alexametrics
31.8 C
Jember
Tuesday, 16 August 2022

Ojek Pendakian Kawah Ijen Bergeliat Lagi

Mobile_AP_Rectangle 1

KALIANYAR, Radar Ijen – Ketika melakukan pendakian ke Kawah Ijen, salah satu yang pasti ditemui adalah sejumlah warga yang bekerja sebagai pekerja tambang belerang. Memakai troli, mereka naik turun untuk mengangkut belerang. Selain itu, troli tersebut bisa dimanfaatkan sebagai armada ojek.

BACA JUGA : Buron Lebih Sebulan, Pencuri Rel Kereta Lori di Jember Tertangkap

Bagi pendaki yang tidak kuat naik sampai ke puncak Kawah Ijen, tentu saja keberadaan penambang belerang dengan troli menjadi solusi. Biasanya pekerja belerang itu membawa wisatawan menggunakan troli roda dua dengan cara ditarik oleh satu orang atau lebih, baik saat mendaki maupun turun.

Mobile_AP_Rectangle 2

Ironisnya, sejak pandemi Covid-19 melanda, dua tahun terakhir, tidak jarang para pekerja banting setir dan beralih profesi. Mulai dari mencari sayur di hutan, hingga hanya mencari rumput untuk hewan ternak mereka. Bahkan tak jarang juga sebagian pekerja harus menjual barang-barang berharga mereka untuk mencukupi kebutuhannya.

Zaini, salah seorang pekerja ojek troli pendakian Kawah Ijen asal Kabupaten Banyuwangi, mengaku, dia terpaksa selama dua tahun terakhir pergi ke hutan mencari sayur pakis. Selanjutnya, dijual di pasar untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Kemudian, pada 30 April lalu, dirinya memutuskan untuk mulai kembali ke pekerjaan utamanya.

- Advertisement -

KALIANYAR, Radar Ijen – Ketika melakukan pendakian ke Kawah Ijen, salah satu yang pasti ditemui adalah sejumlah warga yang bekerja sebagai pekerja tambang belerang. Memakai troli, mereka naik turun untuk mengangkut belerang. Selain itu, troli tersebut bisa dimanfaatkan sebagai armada ojek.

BACA JUGA : Buron Lebih Sebulan, Pencuri Rel Kereta Lori di Jember Tertangkap

Bagi pendaki yang tidak kuat naik sampai ke puncak Kawah Ijen, tentu saja keberadaan penambang belerang dengan troli menjadi solusi. Biasanya pekerja belerang itu membawa wisatawan menggunakan troli roda dua dengan cara ditarik oleh satu orang atau lebih, baik saat mendaki maupun turun.

Ironisnya, sejak pandemi Covid-19 melanda, dua tahun terakhir, tidak jarang para pekerja banting setir dan beralih profesi. Mulai dari mencari sayur di hutan, hingga hanya mencari rumput untuk hewan ternak mereka. Bahkan tak jarang juga sebagian pekerja harus menjual barang-barang berharga mereka untuk mencukupi kebutuhannya.

Zaini, salah seorang pekerja ojek troli pendakian Kawah Ijen asal Kabupaten Banyuwangi, mengaku, dia terpaksa selama dua tahun terakhir pergi ke hutan mencari sayur pakis. Selanjutnya, dijual di pasar untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Kemudian, pada 30 April lalu, dirinya memutuskan untuk mulai kembali ke pekerjaan utamanya.

KALIANYAR, Radar Ijen – Ketika melakukan pendakian ke Kawah Ijen, salah satu yang pasti ditemui adalah sejumlah warga yang bekerja sebagai pekerja tambang belerang. Memakai troli, mereka naik turun untuk mengangkut belerang. Selain itu, troli tersebut bisa dimanfaatkan sebagai armada ojek.

BACA JUGA : Buron Lebih Sebulan, Pencuri Rel Kereta Lori di Jember Tertangkap

Bagi pendaki yang tidak kuat naik sampai ke puncak Kawah Ijen, tentu saja keberadaan penambang belerang dengan troli menjadi solusi. Biasanya pekerja belerang itu membawa wisatawan menggunakan troli roda dua dengan cara ditarik oleh satu orang atau lebih, baik saat mendaki maupun turun.

Ironisnya, sejak pandemi Covid-19 melanda, dua tahun terakhir, tidak jarang para pekerja banting setir dan beralih profesi. Mulai dari mencari sayur di hutan, hingga hanya mencari rumput untuk hewan ternak mereka. Bahkan tak jarang juga sebagian pekerja harus menjual barang-barang berharga mereka untuk mencukupi kebutuhannya.

Zaini, salah seorang pekerja ojek troli pendakian Kawah Ijen asal Kabupaten Banyuwangi, mengaku, dia terpaksa selama dua tahun terakhir pergi ke hutan mencari sayur pakis. Selanjutnya, dijual di pasar untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Kemudian, pada 30 April lalu, dirinya memutuskan untuk mulai kembali ke pekerjaan utamanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/