alexametrics
31 C
Jember
Monday, 23 May 2022

Bondowoso-Banyuwangi Masih Berebut Kuasa Batas Kawah Ijen

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Polemik batas wilayah Kawah Ijen antara Banyuwangi dan Bondowoso belum usai seratus persen. Hingga saat ini Kementerian Dalam Negeri belum mengeluarkan keputusan resmi perihal batas wilayah Banyuwangi dan Bondowoso. Meskipun sudah banyak pertemuan, mediasi, hingga berita acara yang sah dari fasilitator pemerintah provinsi (pemprov), beberapa bulan lalu, namun Bupati Banyuwangi sempat menarik tanda tangan berita acara pertemuan di Surabaya, beberapa waktu lalu.

Kini, permasalahan tersebut merembet ke jalur hukum. Nama Bupati Bondowoso pun turut terseret. Sidang gugatan secara perdata dilakukan penggugat yang mengatasnamakan warga Banyuwangi terhadap tergugat Bupati Banyuwangi. Turut tergugat ada pula Gubernur Jawa Timur dan Bupati Bondowoso.

Kepala Bagian Hukum Pemkab Bondowoso Agus Heriyanto mengatakan bahwa gugatan tersebut sifatnya lebih internal polemik pihak Banyuwangi. Sebab, Bupati Banyuwangi digugat warganya untuk melakukan upaya hukum guna membatalkan berita acara kesepakatan Nomor 35/BAD.II/VI/2021 tanggal 3 Juni lalu. Ini disebabkan Bupati Banyuwangi sudah menandatangani berita acara kesepakatan batas wilayah Kawah Ijen, dua pertiga masuk Banyuwangi dan sepertiga milik Bondowoso.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Gubernur Jatim dan Bupati Bondowoso akhirnya menjadi turut tergugat. Karena dalam hukum acara perdata, pihak yang terkait dengan objek gugatan bisa dijadikan pihak turut tergugat agar tunduk pada putusan pengadilan. Namun demikian, sebagai pihak turut tergugat punya hak jawab-menjawab dan mengajukan saksi untuk kepentingan hukum kita,” beber Agus.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Polemik batas wilayah Kawah Ijen antara Banyuwangi dan Bondowoso belum usai seratus persen. Hingga saat ini Kementerian Dalam Negeri belum mengeluarkan keputusan resmi perihal batas wilayah Banyuwangi dan Bondowoso. Meskipun sudah banyak pertemuan, mediasi, hingga berita acara yang sah dari fasilitator pemerintah provinsi (pemprov), beberapa bulan lalu, namun Bupati Banyuwangi sempat menarik tanda tangan berita acara pertemuan di Surabaya, beberapa waktu lalu.

Kini, permasalahan tersebut merembet ke jalur hukum. Nama Bupati Bondowoso pun turut terseret. Sidang gugatan secara perdata dilakukan penggugat yang mengatasnamakan warga Banyuwangi terhadap tergugat Bupati Banyuwangi. Turut tergugat ada pula Gubernur Jawa Timur dan Bupati Bondowoso.

Kepala Bagian Hukum Pemkab Bondowoso Agus Heriyanto mengatakan bahwa gugatan tersebut sifatnya lebih internal polemik pihak Banyuwangi. Sebab, Bupati Banyuwangi digugat warganya untuk melakukan upaya hukum guna membatalkan berita acara kesepakatan Nomor 35/BAD.II/VI/2021 tanggal 3 Juni lalu. Ini disebabkan Bupati Banyuwangi sudah menandatangani berita acara kesepakatan batas wilayah Kawah Ijen, dua pertiga masuk Banyuwangi dan sepertiga milik Bondowoso.

“Gubernur Jatim dan Bupati Bondowoso akhirnya menjadi turut tergugat. Karena dalam hukum acara perdata, pihak yang terkait dengan objek gugatan bisa dijadikan pihak turut tergugat agar tunduk pada putusan pengadilan. Namun demikian, sebagai pihak turut tergugat punya hak jawab-menjawab dan mengajukan saksi untuk kepentingan hukum kita,” beber Agus.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Polemik batas wilayah Kawah Ijen antara Banyuwangi dan Bondowoso belum usai seratus persen. Hingga saat ini Kementerian Dalam Negeri belum mengeluarkan keputusan resmi perihal batas wilayah Banyuwangi dan Bondowoso. Meskipun sudah banyak pertemuan, mediasi, hingga berita acara yang sah dari fasilitator pemerintah provinsi (pemprov), beberapa bulan lalu, namun Bupati Banyuwangi sempat menarik tanda tangan berita acara pertemuan di Surabaya, beberapa waktu lalu.

Kini, permasalahan tersebut merembet ke jalur hukum. Nama Bupati Bondowoso pun turut terseret. Sidang gugatan secara perdata dilakukan penggugat yang mengatasnamakan warga Banyuwangi terhadap tergugat Bupati Banyuwangi. Turut tergugat ada pula Gubernur Jawa Timur dan Bupati Bondowoso.

Kepala Bagian Hukum Pemkab Bondowoso Agus Heriyanto mengatakan bahwa gugatan tersebut sifatnya lebih internal polemik pihak Banyuwangi. Sebab, Bupati Banyuwangi digugat warganya untuk melakukan upaya hukum guna membatalkan berita acara kesepakatan Nomor 35/BAD.II/VI/2021 tanggal 3 Juni lalu. Ini disebabkan Bupati Banyuwangi sudah menandatangani berita acara kesepakatan batas wilayah Kawah Ijen, dua pertiga masuk Banyuwangi dan sepertiga milik Bondowoso.

“Gubernur Jatim dan Bupati Bondowoso akhirnya menjadi turut tergugat. Karena dalam hukum acara perdata, pihak yang terkait dengan objek gugatan bisa dijadikan pihak turut tergugat agar tunduk pada putusan pengadilan. Namun demikian, sebagai pihak turut tergugat punya hak jawab-menjawab dan mengajukan saksi untuk kepentingan hukum kita,” beber Agus.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/