sebelumnya, pihaknya juga memberikan pelayanan rapid antigen gratis bagi sejumlah peserta seleksi kompetensi dasar (SKD) sebelumnya. Serta saat pemulangan dan kembalinya para santri ke pondok masing-masing. Bahkan pada pemilihan kepala desa (pilkades) serentak beberapa waktu lalu pihaknya juga membuat kebijakan yang sama.

Menurut dia, kebijakan menggratiskan rapid antigen bagi peserta SKB tujuannya tidak lain untuk meringankan beban para peserta tes CPNS. “Setidaknya kami membantu memberikan kepastian. Pemerintah hadir untuk kebutuhan ini, walaupun harga rapid antigen saat ini sudah murah. Karena sudah ada harga penurunan dari pemerintah atau Kemenkes,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/