alexametrics
28 C
Jember
Monday, 15 August 2022

Catat! Jalur Evakusi Gunung Raung

Mobile_AP_Rectangle 1

SUMBERWRINGIN, Radar Ijen – Naiknya status Gunung Raung menjadi level II waspada tentu membuat masyarakat serta pihak terkait meningkatkan kesiapsiagaan. Terbaru, Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Sumberwringin bersama perangkat desa yang berdekatan dengan gunung itu memberikan edukasi tentang jalur dan tempat evakuasi.

BACA JUGA : Jumlah Tempat Pembuangan Sampah Sementara di Jember Belum Ideal

Danramil Sumberwringin Untung Subagyo mengatakan, arahan kepada masyarakat terkait kenaikan status level Gunung Raung tersebut juga menyampaikan bagaimana proses evakuasi manakala terjadi bencana erupsi Gunung Raung. Pihaknya menekankan, apabila masyarakat lereng Gunung Raung mendengar sesuatu, seperti terdengar suara gemuruh dan dentuman, agar segera melapor kepada pihak terkait. “Bila mendengar suara gemuruh dan mengetahui adanya asap, agar segera memberitahukan kepada perangkat desa,” imbuhnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dikonfirmasi terpisah, Camat Sumberwringin Probo Nugroho menerangkan, sehari setelah tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melakukan survei lokasi evakuasi, pihaknya turun memberikan edukasi kepada masyarakat yang diperkirakan akan terdampak. Dalam kesempatan itu, kata dia, juga ditekankan persiapan kontingensi bencana Gunung Raung, termasuk jalur-jalur evakuasinya.

Mengingat di wilayahnya terdapat beberapa desa yang masuk dalam kawasan rawan bencana (KRB) Gunung Raung, maka sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat masih akan dilakukan di Desa Tegaljati dengan wilayah terdampak di Dusun Bata Selatan dan Bata Timur, serta di Desa Sumberwringin. “Mudah-mudahan tidak ada peningkatan status Gunung Raung,” harapnya.

- Advertisement -

SUMBERWRINGIN, Radar Ijen – Naiknya status Gunung Raung menjadi level II waspada tentu membuat masyarakat serta pihak terkait meningkatkan kesiapsiagaan. Terbaru, Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Sumberwringin bersama perangkat desa yang berdekatan dengan gunung itu memberikan edukasi tentang jalur dan tempat evakuasi.

BACA JUGA : Jumlah Tempat Pembuangan Sampah Sementara di Jember Belum Ideal

Danramil Sumberwringin Untung Subagyo mengatakan, arahan kepada masyarakat terkait kenaikan status level Gunung Raung tersebut juga menyampaikan bagaimana proses evakuasi manakala terjadi bencana erupsi Gunung Raung. Pihaknya menekankan, apabila masyarakat lereng Gunung Raung mendengar sesuatu, seperti terdengar suara gemuruh dan dentuman, agar segera melapor kepada pihak terkait. “Bila mendengar suara gemuruh dan mengetahui adanya asap, agar segera memberitahukan kepada perangkat desa,” imbuhnya.

Dikonfirmasi terpisah, Camat Sumberwringin Probo Nugroho menerangkan, sehari setelah tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melakukan survei lokasi evakuasi, pihaknya turun memberikan edukasi kepada masyarakat yang diperkirakan akan terdampak. Dalam kesempatan itu, kata dia, juga ditekankan persiapan kontingensi bencana Gunung Raung, termasuk jalur-jalur evakuasinya.

Mengingat di wilayahnya terdapat beberapa desa yang masuk dalam kawasan rawan bencana (KRB) Gunung Raung, maka sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat masih akan dilakukan di Desa Tegaljati dengan wilayah terdampak di Dusun Bata Selatan dan Bata Timur, serta di Desa Sumberwringin. “Mudah-mudahan tidak ada peningkatan status Gunung Raung,” harapnya.

SUMBERWRINGIN, Radar Ijen – Naiknya status Gunung Raung menjadi level II waspada tentu membuat masyarakat serta pihak terkait meningkatkan kesiapsiagaan. Terbaru, Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Sumberwringin bersama perangkat desa yang berdekatan dengan gunung itu memberikan edukasi tentang jalur dan tempat evakuasi.

BACA JUGA : Jumlah Tempat Pembuangan Sampah Sementara di Jember Belum Ideal

Danramil Sumberwringin Untung Subagyo mengatakan, arahan kepada masyarakat terkait kenaikan status level Gunung Raung tersebut juga menyampaikan bagaimana proses evakuasi manakala terjadi bencana erupsi Gunung Raung. Pihaknya menekankan, apabila masyarakat lereng Gunung Raung mendengar sesuatu, seperti terdengar suara gemuruh dan dentuman, agar segera melapor kepada pihak terkait. “Bila mendengar suara gemuruh dan mengetahui adanya asap, agar segera memberitahukan kepada perangkat desa,” imbuhnya.

Dikonfirmasi terpisah, Camat Sumberwringin Probo Nugroho menerangkan, sehari setelah tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melakukan survei lokasi evakuasi, pihaknya turun memberikan edukasi kepada masyarakat yang diperkirakan akan terdampak. Dalam kesempatan itu, kata dia, juga ditekankan persiapan kontingensi bencana Gunung Raung, termasuk jalur-jalur evakuasinya.

Mengingat di wilayahnya terdapat beberapa desa yang masuk dalam kawasan rawan bencana (KRB) Gunung Raung, maka sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat masih akan dilakukan di Desa Tegaljati dengan wilayah terdampak di Dusun Bata Selatan dan Bata Timur, serta di Desa Sumberwringin. “Mudah-mudahan tidak ada peningkatan status Gunung Raung,” harapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/