alexametrics
28.6 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Sentra Tahu Tamanan Mencoba Eksis

Tetap Bertahan di Tengah Pandemi

Mobile_AP_Rectangle 1

Dari 50 kilogram kedelai, bisa dihasilkan 20 papan tahu. Sementara, kalau pemesanan ramai, pihaknya bisa memproduksi 25-30 papan. Dalam sehari ia bisa menjual 200 sampai 300 bungkus tahu siap konsumsi, dengan harga Rp 5 ribu per bungkus.

Sebelum pandemi, ia mengaku bisa menghabiskan 1 kuintal kedelai. Tetapi sejak pandemi Covid-19, menurun sebesar 50 persen, atau hanya 50 kilogram.  “Tetapi alhamdulillah, sekarang mulai bangkit ketimbang awal pandemi. Penjualan tahu masih tetap 200-300 bungkus,” akunya.

Penjualan tahu Tamanan ini juga sudah mencapai Jember. Dibeli tengkulak juga untuk dijual lagi. “Saya jual sampai Kalisat, Jember,” imbuhnya. Pihaknya mulai memproduksi tahu sejak tahun 2000 lalu. Usahanya itu membuka lapangan pekerjaan bagi warga lain. “Kini sudah punya empat karyawan sama yang goreng. Upah mereka dibayar setiap hari,” terangnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Jurnalis: Muchammad Ainul Budi
Fotografer: Muchammad Ainul Budi
Editor: Solikhul Huda

- Advertisement -

Dari 50 kilogram kedelai, bisa dihasilkan 20 papan tahu. Sementara, kalau pemesanan ramai, pihaknya bisa memproduksi 25-30 papan. Dalam sehari ia bisa menjual 200 sampai 300 bungkus tahu siap konsumsi, dengan harga Rp 5 ribu per bungkus.

Sebelum pandemi, ia mengaku bisa menghabiskan 1 kuintal kedelai. Tetapi sejak pandemi Covid-19, menurun sebesar 50 persen, atau hanya 50 kilogram.  “Tetapi alhamdulillah, sekarang mulai bangkit ketimbang awal pandemi. Penjualan tahu masih tetap 200-300 bungkus,” akunya.

Penjualan tahu Tamanan ini juga sudah mencapai Jember. Dibeli tengkulak juga untuk dijual lagi. “Saya jual sampai Kalisat, Jember,” imbuhnya. Pihaknya mulai memproduksi tahu sejak tahun 2000 lalu. Usahanya itu membuka lapangan pekerjaan bagi warga lain. “Kini sudah punya empat karyawan sama yang goreng. Upah mereka dibayar setiap hari,” terangnya.

Jurnalis: Muchammad Ainul Budi
Fotografer: Muchammad Ainul Budi
Editor: Solikhul Huda

Dari 50 kilogram kedelai, bisa dihasilkan 20 papan tahu. Sementara, kalau pemesanan ramai, pihaknya bisa memproduksi 25-30 papan. Dalam sehari ia bisa menjual 200 sampai 300 bungkus tahu siap konsumsi, dengan harga Rp 5 ribu per bungkus.

Sebelum pandemi, ia mengaku bisa menghabiskan 1 kuintal kedelai. Tetapi sejak pandemi Covid-19, menurun sebesar 50 persen, atau hanya 50 kilogram.  “Tetapi alhamdulillah, sekarang mulai bangkit ketimbang awal pandemi. Penjualan tahu masih tetap 200-300 bungkus,” akunya.

Penjualan tahu Tamanan ini juga sudah mencapai Jember. Dibeli tengkulak juga untuk dijual lagi. “Saya jual sampai Kalisat, Jember,” imbuhnya. Pihaknya mulai memproduksi tahu sejak tahun 2000 lalu. Usahanya itu membuka lapangan pekerjaan bagi warga lain. “Kini sudah punya empat karyawan sama yang goreng. Upah mereka dibayar setiap hari,” terangnya.

Jurnalis: Muchammad Ainul Budi
Fotografer: Muchammad Ainul Budi
Editor: Solikhul Huda

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/