alexametrics
24.9 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Arah Kiblat Salah Satu Masjid di Bondowoso Kurang Tepat

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Umat muslim yang akan melakukan salat tentunya harus menghadap ke arah kiblat. Sayangnya, dari sejumlah tempat ibadah yang ada di Bondowoso, masih ditemukan arah kiblat yang belum tepat. Hal itu diketahui setelah Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bondowoso melakukan kalibrasi di berbagai daerah.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Tim Hisab Rukyat Kemenag Bondowoso Suharyono ketika dikonfirmasi Jawa Pos Radar Ijen, saat mengukur arah kiblat tempat ibadah yang akan didirikan di salah satu perumahan, Kelurahan Badean, Rabu (2/2) pagi. Suharyono menyebutkan, secara keseluruhan, di Bondowoso terdapat 1.200 tempat ibadah berupa masjid. Kemudian, tiga hingga empat ribu musala.

Setelah pihaknya melakukan kalibrasi, arah kiblat pada beberapa tempat ibadah tersebut ada yang sudah sesuai. Namun, pihaknya juga menemukan sejumlah tempat ibadah yang arah kiblatnya kurang tepat. “Artinya, perlu kami kalibrasi lagi. Kami luruskan lagi arah kiblatnya,” tuturnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dari 1.200 masjid, pihaknya baru melakukan kalibrasi di 300 tempat saja. Hal itu karena keterbatasan tenaga yang tergabung dalam tim tersebut. Selain itu, pihaknya melakukan kalibrasi juga masih berdasarkan panggilan.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Umat muslim yang akan melakukan salat tentunya harus menghadap ke arah kiblat. Sayangnya, dari sejumlah tempat ibadah yang ada di Bondowoso, masih ditemukan arah kiblat yang belum tepat. Hal itu diketahui setelah Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bondowoso melakukan kalibrasi di berbagai daerah.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Tim Hisab Rukyat Kemenag Bondowoso Suharyono ketika dikonfirmasi Jawa Pos Radar Ijen, saat mengukur arah kiblat tempat ibadah yang akan didirikan di salah satu perumahan, Kelurahan Badean, Rabu (2/2) pagi. Suharyono menyebutkan, secara keseluruhan, di Bondowoso terdapat 1.200 tempat ibadah berupa masjid. Kemudian, tiga hingga empat ribu musala.

Setelah pihaknya melakukan kalibrasi, arah kiblat pada beberapa tempat ibadah tersebut ada yang sudah sesuai. Namun, pihaknya juga menemukan sejumlah tempat ibadah yang arah kiblatnya kurang tepat. “Artinya, perlu kami kalibrasi lagi. Kami luruskan lagi arah kiblatnya,” tuturnya.

Dari 1.200 masjid, pihaknya baru melakukan kalibrasi di 300 tempat saja. Hal itu karena keterbatasan tenaga yang tergabung dalam tim tersebut. Selain itu, pihaknya melakukan kalibrasi juga masih berdasarkan panggilan.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Umat muslim yang akan melakukan salat tentunya harus menghadap ke arah kiblat. Sayangnya, dari sejumlah tempat ibadah yang ada di Bondowoso, masih ditemukan arah kiblat yang belum tepat. Hal itu diketahui setelah Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bondowoso melakukan kalibrasi di berbagai daerah.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Tim Hisab Rukyat Kemenag Bondowoso Suharyono ketika dikonfirmasi Jawa Pos Radar Ijen, saat mengukur arah kiblat tempat ibadah yang akan didirikan di salah satu perumahan, Kelurahan Badean, Rabu (2/2) pagi. Suharyono menyebutkan, secara keseluruhan, di Bondowoso terdapat 1.200 tempat ibadah berupa masjid. Kemudian, tiga hingga empat ribu musala.

Setelah pihaknya melakukan kalibrasi, arah kiblat pada beberapa tempat ibadah tersebut ada yang sudah sesuai. Namun, pihaknya juga menemukan sejumlah tempat ibadah yang arah kiblatnya kurang tepat. “Artinya, perlu kami kalibrasi lagi. Kami luruskan lagi arah kiblatnya,” tuturnya.

Dari 1.200 masjid, pihaknya baru melakukan kalibrasi di 300 tempat saja. Hal itu karena keterbatasan tenaga yang tergabung dalam tim tersebut. Selain itu, pihaknya melakukan kalibrasi juga masih berdasarkan panggilan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/