alexametrics
26.8 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Instruksikan Kelas 6 SD dan 9 SMP Gelar PTM

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Sementara ini, beberapa SD dan SMP di Bondowoso sudah melakukan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM). Bahkan, uji coba itu sudah digelar sejak dua pekan lalu. Mengapa hanya kelas 6 SD dan kelas 9 SMP di sejumlah sekolah yang menyelenggarakan uji coba PTM?

Sebab, mereka, para siswa kelas 6 dan 9, difokuskan terlebih dahulu guna menghadapi ujian akhir. Menurut Haeriyah Yulianti, Plt Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bondowoso, setidaknya dengan adanya uji coba PTM, para guru dapat memanfaatkan untuk memberikan bekal materi kepada muridnya. Dalam menghadapi ujian akhir nantinya.

“Tidak bisa dimungkiri, selama pembelajaran jarak jauh (PJJ) secara daring belum bisa efektif materi pembelajaran diberikan kepada siswa. Itu tidak hanya dikeluhkan oleh para guru saja, tetapi juga wali murid,” bebernya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Lebih lanjut, apabila saat ini tak segera diberikan materi persiapan ujian, pihaknya khawatir ada murid yang tak lulus. Haeriyah pun membenarkan bahwa Disdikbud Bondowoso sudah mengirim surat kepada bupati serta gugus tugas Covid-19 dalam hal perizinan PTM secara terbatas untuk kelas 6 SD dan 9 SMP seluruh lembaga nantinya. Sementara itu, untuk para siswa kelas 1-5 SD dan kelas 7 serta 8 SMP kemungkinan besar baru akan digelar PTM sekitar bulan Juli mendatang. Pada tahun ajaran baru nantinya.

Di sisi lain, dia sempat disinggung mengenai sudah masifnya wilayah di Bondowoso yang sudah menjadi zona hijau. Apakah itu menjadi kelonggaran bagi penyelenggaraan PTM nantinya? Haeriyah pun juga membenarkan. “Memang sudah banyak zona hijau. Tetapi kami tetap koordinasi dan komunikasi dengan tim gugus tugas untuk menyiapkan protokol kesehatan sesuai dengan SOP,” lanjutnya.

Para guru dan tenaga pendidik pun sudah mendapat distribusi vaksinasi Covid-19. Namun, hingga sekarang vaksinasi tersebut belum seratus persen rampung. “Masih sebagian,” imbuhnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Sementara ini, beberapa SD dan SMP di Bondowoso sudah melakukan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM). Bahkan, uji coba itu sudah digelar sejak dua pekan lalu. Mengapa hanya kelas 6 SD dan kelas 9 SMP di sejumlah sekolah yang menyelenggarakan uji coba PTM?

Sebab, mereka, para siswa kelas 6 dan 9, difokuskan terlebih dahulu guna menghadapi ujian akhir. Menurut Haeriyah Yulianti, Plt Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bondowoso, setidaknya dengan adanya uji coba PTM, para guru dapat memanfaatkan untuk memberikan bekal materi kepada muridnya. Dalam menghadapi ujian akhir nantinya.

“Tidak bisa dimungkiri, selama pembelajaran jarak jauh (PJJ) secara daring belum bisa efektif materi pembelajaran diberikan kepada siswa. Itu tidak hanya dikeluhkan oleh para guru saja, tetapi juga wali murid,” bebernya.

Lebih lanjut, apabila saat ini tak segera diberikan materi persiapan ujian, pihaknya khawatir ada murid yang tak lulus. Haeriyah pun membenarkan bahwa Disdikbud Bondowoso sudah mengirim surat kepada bupati serta gugus tugas Covid-19 dalam hal perizinan PTM secara terbatas untuk kelas 6 SD dan 9 SMP seluruh lembaga nantinya. Sementara itu, untuk para siswa kelas 1-5 SD dan kelas 7 serta 8 SMP kemungkinan besar baru akan digelar PTM sekitar bulan Juli mendatang. Pada tahun ajaran baru nantinya.

Di sisi lain, dia sempat disinggung mengenai sudah masifnya wilayah di Bondowoso yang sudah menjadi zona hijau. Apakah itu menjadi kelonggaran bagi penyelenggaraan PTM nantinya? Haeriyah pun juga membenarkan. “Memang sudah banyak zona hijau. Tetapi kami tetap koordinasi dan komunikasi dengan tim gugus tugas untuk menyiapkan protokol kesehatan sesuai dengan SOP,” lanjutnya.

Para guru dan tenaga pendidik pun sudah mendapat distribusi vaksinasi Covid-19. Namun, hingga sekarang vaksinasi tersebut belum seratus persen rampung. “Masih sebagian,” imbuhnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Sementara ini, beberapa SD dan SMP di Bondowoso sudah melakukan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM). Bahkan, uji coba itu sudah digelar sejak dua pekan lalu. Mengapa hanya kelas 6 SD dan kelas 9 SMP di sejumlah sekolah yang menyelenggarakan uji coba PTM?

Sebab, mereka, para siswa kelas 6 dan 9, difokuskan terlebih dahulu guna menghadapi ujian akhir. Menurut Haeriyah Yulianti, Plt Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bondowoso, setidaknya dengan adanya uji coba PTM, para guru dapat memanfaatkan untuk memberikan bekal materi kepada muridnya. Dalam menghadapi ujian akhir nantinya.

“Tidak bisa dimungkiri, selama pembelajaran jarak jauh (PJJ) secara daring belum bisa efektif materi pembelajaran diberikan kepada siswa. Itu tidak hanya dikeluhkan oleh para guru saja, tetapi juga wali murid,” bebernya.

Lebih lanjut, apabila saat ini tak segera diberikan materi persiapan ujian, pihaknya khawatir ada murid yang tak lulus. Haeriyah pun membenarkan bahwa Disdikbud Bondowoso sudah mengirim surat kepada bupati serta gugus tugas Covid-19 dalam hal perizinan PTM secara terbatas untuk kelas 6 SD dan 9 SMP seluruh lembaga nantinya. Sementara itu, untuk para siswa kelas 1-5 SD dan kelas 7 serta 8 SMP kemungkinan besar baru akan digelar PTM sekitar bulan Juli mendatang. Pada tahun ajaran baru nantinya.

Di sisi lain, dia sempat disinggung mengenai sudah masifnya wilayah di Bondowoso yang sudah menjadi zona hijau. Apakah itu menjadi kelonggaran bagi penyelenggaraan PTM nantinya? Haeriyah pun juga membenarkan. “Memang sudah banyak zona hijau. Tetapi kami tetap koordinasi dan komunikasi dengan tim gugus tugas untuk menyiapkan protokol kesehatan sesuai dengan SOP,” lanjutnya.

Para guru dan tenaga pendidik pun sudah mendapat distribusi vaksinasi Covid-19. Namun, hingga sekarang vaksinasi tersebut belum seratus persen rampung. “Masih sebagian,” imbuhnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/