alexametrics
23.4 C
Jember
Saturday, 13 August 2022

Ambil Ijazah Harus Bayar Iuran Dulu

Beda Persepsi Wali Murid dengan Kepsek

Mobile_AP_Rectangle 1

PANCORAN, Radar Ijen – Tidak mudah bagi orang tua siswa SMKN 4 Bondowoso untuk mendapatkan ijazah anaknya. Pasalnya, wali murid harus membayar iuran ratusan ribu sebagai syarat untuk mendapatkan ijazah. Sejumlah wali murid pun mengeluhkan iuran tersebut.

BACA JUGA : Korban Kekerasan Didominasi Warga Miskin

Seperti yang diakui oleh salah satu wali siswa yang minta namanya disamarkan menjadi Al. Dirinya mengaku harus membayar iuran sebesar Rp 887 ribu kepada pihak sekolah jika ingin mendapatkan ijazah anaknya yang baru lulus tahun ini. Hal itu juga lengkap dengan surat pemberitahuan dari pihak sekolah ada iuran untuk mengambil ijazah. “Mau tidak mau saya harus membayar sumbangan itu. Kan anak saya mau kuliah,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sebelumnya, Al juga mengungkapkan sudah pernah menghubungi salah satu guru SMKN 4 untuk mengambil ijazah anaknya. Tapi, karena dirinya belum membayar iuran yang dimaksud, maka guru tersebut menjelaskan bahwa ijazahnya belum dapat diambil. Sebelum dilakukan pelunasan iuran atau sumbangan.

- Advertisement -

PANCORAN, Radar Ijen – Tidak mudah bagi orang tua siswa SMKN 4 Bondowoso untuk mendapatkan ijazah anaknya. Pasalnya, wali murid harus membayar iuran ratusan ribu sebagai syarat untuk mendapatkan ijazah. Sejumlah wali murid pun mengeluhkan iuran tersebut.

BACA JUGA : Korban Kekerasan Didominasi Warga Miskin

Seperti yang diakui oleh salah satu wali siswa yang minta namanya disamarkan menjadi Al. Dirinya mengaku harus membayar iuran sebesar Rp 887 ribu kepada pihak sekolah jika ingin mendapatkan ijazah anaknya yang baru lulus tahun ini. Hal itu juga lengkap dengan surat pemberitahuan dari pihak sekolah ada iuran untuk mengambil ijazah. “Mau tidak mau saya harus membayar sumbangan itu. Kan anak saya mau kuliah,” katanya.

Sebelumnya, Al juga mengungkapkan sudah pernah menghubungi salah satu guru SMKN 4 untuk mengambil ijazah anaknya. Tapi, karena dirinya belum membayar iuran yang dimaksud, maka guru tersebut menjelaskan bahwa ijazahnya belum dapat diambil. Sebelum dilakukan pelunasan iuran atau sumbangan.

PANCORAN, Radar Ijen – Tidak mudah bagi orang tua siswa SMKN 4 Bondowoso untuk mendapatkan ijazah anaknya. Pasalnya, wali murid harus membayar iuran ratusan ribu sebagai syarat untuk mendapatkan ijazah. Sejumlah wali murid pun mengeluhkan iuran tersebut.

BACA JUGA : Korban Kekerasan Didominasi Warga Miskin

Seperti yang diakui oleh salah satu wali siswa yang minta namanya disamarkan menjadi Al. Dirinya mengaku harus membayar iuran sebesar Rp 887 ribu kepada pihak sekolah jika ingin mendapatkan ijazah anaknya yang baru lulus tahun ini. Hal itu juga lengkap dengan surat pemberitahuan dari pihak sekolah ada iuran untuk mengambil ijazah. “Mau tidak mau saya harus membayar sumbangan itu. Kan anak saya mau kuliah,” katanya.

Sebelumnya, Al juga mengungkapkan sudah pernah menghubungi salah satu guru SMKN 4 untuk mengambil ijazah anaknya. Tapi, karena dirinya belum membayar iuran yang dimaksud, maka guru tersebut menjelaskan bahwa ijazahnya belum dapat diambil. Sebelum dilakukan pelunasan iuran atau sumbangan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/