alexametrics
28.7 C
Jember
Monday, 16 May 2022

Harga Tembakau Masih Rendah

Petani Berharap Gudang Segera Buka di Bondowoso

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Di tengah puncak musim kemarau, petani mulai panen tembakau, khususnya yang rajangan dan kasturi. Sayangnya, harga tembakau di pasaran masih belum stabil. Harga masih fluktuatif karena banyak gudang tembakau yang belum dibuka.

Menurut Eko Wisnu Wahyudi, Sekretaris Kontak Tani Nasional Andalan (KTNA) Bondowoso, sudah ada petani yang panen tembakau. Namun, sampai saat ini harga tembakau belum stabil. “Untuk tembakau rajang harga standar masih belum memenuhi harapan petani, tapi kalau tembakau krosok jenis kasturi harga fluktuatif soalnya belum ada gudang besar yang buka,” tutur Eko Wisnu Wahyudi.

Dia menjelaskan, tembakau petani hasil panen saat ini banyak yang belum terjual. “Padahal banyak hasil petani belum terjual,” imbuhnya. Namun, petani tetap memanen tembakaunya agar mendapatkan kualitas tembakau yang baik.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kini, sambungnya, di tengah pandemi Covid-19, harga tembakau menguntungkan bagi petani. “Harga tergantung kualitas dan standarisasi pabrikan. Kalau situasi sekarang harga masih belum bisa jadi pedoman,” terangnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Di tengah puncak musim kemarau, petani mulai panen tembakau, khususnya yang rajangan dan kasturi. Sayangnya, harga tembakau di pasaran masih belum stabil. Harga masih fluktuatif karena banyak gudang tembakau yang belum dibuka.

Menurut Eko Wisnu Wahyudi, Sekretaris Kontak Tani Nasional Andalan (KTNA) Bondowoso, sudah ada petani yang panen tembakau. Namun, sampai saat ini harga tembakau belum stabil. “Untuk tembakau rajang harga standar masih belum memenuhi harapan petani, tapi kalau tembakau krosok jenis kasturi harga fluktuatif soalnya belum ada gudang besar yang buka,” tutur Eko Wisnu Wahyudi.

Dia menjelaskan, tembakau petani hasil panen saat ini banyak yang belum terjual. “Padahal banyak hasil petani belum terjual,” imbuhnya. Namun, petani tetap memanen tembakaunya agar mendapatkan kualitas tembakau yang baik.

Kini, sambungnya, di tengah pandemi Covid-19, harga tembakau menguntungkan bagi petani. “Harga tergantung kualitas dan standarisasi pabrikan. Kalau situasi sekarang harga masih belum bisa jadi pedoman,” terangnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Di tengah puncak musim kemarau, petani mulai panen tembakau, khususnya yang rajangan dan kasturi. Sayangnya, harga tembakau di pasaran masih belum stabil. Harga masih fluktuatif karena banyak gudang tembakau yang belum dibuka.

Menurut Eko Wisnu Wahyudi, Sekretaris Kontak Tani Nasional Andalan (KTNA) Bondowoso, sudah ada petani yang panen tembakau. Namun, sampai saat ini harga tembakau belum stabil. “Untuk tembakau rajang harga standar masih belum memenuhi harapan petani, tapi kalau tembakau krosok jenis kasturi harga fluktuatif soalnya belum ada gudang besar yang buka,” tutur Eko Wisnu Wahyudi.

Dia menjelaskan, tembakau petani hasil panen saat ini banyak yang belum terjual. “Padahal banyak hasil petani belum terjual,” imbuhnya. Namun, petani tetap memanen tembakaunya agar mendapatkan kualitas tembakau yang baik.

Kini, sambungnya, di tengah pandemi Covid-19, harga tembakau menguntungkan bagi petani. “Harga tergantung kualitas dan standarisasi pabrikan. Kalau situasi sekarang harga masih belum bisa jadi pedoman,” terangnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/