alexametrics
32 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Peringatan Hari Lahir Pancasila Bukan Hanya Seremonial

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Hari Lahir Pancasila diperingati setiap 1 Juni. Wakil Bupati Irwan Bachtiar menekankan, peringatan tersebut bukan hanya seremonial saja. Tetapi, masyarakat harus mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Hal itu diungkapkan Wabup Irwan Bachtiar Rahmat seusai mengikuti peringatan Hari Lahir Pancasila secara virtual bersama Presiden Republik Indonesia, di pendapa Selasa (1/6).

Wabup Irwan Bachtiar Rahmat mengatakan, Hari Lahir Pancasila harus menjadi momentum membumikan Pancasila dalam semua sendi kehidupan. Baik dalam kehidupan berbangsa maupun bernegara. “Nilai-nilai Pancasila harus tecermin dalam perilaku kita sehari-hari,” tegasnya.

Ditegaskan, khusus aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso, dalam melayani masyarakat dan manajemen pemerintahan, harus mencerminkan asas-asas yang ada dalam dasar negara Indonesia tersebut. Misalnya asas musyawarah dan sebagainya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Ketika dikonfirmasi terkait penerapan Pancasila bagi kalangan milenial, dirinya menyampaikan akan ada edukasi mengenai hal itu. Apalagi di tengah era industri 4.0, di mana kaum milenial dengan leluasa dan sangat mudah mengakses media sosial. “Adanya era digitalisasi sudah banyak ideologi-ideologi trans-internasional yang masuk melalui dunia digital,” katanya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Hari Lahir Pancasila diperingati setiap 1 Juni. Wakil Bupati Irwan Bachtiar menekankan, peringatan tersebut bukan hanya seremonial saja. Tetapi, masyarakat harus mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Hal itu diungkapkan Wabup Irwan Bachtiar Rahmat seusai mengikuti peringatan Hari Lahir Pancasila secara virtual bersama Presiden Republik Indonesia, di pendapa Selasa (1/6).

Wabup Irwan Bachtiar Rahmat mengatakan, Hari Lahir Pancasila harus menjadi momentum membumikan Pancasila dalam semua sendi kehidupan. Baik dalam kehidupan berbangsa maupun bernegara. “Nilai-nilai Pancasila harus tecermin dalam perilaku kita sehari-hari,” tegasnya.

Ditegaskan, khusus aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso, dalam melayani masyarakat dan manajemen pemerintahan, harus mencerminkan asas-asas yang ada dalam dasar negara Indonesia tersebut. Misalnya asas musyawarah dan sebagainya.

Ketika dikonfirmasi terkait penerapan Pancasila bagi kalangan milenial, dirinya menyampaikan akan ada edukasi mengenai hal itu. Apalagi di tengah era industri 4.0, di mana kaum milenial dengan leluasa dan sangat mudah mengakses media sosial. “Adanya era digitalisasi sudah banyak ideologi-ideologi trans-internasional yang masuk melalui dunia digital,” katanya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Hari Lahir Pancasila diperingati setiap 1 Juni. Wakil Bupati Irwan Bachtiar menekankan, peringatan tersebut bukan hanya seremonial saja. Tetapi, masyarakat harus mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Hal itu diungkapkan Wabup Irwan Bachtiar Rahmat seusai mengikuti peringatan Hari Lahir Pancasila secara virtual bersama Presiden Republik Indonesia, di pendapa Selasa (1/6).

Wabup Irwan Bachtiar Rahmat mengatakan, Hari Lahir Pancasila harus menjadi momentum membumikan Pancasila dalam semua sendi kehidupan. Baik dalam kehidupan berbangsa maupun bernegara. “Nilai-nilai Pancasila harus tecermin dalam perilaku kita sehari-hari,” tegasnya.

Ditegaskan, khusus aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso, dalam melayani masyarakat dan manajemen pemerintahan, harus mencerminkan asas-asas yang ada dalam dasar negara Indonesia tersebut. Misalnya asas musyawarah dan sebagainya.

Ketika dikonfirmasi terkait penerapan Pancasila bagi kalangan milenial, dirinya menyampaikan akan ada edukasi mengenai hal itu. Apalagi di tengah era industri 4.0, di mana kaum milenial dengan leluasa dan sangat mudah mengakses media sosial. “Adanya era digitalisasi sudah banyak ideologi-ideologi trans-internasional yang masuk melalui dunia digital,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/