alexametrics
23.3 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Makin Malam Makin Digemari untuk Abadikan Momen

Warga Masih Suka Foto-Foto di Jembatan Pantekosta

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Jembatan yang berada di sebelah Gereja Pantekosta Betel masih menjadi lokasi favorit sejumlah warga. Jembatan yang selesai direnovasi itu menjadi lokasi favorit untuk berfoto ria.

Desainnya yang instagramable menjadi pilihan pengendara yang melewati jembatan itu. Bahkan, tak jarang ada warga yang sengaja berswafoto di atas jembatan itu. Menurut warga sekitar, jembatan tersebut semakin malam semakin pas untuk mengabadikan momen.

Sebab, lampu jembatan yang menyala menjadi kesan ikonik tersendiri. “Desain jembatan yang bagus bikin banyak warga suka foto di jembatan itu,” ujar Rasmijo, salah seorang warga setempat.

Mobile_AP_Rectangle 2

Jembatan Pantekosta itu selesai diperbaiki akhir bulan Desember lalu. Jembatan tersebut sudah sepuluh tahun lamanya tak mendapat perawatan atau diperbaiki. Sebelum diperbaiki dan selesai seperti sekarang ini, jembatan itu bahkan bergoyang-goyang. Itu karena tiang-tiang penyangganya sudah seakan tak mampu menahan beban.

“Dulunya, setiap dilewati sepeda motor atau becak dengan beban berat sudah sedikit goyang. Bahaya kalau tidak segera diperbaiki,” imbuh Rasmijo

Struktur jembatan tersebut juga dapat dikatakan unik. Di tengah-tengah permukiman padat penduduk. Perbaikan dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bondowoso awal November lalu. Pihak PUPR pun ekstra hati-hati dalam memperbaiki tiang-tiang penyangga jembatan itu. Sebab, bila tidak hati-hati, bisa-bisa dinding penahan tangkis sungai di sisi kanan dan kiri ambrol sewaktu-waktu.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Jembatan yang berada di sebelah Gereja Pantekosta Betel masih menjadi lokasi favorit sejumlah warga. Jembatan yang selesai direnovasi itu menjadi lokasi favorit untuk berfoto ria.

Desainnya yang instagramable menjadi pilihan pengendara yang melewati jembatan itu. Bahkan, tak jarang ada warga yang sengaja berswafoto di atas jembatan itu. Menurut warga sekitar, jembatan tersebut semakin malam semakin pas untuk mengabadikan momen.

Sebab, lampu jembatan yang menyala menjadi kesan ikonik tersendiri. “Desain jembatan yang bagus bikin banyak warga suka foto di jembatan itu,” ujar Rasmijo, salah seorang warga setempat.

Jembatan Pantekosta itu selesai diperbaiki akhir bulan Desember lalu. Jembatan tersebut sudah sepuluh tahun lamanya tak mendapat perawatan atau diperbaiki. Sebelum diperbaiki dan selesai seperti sekarang ini, jembatan itu bahkan bergoyang-goyang. Itu karena tiang-tiang penyangganya sudah seakan tak mampu menahan beban.

“Dulunya, setiap dilewati sepeda motor atau becak dengan beban berat sudah sedikit goyang. Bahaya kalau tidak segera diperbaiki,” imbuh Rasmijo

Struktur jembatan tersebut juga dapat dikatakan unik. Di tengah-tengah permukiman padat penduduk. Perbaikan dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bondowoso awal November lalu. Pihak PUPR pun ekstra hati-hati dalam memperbaiki tiang-tiang penyangga jembatan itu. Sebab, bila tidak hati-hati, bisa-bisa dinding penahan tangkis sungai di sisi kanan dan kiri ambrol sewaktu-waktu.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Jembatan yang berada di sebelah Gereja Pantekosta Betel masih menjadi lokasi favorit sejumlah warga. Jembatan yang selesai direnovasi itu menjadi lokasi favorit untuk berfoto ria.

Desainnya yang instagramable menjadi pilihan pengendara yang melewati jembatan itu. Bahkan, tak jarang ada warga yang sengaja berswafoto di atas jembatan itu. Menurut warga sekitar, jembatan tersebut semakin malam semakin pas untuk mengabadikan momen.

Sebab, lampu jembatan yang menyala menjadi kesan ikonik tersendiri. “Desain jembatan yang bagus bikin banyak warga suka foto di jembatan itu,” ujar Rasmijo, salah seorang warga setempat.

Jembatan Pantekosta itu selesai diperbaiki akhir bulan Desember lalu. Jembatan tersebut sudah sepuluh tahun lamanya tak mendapat perawatan atau diperbaiki. Sebelum diperbaiki dan selesai seperti sekarang ini, jembatan itu bahkan bergoyang-goyang. Itu karena tiang-tiang penyangganya sudah seakan tak mampu menahan beban.

“Dulunya, setiap dilewati sepeda motor atau becak dengan beban berat sudah sedikit goyang. Bahaya kalau tidak segera diperbaiki,” imbuh Rasmijo

Struktur jembatan tersebut juga dapat dikatakan unik. Di tengah-tengah permukiman padat penduduk. Perbaikan dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bondowoso awal November lalu. Pihak PUPR pun ekstra hati-hati dalam memperbaiki tiang-tiang penyangga jembatan itu. Sebab, bila tidak hati-hati, bisa-bisa dinding penahan tangkis sungai di sisi kanan dan kiri ambrol sewaktu-waktu.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/