alexametrics
28.3 C
Jember
Saturday, 22 January 2022

Hati-hati ! Varian Baru Virus Dengue

Sudah Kirim Sampel Nyamuk dan Jentik

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Musim hujan telah tiba. Salah satu penyakit musiman yang kerap terjadi di masyarakat adalah demam berdarah (DB). Dinas Kesehatan (Dinkes) Bondowoso bersama Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Surabaya sejak empat hari yang lalu mengadakan survei nyamuk dan jentik-jentik di wilayah Kabupaten Bondowoso.

Survei tersebut dilakukan di dua wilayah. Yakni Kelurahan Dabasah, Kecamatan Bondowoso, serta Desa Penambangan, Kecamatan Curahdami. Tim Dinkes dan BBTKLPP juga melibatkan juru pemantau jentik (jumantik) yang ada di desa maupun kelurahan.

“Pengambilan sampel nyamuk dan jentik tersebut akan dicek lebih lanjut di laboratorium BBTKLPP di Surabaya. Apakah positif virus dengue atau negatif yang dibawa oleh nyamuk dan jentik tersebut,” ujar Tuhu Suryono, Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Penyakit Dinkes Bondowoso.

Mobile_AP_Rectangle 2

Ada ratusan rumah warga yang menjadi sasaran pengambilan sampel nyamuk tersebut. Ditambahkan oleh Kepala Seksi (Kasi) Surveilans dan Imunisasi Dinkes Bondowoso Haris Ahmadi, nyamuk-nyamuk tersebut ditangkap hidup-hidup.

“Jadi, tidak dimatikan. Ditangkap menggunakan jaring. Jentik-jentiknya pun diambil perlahan di genangan air,” beber Haris kepada Jawa Pos Radar Ijen.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Musim hujan telah tiba. Salah satu penyakit musiman yang kerap terjadi di masyarakat adalah demam berdarah (DB). Dinas Kesehatan (Dinkes) Bondowoso bersama Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Surabaya sejak empat hari yang lalu mengadakan survei nyamuk dan jentik-jentik di wilayah Kabupaten Bondowoso.

Survei tersebut dilakukan di dua wilayah. Yakni Kelurahan Dabasah, Kecamatan Bondowoso, serta Desa Penambangan, Kecamatan Curahdami. Tim Dinkes dan BBTKLPP juga melibatkan juru pemantau jentik (jumantik) yang ada di desa maupun kelurahan.

“Pengambilan sampel nyamuk dan jentik tersebut akan dicek lebih lanjut di laboratorium BBTKLPP di Surabaya. Apakah positif virus dengue atau negatif yang dibawa oleh nyamuk dan jentik tersebut,” ujar Tuhu Suryono, Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Penyakit Dinkes Bondowoso.

Ada ratusan rumah warga yang menjadi sasaran pengambilan sampel nyamuk tersebut. Ditambahkan oleh Kepala Seksi (Kasi) Surveilans dan Imunisasi Dinkes Bondowoso Haris Ahmadi, nyamuk-nyamuk tersebut ditangkap hidup-hidup.

“Jadi, tidak dimatikan. Ditangkap menggunakan jaring. Jentik-jentiknya pun diambil perlahan di genangan air,” beber Haris kepada Jawa Pos Radar Ijen.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Musim hujan telah tiba. Salah satu penyakit musiman yang kerap terjadi di masyarakat adalah demam berdarah (DB). Dinas Kesehatan (Dinkes) Bondowoso bersama Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Surabaya sejak empat hari yang lalu mengadakan survei nyamuk dan jentik-jentik di wilayah Kabupaten Bondowoso.

Survei tersebut dilakukan di dua wilayah. Yakni Kelurahan Dabasah, Kecamatan Bondowoso, serta Desa Penambangan, Kecamatan Curahdami. Tim Dinkes dan BBTKLPP juga melibatkan juru pemantau jentik (jumantik) yang ada di desa maupun kelurahan.

“Pengambilan sampel nyamuk dan jentik tersebut akan dicek lebih lanjut di laboratorium BBTKLPP di Surabaya. Apakah positif virus dengue atau negatif yang dibawa oleh nyamuk dan jentik tersebut,” ujar Tuhu Suryono, Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Penyakit Dinkes Bondowoso.

Ada ratusan rumah warga yang menjadi sasaran pengambilan sampel nyamuk tersebut. Ditambahkan oleh Kepala Seksi (Kasi) Surveilans dan Imunisasi Dinkes Bondowoso Haris Ahmadi, nyamuk-nyamuk tersebut ditangkap hidup-hidup.

“Jadi, tidak dimatikan. Ditangkap menggunakan jaring. Jentik-jentiknya pun diambil perlahan di genangan air,” beber Haris kepada Jawa Pos Radar Ijen.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca