22.8 C
Jember
Tuesday, 7 February 2023

Berikan Trauma Healing untuk Anak Korban

Mobile_AP_Rectangle 1

KADEMANGAN, Radar Ijen – Korban pembunuhan yang merupakan driver ojek online (ojol) di Bondowoso, Rabu (30/11), ternyata sudah memiliki tiga orang anak. Kejadian tersebut tentu bisa membuat mental anak-anak tersebut terganggu. Oleh sebab itu, perlu pendampingan khusus agar tumbuh kembangnya tetap baik. Jika diperlukan, konselor dan psikolog juga harus diturunkan.

BACA JUGA : Dugaan Korupsi Dana Porprov 2022, Lima Pimpinan Bank Diperiksa

Anisatul Hamidah, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Bondowoso, mengaku siap untuk memberikan perlindungan kepada anak korban. Bahkan, jika diperlukan, istri korban yang dinilai mengalami trauma juga akan diberikan pendampingan serius. Utamanya setelah melihat korban meninggal di depan mata kepala anak-anaknya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Anis mengaku sudah melakukan koordinasi dengan Polres Bondowoso yang juga bagian dari Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA). Selain itu, konselor dan psikolog dari Satgas PPA akan diturunkan, untuk memulihkan mental anak-anak korban. Sehingga, yang bersangkutan dapat kembali beraktivitas, melakukan komunikasi sosial, dan bermain sebagaimana mestinya. Tanpa harus mengalami trauma yang berlebihan.

- Advertisement -

KADEMANGAN, Radar Ijen – Korban pembunuhan yang merupakan driver ojek online (ojol) di Bondowoso, Rabu (30/11), ternyata sudah memiliki tiga orang anak. Kejadian tersebut tentu bisa membuat mental anak-anak tersebut terganggu. Oleh sebab itu, perlu pendampingan khusus agar tumbuh kembangnya tetap baik. Jika diperlukan, konselor dan psikolog juga harus diturunkan.

BACA JUGA : Dugaan Korupsi Dana Porprov 2022, Lima Pimpinan Bank Diperiksa

Anisatul Hamidah, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Bondowoso, mengaku siap untuk memberikan perlindungan kepada anak korban. Bahkan, jika diperlukan, istri korban yang dinilai mengalami trauma juga akan diberikan pendampingan serius. Utamanya setelah melihat korban meninggal di depan mata kepala anak-anaknya.

Anis mengaku sudah melakukan koordinasi dengan Polres Bondowoso yang juga bagian dari Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA). Selain itu, konselor dan psikolog dari Satgas PPA akan diturunkan, untuk memulihkan mental anak-anak korban. Sehingga, yang bersangkutan dapat kembali beraktivitas, melakukan komunikasi sosial, dan bermain sebagaimana mestinya. Tanpa harus mengalami trauma yang berlebihan.

KADEMANGAN, Radar Ijen – Korban pembunuhan yang merupakan driver ojek online (ojol) di Bondowoso, Rabu (30/11), ternyata sudah memiliki tiga orang anak. Kejadian tersebut tentu bisa membuat mental anak-anak tersebut terganggu. Oleh sebab itu, perlu pendampingan khusus agar tumbuh kembangnya tetap baik. Jika diperlukan, konselor dan psikolog juga harus diturunkan.

BACA JUGA : Dugaan Korupsi Dana Porprov 2022, Lima Pimpinan Bank Diperiksa

Anisatul Hamidah, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Bondowoso, mengaku siap untuk memberikan perlindungan kepada anak korban. Bahkan, jika diperlukan, istri korban yang dinilai mengalami trauma juga akan diberikan pendampingan serius. Utamanya setelah melihat korban meninggal di depan mata kepala anak-anaknya.

Anis mengaku sudah melakukan koordinasi dengan Polres Bondowoso yang juga bagian dari Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA). Selain itu, konselor dan psikolog dari Satgas PPA akan diturunkan, untuk memulihkan mental anak-anak korban. Sehingga, yang bersangkutan dapat kembali beraktivitas, melakukan komunikasi sosial, dan bermain sebagaimana mestinya. Tanpa harus mengalami trauma yang berlebihan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca