alexametrics
30.5 C
Jember
Wednesday, 10 August 2022

Iuran Ratusan Ribu, Katanya untuk Peningkatan Mutu Sekolah

Mobile_AP_Rectangle 1

PANCORAN, Radar Ijen – Setelah adanya keluhan salah seorang wali murid SMKN 4 Bondowoso terkait iuran untuk pihak sekolah, akhirnya komite sekolah dan tenaga kependidikan melakukan pertemuan dengan sejumlah awak media, Kamis (2/6). Dalam kesempatan itu, pihak sekolah memastikan sumbangan yang dimaksud tidak berkaitan dengan pengambilan ijazah.

BACA JUGA: Menjaga Pancasila dengan Iktikad Baik

Kepala SMKN 4 Bondowoso Syamsudin menegaskan, sumbangan tersebut sama sekali tidak berkaitan dengan legalisasi ijazah maupun pengambilan ijazah bagi siswa yang sudah lulus. Mengingat, saat ini belum memasuki tahap kelulusan. Bahkan, baru dilakukan asesmen nilai ujian. “Sekolah dalam hal ini tak pernah menggunakan sarana pembiayaan dikaitkan dengan penerimaan ijazah,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Selain itu, dia juga mengaku selalu membantu pengambilan ijazah bagi siswanya. Termasuk mereka yang masih memiliki tanggungan kepada sekolah. Pihaknya menegaskan tidak pernah menahan ijazah di sekolah.

Adapun sumbangan yang disebut dikelola oleh Komite SMKN 4 Bondowoso itu dilakukan dalam rangka meningkatkan pengembangan sekolah. Sesuai dengan pengelolaan delapan standar nasional pendidikan, yang menyesuaikan dengan Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016.

- Advertisement -

PANCORAN, Radar Ijen – Setelah adanya keluhan salah seorang wali murid SMKN 4 Bondowoso terkait iuran untuk pihak sekolah, akhirnya komite sekolah dan tenaga kependidikan melakukan pertemuan dengan sejumlah awak media, Kamis (2/6). Dalam kesempatan itu, pihak sekolah memastikan sumbangan yang dimaksud tidak berkaitan dengan pengambilan ijazah.

BACA JUGA: Menjaga Pancasila dengan Iktikad Baik

Kepala SMKN 4 Bondowoso Syamsudin menegaskan, sumbangan tersebut sama sekali tidak berkaitan dengan legalisasi ijazah maupun pengambilan ijazah bagi siswa yang sudah lulus. Mengingat, saat ini belum memasuki tahap kelulusan. Bahkan, baru dilakukan asesmen nilai ujian. “Sekolah dalam hal ini tak pernah menggunakan sarana pembiayaan dikaitkan dengan penerimaan ijazah,” katanya.

Selain itu, dia juga mengaku selalu membantu pengambilan ijazah bagi siswanya. Termasuk mereka yang masih memiliki tanggungan kepada sekolah. Pihaknya menegaskan tidak pernah menahan ijazah di sekolah.

Adapun sumbangan yang disebut dikelola oleh Komite SMKN 4 Bondowoso itu dilakukan dalam rangka meningkatkan pengembangan sekolah. Sesuai dengan pengelolaan delapan standar nasional pendidikan, yang menyesuaikan dengan Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016.

PANCORAN, Radar Ijen – Setelah adanya keluhan salah seorang wali murid SMKN 4 Bondowoso terkait iuran untuk pihak sekolah, akhirnya komite sekolah dan tenaga kependidikan melakukan pertemuan dengan sejumlah awak media, Kamis (2/6). Dalam kesempatan itu, pihak sekolah memastikan sumbangan yang dimaksud tidak berkaitan dengan pengambilan ijazah.

BACA JUGA: Menjaga Pancasila dengan Iktikad Baik

Kepala SMKN 4 Bondowoso Syamsudin menegaskan, sumbangan tersebut sama sekali tidak berkaitan dengan legalisasi ijazah maupun pengambilan ijazah bagi siswa yang sudah lulus. Mengingat, saat ini belum memasuki tahap kelulusan. Bahkan, baru dilakukan asesmen nilai ujian. “Sekolah dalam hal ini tak pernah menggunakan sarana pembiayaan dikaitkan dengan penerimaan ijazah,” katanya.

Selain itu, dia juga mengaku selalu membantu pengambilan ijazah bagi siswanya. Termasuk mereka yang masih memiliki tanggungan kepada sekolah. Pihaknya menegaskan tidak pernah menahan ijazah di sekolah.

Adapun sumbangan yang disebut dikelola oleh Komite SMKN 4 Bondowoso itu dilakukan dalam rangka meningkatkan pengembangan sekolah. Sesuai dengan pengelolaan delapan standar nasional pendidikan, yang menyesuaikan dengan Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/