alexametrics
32.2 C
Jember
Monday, 16 May 2022

Vaksinasi Nakes Belum 100 Persen

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Baru 91 persen nakes yang mendapat vaksin pada gelombang pertama. Ada beberapa faktor. Selain karena beberapa nakes belum terverifikasi di kementerian, juga karena ada yang hamil dan lainnya. Sehingga tidak bisa menerima vaksin.

Kepala Dinkes Bondowoso Mohammad Imron mengatakan, pihaknya akan terus mendistribusikan vaksin kepada nakes terlebih dahulu. Setelah gelombang perdana, vaksin gelombang kedua sudah tiba, Sabtu lalu (31/1). Sebanyak 2.960 vial datang dari Surabaya.

“Kami akan melanjutkan tahap kedua. Karena memang vaksin sudah datang. Dari vaksin yang kami dapatkan sebanyak 3.547 data untuk petugas ditempat faskes,” beber Imron.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dijelaskan, bagi nakes yang belum divaksin pada gelombang pertama karena belum terverifikasi, kewenangan ada di pemerintah pusat. Karena berurusan dengan data penerima yang sudah terdaftar di kementerian.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Baru 91 persen nakes yang mendapat vaksin pada gelombang pertama. Ada beberapa faktor. Selain karena beberapa nakes belum terverifikasi di kementerian, juga karena ada yang hamil dan lainnya. Sehingga tidak bisa menerima vaksin.

Kepala Dinkes Bondowoso Mohammad Imron mengatakan, pihaknya akan terus mendistribusikan vaksin kepada nakes terlebih dahulu. Setelah gelombang perdana, vaksin gelombang kedua sudah tiba, Sabtu lalu (31/1). Sebanyak 2.960 vial datang dari Surabaya.

“Kami akan melanjutkan tahap kedua. Karena memang vaksin sudah datang. Dari vaksin yang kami dapatkan sebanyak 3.547 data untuk petugas ditempat faskes,” beber Imron.

Dijelaskan, bagi nakes yang belum divaksin pada gelombang pertama karena belum terverifikasi, kewenangan ada di pemerintah pusat. Karena berurusan dengan data penerima yang sudah terdaftar di kementerian.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Baru 91 persen nakes yang mendapat vaksin pada gelombang pertama. Ada beberapa faktor. Selain karena beberapa nakes belum terverifikasi di kementerian, juga karena ada yang hamil dan lainnya. Sehingga tidak bisa menerima vaksin.

Kepala Dinkes Bondowoso Mohammad Imron mengatakan, pihaknya akan terus mendistribusikan vaksin kepada nakes terlebih dahulu. Setelah gelombang perdana, vaksin gelombang kedua sudah tiba, Sabtu lalu (31/1). Sebanyak 2.960 vial datang dari Surabaya.

“Kami akan melanjutkan tahap kedua. Karena memang vaksin sudah datang. Dari vaksin yang kami dapatkan sebanyak 3.547 data untuk petugas ditempat faskes,” beber Imron.

Dijelaskan, bagi nakes yang belum divaksin pada gelombang pertama karena belum terverifikasi, kewenangan ada di pemerintah pusat. Karena berurusan dengan data penerima yang sudah terdaftar di kementerian.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/