alexametrics
28.4 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

MUI Bondowoso Gelar Muscab IX

Mobile_AP_Rectangle 1

DABASAH, RADARJEMBER.ID – Setiap organisasi tentu membutuhkan regenerasi, sehingga organisasi tersebut dapat berjalan menjadi lebih baik. Begitu juga dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bondowoso. Untuk meregenerasi ketua dan pengurusnya mereka menggelar Musyawarah Daerah (Musda) IX, di pendapa bupati, Sabtu (02/10) pagi.

Ketua Bidang Fatwa MUI Jawa Timur Safrudin Syarif menjelaskan, berdasarkan peraturan dasar dan peraturan rumah tangga (PDPRT), sistem pemilihannya akan dibuat formatur. Formatur tersebut akan terdiri dari 11 orang anggota. Salah satunya pembina yang tertuang dalam Surat Keputusan (SK) yakni bupati setempat.

Kemudian dua orang lainnya dari ketua umum dan sekretaris sebelumnya. Empat orang dari MUI zona kecamatan. Kemudian empat dari pesantren atau tokoh masyarakat.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Jadi sebelas yang akan masuk dalam formatur itu. Kita (MUI Jatim, Red) hanya mendampingi saja,” imbuhnya.

Selain itu, dia berharap ketua MUI yang terpilih adalah tokoh terbaik diantara ulama yang baik di Bondowoso. Sehingga dapat menyebarkan pemahaman islam wasathiyah kepada seluruh masyarakat di Bumi Ki Ronggo secara merata.

Sementara itu Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin berharap siapapun ketua MUI Bondowoso yang terpilih nantinya dapat membawa dan menyebarkan paham wasathiyah di Bondowoso. Dia kemudian mengapresiasi adanya MUI. Menurutnya, ulama sudah punya peran penting dalam berjalannya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

- Advertisement -

DABASAH, RADARJEMBER.ID – Setiap organisasi tentu membutuhkan regenerasi, sehingga organisasi tersebut dapat berjalan menjadi lebih baik. Begitu juga dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bondowoso. Untuk meregenerasi ketua dan pengurusnya mereka menggelar Musyawarah Daerah (Musda) IX, di pendapa bupati, Sabtu (02/10) pagi.

Ketua Bidang Fatwa MUI Jawa Timur Safrudin Syarif menjelaskan, berdasarkan peraturan dasar dan peraturan rumah tangga (PDPRT), sistem pemilihannya akan dibuat formatur. Formatur tersebut akan terdiri dari 11 orang anggota. Salah satunya pembina yang tertuang dalam Surat Keputusan (SK) yakni bupati setempat.

Kemudian dua orang lainnya dari ketua umum dan sekretaris sebelumnya. Empat orang dari MUI zona kecamatan. Kemudian empat dari pesantren atau tokoh masyarakat.

“Jadi sebelas yang akan masuk dalam formatur itu. Kita (MUI Jatim, Red) hanya mendampingi saja,” imbuhnya.

Selain itu, dia berharap ketua MUI yang terpilih adalah tokoh terbaik diantara ulama yang baik di Bondowoso. Sehingga dapat menyebarkan pemahaman islam wasathiyah kepada seluruh masyarakat di Bumi Ki Ronggo secara merata.

Sementara itu Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin berharap siapapun ketua MUI Bondowoso yang terpilih nantinya dapat membawa dan menyebarkan paham wasathiyah di Bondowoso. Dia kemudian mengapresiasi adanya MUI. Menurutnya, ulama sudah punya peran penting dalam berjalannya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

DABASAH, RADARJEMBER.ID – Setiap organisasi tentu membutuhkan regenerasi, sehingga organisasi tersebut dapat berjalan menjadi lebih baik. Begitu juga dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bondowoso. Untuk meregenerasi ketua dan pengurusnya mereka menggelar Musyawarah Daerah (Musda) IX, di pendapa bupati, Sabtu (02/10) pagi.

Ketua Bidang Fatwa MUI Jawa Timur Safrudin Syarif menjelaskan, berdasarkan peraturan dasar dan peraturan rumah tangga (PDPRT), sistem pemilihannya akan dibuat formatur. Formatur tersebut akan terdiri dari 11 orang anggota. Salah satunya pembina yang tertuang dalam Surat Keputusan (SK) yakni bupati setempat.

Kemudian dua orang lainnya dari ketua umum dan sekretaris sebelumnya. Empat orang dari MUI zona kecamatan. Kemudian empat dari pesantren atau tokoh masyarakat.

“Jadi sebelas yang akan masuk dalam formatur itu. Kita (MUI Jatim, Red) hanya mendampingi saja,” imbuhnya.

Selain itu, dia berharap ketua MUI yang terpilih adalah tokoh terbaik diantara ulama yang baik di Bondowoso. Sehingga dapat menyebarkan pemahaman islam wasathiyah kepada seluruh masyarakat di Bumi Ki Ronggo secara merata.

Sementara itu Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin berharap siapapun ketua MUI Bondowoso yang terpilih nantinya dapat membawa dan menyebarkan paham wasathiyah di Bondowoso. Dia kemudian mengapresiasi adanya MUI. Menurutnya, ulama sudah punya peran penting dalam berjalannya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/