alexametrics
24.3 C
Jember
Tuesday, 17 May 2022

Penutupan Alun-Alun Bondowoso, Picu Kepadatan Jalan

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat khusus wilayah Jawa dan Bali, dimulai hari ini, Sabtu (3/7). Sebagai tindak lanjut, Pemkab Bondowoso memerintahkan Satgas Covid-19 untuk menutup alun-alun setempat. Penutupan ini dilakukan 24 jam selama masa PPKM Darurat.

Bripda Wira, seorang petugas kepolisian yang sedang berjaga, mengungkapkan, mulai Sabtu pagi Alun-Alun Ki Ronggo Bondowoso ditutup. “Mulai tadi pagi sampai nanti selesai PPKM Darurat,” katanya.

Sebenarnya, penutupan alun-alun ini sudah dilakukan rutin oleh Pemkab Bondowoso. Yakni pada akhir pekan. Biasanya, ditutup mulai Sabtu sore hingga hari Minggu. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kerumunan seperti yang terjadi sebelum adanya pandemi.

Mobile_AP_Rectangle 2

Namun, dengan adanya PPKM Darurat, maka per hari ini dilakukan penutupan dalam jangka waktu yang cukup lama. Lebih dua pekan yang berakhir pada 20 Juli nanti. “Setelah 20 Juli nanti, kita akan mengikuti instruksi. Semoga saja tidak berlanjut,” jelasnya.

Pantauan di lapangan, penutupan Alun-alun Bondowoso membuat beberapa ruas jalan menjadi padat. Meski tidak sampai terjadi kemacetan, namun saat traffic light menyala merah, antrean kendaraannya cukup panjang.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat khusus wilayah Jawa dan Bali, dimulai hari ini, Sabtu (3/7). Sebagai tindak lanjut, Pemkab Bondowoso memerintahkan Satgas Covid-19 untuk menutup alun-alun setempat. Penutupan ini dilakukan 24 jam selama masa PPKM Darurat.

Bripda Wira, seorang petugas kepolisian yang sedang berjaga, mengungkapkan, mulai Sabtu pagi Alun-Alun Ki Ronggo Bondowoso ditutup. “Mulai tadi pagi sampai nanti selesai PPKM Darurat,” katanya.

Sebenarnya, penutupan alun-alun ini sudah dilakukan rutin oleh Pemkab Bondowoso. Yakni pada akhir pekan. Biasanya, ditutup mulai Sabtu sore hingga hari Minggu. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kerumunan seperti yang terjadi sebelum adanya pandemi.

Namun, dengan adanya PPKM Darurat, maka per hari ini dilakukan penutupan dalam jangka waktu yang cukup lama. Lebih dua pekan yang berakhir pada 20 Juli nanti. “Setelah 20 Juli nanti, kita akan mengikuti instruksi. Semoga saja tidak berlanjut,” jelasnya.

Pantauan di lapangan, penutupan Alun-alun Bondowoso membuat beberapa ruas jalan menjadi padat. Meski tidak sampai terjadi kemacetan, namun saat traffic light menyala merah, antrean kendaraannya cukup panjang.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat khusus wilayah Jawa dan Bali, dimulai hari ini, Sabtu (3/7). Sebagai tindak lanjut, Pemkab Bondowoso memerintahkan Satgas Covid-19 untuk menutup alun-alun setempat. Penutupan ini dilakukan 24 jam selama masa PPKM Darurat.

Bripda Wira, seorang petugas kepolisian yang sedang berjaga, mengungkapkan, mulai Sabtu pagi Alun-Alun Ki Ronggo Bondowoso ditutup. “Mulai tadi pagi sampai nanti selesai PPKM Darurat,” katanya.

Sebenarnya, penutupan alun-alun ini sudah dilakukan rutin oleh Pemkab Bondowoso. Yakni pada akhir pekan. Biasanya, ditutup mulai Sabtu sore hingga hari Minggu. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kerumunan seperti yang terjadi sebelum adanya pandemi.

Namun, dengan adanya PPKM Darurat, maka per hari ini dilakukan penutupan dalam jangka waktu yang cukup lama. Lebih dua pekan yang berakhir pada 20 Juli nanti. “Setelah 20 Juli nanti, kita akan mengikuti instruksi. Semoga saja tidak berlanjut,” jelasnya.

Pantauan di lapangan, penutupan Alun-alun Bondowoso membuat beberapa ruas jalan menjadi padat. Meski tidak sampai terjadi kemacetan, namun saat traffic light menyala merah, antrean kendaraannya cukup panjang.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/