alexametrics
22.4 C
Jember
Wednesday, 29 June 2022

Ajari WBP Produksi Mebel

Mobile_AP_Rectangle 1

Pelatihan mebel itu digelar tiap hari di ruang kerja narapidana Lapas Bondowoso. Total ada sekitar enam orang narapidana yang sehari-harinya membuat mebel. Dari bahan dasar kayu itu, tangan kreatif narapidana mengolahnya dengan apik. Hasilnya pun tak bisa dianggap sebelah mata. Bisa bersaing dengan kualitas mebel lainnya.

Produksi mereka pun mulai dari pernak-pernik miniatur, kursi, hingga meja. Sarwito menambahkan, pihaknya berharap para narapidana bisa memanfaatkan pelatihan yang diberikan lapas dengan baik. “Semoga keahlian mereka di lapas bisa menjadi lahan pekerjaan setelah kembali ke masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Mamatrono, Kepala Seksi (Kasi) Pembinaan dan Pendidikan (Binadik) Lapas Bondowoso, menjelaskan, narapidana yang setiap harinya memproduksi mebel di ruang kerja tetap diawasi petugas. Sehari-hari napi bisa berkutat pelatihan mebel mulai pukul 8.00 hingga siang hari. “Tentu tetap diawasi petugas dan diarahkan. Hasil dari mebel ini kami promosikan di galeri lapas, menawarkan ke instansi yang ada, atau juga bisa daring,” pungkas Mamatrono.

- Advertisement -

Pelatihan mebel itu digelar tiap hari di ruang kerja narapidana Lapas Bondowoso. Total ada sekitar enam orang narapidana yang sehari-harinya membuat mebel. Dari bahan dasar kayu itu, tangan kreatif narapidana mengolahnya dengan apik. Hasilnya pun tak bisa dianggap sebelah mata. Bisa bersaing dengan kualitas mebel lainnya.

Produksi mereka pun mulai dari pernak-pernik miniatur, kursi, hingga meja. Sarwito menambahkan, pihaknya berharap para narapidana bisa memanfaatkan pelatihan yang diberikan lapas dengan baik. “Semoga keahlian mereka di lapas bisa menjadi lahan pekerjaan setelah kembali ke masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Mamatrono, Kepala Seksi (Kasi) Pembinaan dan Pendidikan (Binadik) Lapas Bondowoso, menjelaskan, narapidana yang setiap harinya memproduksi mebel di ruang kerja tetap diawasi petugas. Sehari-hari napi bisa berkutat pelatihan mebel mulai pukul 8.00 hingga siang hari. “Tentu tetap diawasi petugas dan diarahkan. Hasil dari mebel ini kami promosikan di galeri lapas, menawarkan ke instansi yang ada, atau juga bisa daring,” pungkas Mamatrono.

Pelatihan mebel itu digelar tiap hari di ruang kerja narapidana Lapas Bondowoso. Total ada sekitar enam orang narapidana yang sehari-harinya membuat mebel. Dari bahan dasar kayu itu, tangan kreatif narapidana mengolahnya dengan apik. Hasilnya pun tak bisa dianggap sebelah mata. Bisa bersaing dengan kualitas mebel lainnya.

Produksi mereka pun mulai dari pernak-pernik miniatur, kursi, hingga meja. Sarwito menambahkan, pihaknya berharap para narapidana bisa memanfaatkan pelatihan yang diberikan lapas dengan baik. “Semoga keahlian mereka di lapas bisa menjadi lahan pekerjaan setelah kembali ke masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Mamatrono, Kepala Seksi (Kasi) Pembinaan dan Pendidikan (Binadik) Lapas Bondowoso, menjelaskan, narapidana yang setiap harinya memproduksi mebel di ruang kerja tetap diawasi petugas. Sehari-hari napi bisa berkutat pelatihan mebel mulai pukul 8.00 hingga siang hari. “Tentu tetap diawasi petugas dan diarahkan. Hasil dari mebel ini kami promosikan di galeri lapas, menawarkan ke instansi yang ada, atau juga bisa daring,” pungkas Mamatrono.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/