alexametrics
22.9 C
Jember
Thursday, 18 August 2022

Tujuh Veteran Perjuangkan Hak

Ikuti Sidang di PN untuk Mengubah Data Kependudukan

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Sebanyak tujuh veteran mengajukan sidang ke PN Bondowoso. Mereka adalah warga Wonosari bernama Daimah, Misjati, Budi Santoso, Nirun, Buhari, Mardiah, dan Dulkarim. Mereka mengajukan sidang untuk pembenahan data kependudukan.

Sujarwoto, Sekretaris Veteran Bondowoso, mengatakan, para veteran ini ikut berperang saat merebut kemerdekaan. Namun, di KTP-nya tertulis lahir pada 1935. Padahal, lahirnya sekitar 1930. Berdasarkan riwayatnya, saat perang kemerdekaan, orang-orang ini ikut perang. “Ada yang bagian logistik. Ngirim makanan. Ada juga yang bagian menyuruh orang-orang desa untuk lari ke hutan dan lainnya,” jelasnya.

Setelah dipelajari, akhirnya data kependudukan tujuh orang ini dibenahi. Berikutnya, mereka akan diajukan untuk dicatat sebagai veteran. Harapannya, pemerintah bisa memberikan perhatian. Setidaknya mendapatkan tunjangan veteran.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Sebanyak tujuh veteran mengajukan sidang ke PN Bondowoso. Mereka adalah warga Wonosari bernama Daimah, Misjati, Budi Santoso, Nirun, Buhari, Mardiah, dan Dulkarim. Mereka mengajukan sidang untuk pembenahan data kependudukan.

Sujarwoto, Sekretaris Veteran Bondowoso, mengatakan, para veteran ini ikut berperang saat merebut kemerdekaan. Namun, di KTP-nya tertulis lahir pada 1935. Padahal, lahirnya sekitar 1930. Berdasarkan riwayatnya, saat perang kemerdekaan, orang-orang ini ikut perang. “Ada yang bagian logistik. Ngirim makanan. Ada juga yang bagian menyuruh orang-orang desa untuk lari ke hutan dan lainnya,” jelasnya.

Setelah dipelajari, akhirnya data kependudukan tujuh orang ini dibenahi. Berikutnya, mereka akan diajukan untuk dicatat sebagai veteran. Harapannya, pemerintah bisa memberikan perhatian. Setidaknya mendapatkan tunjangan veteran.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Sebanyak tujuh veteran mengajukan sidang ke PN Bondowoso. Mereka adalah warga Wonosari bernama Daimah, Misjati, Budi Santoso, Nirun, Buhari, Mardiah, dan Dulkarim. Mereka mengajukan sidang untuk pembenahan data kependudukan.

Sujarwoto, Sekretaris Veteran Bondowoso, mengatakan, para veteran ini ikut berperang saat merebut kemerdekaan. Namun, di KTP-nya tertulis lahir pada 1935. Padahal, lahirnya sekitar 1930. Berdasarkan riwayatnya, saat perang kemerdekaan, orang-orang ini ikut perang. “Ada yang bagian logistik. Ngirim makanan. Ada juga yang bagian menyuruh orang-orang desa untuk lari ke hutan dan lainnya,” jelasnya.

Setelah dipelajari, akhirnya data kependudukan tujuh orang ini dibenahi. Berikutnya, mereka akan diajukan untuk dicatat sebagai veteran. Harapannya, pemerintah bisa memberikan perhatian. Setidaknya mendapatkan tunjangan veteran.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/