alexametrics
30.2 C
Jember
Tuesday, 9 August 2022

Puluhan Ekor Sapi Tertular PMK

Penularan Makin Cepat dan Memprihatinkan

Mobile_AP_Rectangle 1

DABASAH, Radar Ijen – Penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak di Bondowoso semakin memprihatinkan. Pasalnya, saat ini sudah terdapat 54 sapi yang terkonfirmasi positif. Meski demikian, belum ditemukan ternak yang mati.

BACA JUGA : Dua Kali Letusan dalam Sehari, Semeru Keluarkan Asap Putih

Berdasarkan data yang dihimpun Jawa Pos Radar Ijen, kasus sapi yang terkonfirmasi PMK terbanyak berada di Kecamatan Wringin. Terdapat 25 sapi yang tertular. Mirisnya, belasan di antaranya terkonfirmasi pada hari yang sama. Kemudian, Kecamatan Binakal dengan enam kasus, serta Kecamatan Jambesari dan Taman Krocok masing-masing lima kasus. Beberapa kecamatan lainnya juga ditemukan kasus yang sama.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Bondowoso Muhammad Halil mengatakan, meskipun sudah ditemukan 54 kasus PMK, Bondowoso masih berstatus tertular. Mengingat, jumlah populasi hewan ternak secara keseluruhan mencapai 230 ribu ekor lebih. “Sapi-sapi itu tertular dari daerah lain,” jelasnya.

- Advertisement -

DABASAH, Radar Ijen – Penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak di Bondowoso semakin memprihatinkan. Pasalnya, saat ini sudah terdapat 54 sapi yang terkonfirmasi positif. Meski demikian, belum ditemukan ternak yang mati.

BACA JUGA : Dua Kali Letusan dalam Sehari, Semeru Keluarkan Asap Putih

Berdasarkan data yang dihimpun Jawa Pos Radar Ijen, kasus sapi yang terkonfirmasi PMK terbanyak berada di Kecamatan Wringin. Terdapat 25 sapi yang tertular. Mirisnya, belasan di antaranya terkonfirmasi pada hari yang sama. Kemudian, Kecamatan Binakal dengan enam kasus, serta Kecamatan Jambesari dan Taman Krocok masing-masing lima kasus. Beberapa kecamatan lainnya juga ditemukan kasus yang sama.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Bondowoso Muhammad Halil mengatakan, meskipun sudah ditemukan 54 kasus PMK, Bondowoso masih berstatus tertular. Mengingat, jumlah populasi hewan ternak secara keseluruhan mencapai 230 ribu ekor lebih. “Sapi-sapi itu tertular dari daerah lain,” jelasnya.

DABASAH, Radar Ijen – Penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak di Bondowoso semakin memprihatinkan. Pasalnya, saat ini sudah terdapat 54 sapi yang terkonfirmasi positif. Meski demikian, belum ditemukan ternak yang mati.

BACA JUGA : Dua Kali Letusan dalam Sehari, Semeru Keluarkan Asap Putih

Berdasarkan data yang dihimpun Jawa Pos Radar Ijen, kasus sapi yang terkonfirmasi PMK terbanyak berada di Kecamatan Wringin. Terdapat 25 sapi yang tertular. Mirisnya, belasan di antaranya terkonfirmasi pada hari yang sama. Kemudian, Kecamatan Binakal dengan enam kasus, serta Kecamatan Jambesari dan Taman Krocok masing-masing lima kasus. Beberapa kecamatan lainnya juga ditemukan kasus yang sama.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Bondowoso Muhammad Halil mengatakan, meskipun sudah ditemukan 54 kasus PMK, Bondowoso masih berstatus tertular. Mengingat, jumlah populasi hewan ternak secara keseluruhan mencapai 230 ribu ekor lebih. “Sapi-sapi itu tertular dari daerah lain,” jelasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/